Amalan Doa Minta Keturunan bagi Pasangan yang Belum Memiliki Anak

Setiap nabi dan rasul utusan Allah, selalu memiliki cobaan dan ujiannya masing-masing. Hal ini bertujuan untuk menguji seberapa kuat keimanan dan kesetiaan mereka dalam menyiarkan ajaran dari Allah Swt. Meskipun mereka utusan Allah, tetapi mereka juga tetap manusia biasa seperti kita. Terkadang, mereka juga merasa tidak sanggup dengan ujian yang diberikan oleh Allah Swt.

Seperti kisah Nabi Zakaria, yang hingga usia lanjut, beliau belum juga diberi keturunan oleh Allah Swt. Sebagai nabi, beliau sangat menginginkan untuk memiliki keturunan agar dapat meneruskan perjuangannya menyerukan tauhid kepada umatnya nanti. Sayangnya, Allah menguji Nabi Zakaria lewat kondisi istrinya yang mandul.

Walaupun dirasa berat dan mustahil, Nabi Zakaria tidak berhenti memohon kepada Allah untuk dianugerahi seorang anak. Dia memanjatkan doa minta keturunan kepada Allah agar dapat diberikan anak-anak yang saleh dan dapat meneruskan perjuangannya. Allah lalu mengabulkan doa Nabi Zakaria. Lewat kuasanya, istri beliau yang mandul dapat hamil dan melahirkan Nabi Yahya ke dunia.

Kehadiran seorang anak di dalam keluarga memang membawa kebahagiaan tersendiri. Banyak orang kemudian beranggapan, kesempurnaan sebuah pernikahan ditentukan oleh adanya buah hati yang hadir di dalam rumah tangga nantinya.

“Ya Tuhanku, berikanlah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa”

Baca juga:

Anak merupakan rezeki dari Allah Swt. Anak adalah karunia Allah Swt yang paling indah. Jika sampai saat ini Anda belum diberikan kepercayaan dari Allah untuk mendapatkan seorang anak, janganlah berkecil hati. Selalu berpikir positif kepada Allah dan yakin jika Dia memiliki rencana yang tepat.

2124b1681467c33269d4ddd38ea5f8dc1649a5b9

Tetap memohon dan berdoa kepada Allah, seperti Nabi Zakaria. Anda dan pasangan dapat mengamalkan doa minta keturunan dari Nabi Zakaria berikut ini:

Doa Minta Keturunan dari Nabi Zakaria

Doa ini juga terekam di dalam Alquran surah Al-Furqan ayat 74 dan surah Al-Anbiya ayat 89.

  • Surah Al-Furqan ayat 74 berbunyi:

Rabbana hablana min azwajina wa zurriyatina qurrata a’yunin, waj’alna lil muttaqina imaama.

(Ya Tuhanku, anugerahkan kepada kami istri-istri kami beserta keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa).

  • Surah Al-Anbiya ayat 89 berbunyi:

Rabb laa tadzar ni fardaw wa anta khayrul waa ritsiin

(Ya Tuhanku, janganlah engkau biarkan aku hidup seorang diri dan engkaulah pewaris yang paling baik).

Selain Nabi Zakaria, Nabi Ibrahim juga pernah mendapatkan ujian dari Allah dalam memiliki keturunan. Setelah sekian lama menikah dengan istri pertamanya, Nabi Ibrahim belum juga mendapatkan keturunan. Hingga akhirnya, beliau mendapatkan Nabi Ismail dari istri keduanya, lalu Nabi Ishak dari istri pertamanya.

Hal ini juga tidak lepas dari permohonan dan doa sang nabi kepada Allah Swt agar dapat diberikan keturunan yang saleh.

Doa Minta Keturunan Nabi Ibrahim

Doa minta keturunan dari Nabi Ibrahim juga terangkum di dalam Alquran, yaitu pada surah As-Shaffat ayat 100 dan surah Ali Imran ayat 38.

  • Surah As-Shaffat ayat 100 berbunyi:

Rabbi habli minash shoolihiin

(Ya Tuhanku, anugerahkan kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh).

  • Surah Ali Imran ayat 38 berbunyi:

Rabbi hablii miladunka dzurriyyatan thayyibatan innaka samii’uddu’a

(Ya Tuhanku, berikanlah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa).

Baca doa minta keturunan seperti di atas setiap selesai salat. Mohon dengan khusyuk kepada Allah. Sampaikan segala permasalahan dan keinginan Anda kepada-Nya.

Selain berdoa, Anda juga wajib untuk selalu berikhtiar kepada Allah. Karena doa tanpa dibarengi dengan ikhtiar, tidak akan ada hasil yang didapatkan. Pasrahkan segala keputusan oleh Allah Swt. Dia yang Maha Mengetahui apa yang terbaik untuk kehidupan umat-Nya.

Tinggalkan Balasan