Travel Umroh yusuf mansur

Cara Mendirikan Travel Haji dan Umroh Resmi

Menurut data dari Kementerian Agama, setiap tahun jumlah jemaah haji dan umrah yang berangkat dari Indonesia selalu meningkat. Meskipun saat ini kuota jemaah haji semakin ketat, tetapi hal tersebut tidak mengurangi minat umat Islam Indonesia untuk menunaikan rukun Islam yang kelima itu.

Begitu juga dengan umrah. Karena kuota jemaah haji semakin terbatas, banyak orang memilih untuk menunaikan ibadah umrah terlebih dahulu. Karena bagi sebagian orang, umrah merupakan pengobat rindu agar mereka bisa segera mengunjungi Tanah Suci meskipun belum bisa berangkat haji.

pt arminareka perdana

Travel Haji dan Umroh Arminareka Perdana

Antusiasme umat Islam Indonesia terhadap ibadah haji dan umrah ini merupakan sumber rezeki bagi beberapa orang. Setiap tahun, ada puluhan agen travel haji dan umrah muncul di negara kita. Agen-agen tersebut juga berlomba-lomba memberikan harga yang bersaing untuk jasa penyelenggaraan haji dan umrah mereka.

Bisnis penyelenggaraan haji dan umrah ini memang cukup menggiurkan. Apalagi setiap tahun jumlah jemaah haji dan umrah di Indonesia tidak pernah menurun, malah cenderung mengalami peningkatan. Tidak heran jika setiap tahun pula ada agen baru yang didirikan.

Meskipun kelihatannya menjanjikan, mendirikan agen travel dan umrah tidaklah mudah. Agar mendapat kepercayaan dari calon jemaah, kita harus mengantongi izin dari departemen dan kementerian terkait. Lalu, bagaimana cara mendirikan travel haji dan umroh yang mengantongi izin resmi dari pemerintah?

Meskipun kelihatannya menjanjikan, mendirikan agen travel dan umrah tidaklah mudah

Baca juga:

umrah backpacker menara wisata

Travel Umroh Menara Wisata

Untuk mendirikan agen travel haji dan umrah, pertama-tama kita harus mengantongi izin penyelenggaraan ibadah haji dan umrah. Syarat untuk mengajukan izin tersebut adalah:

  1. Mengantongi izin sebagai agen perjalanan wisata dari kementerian atau instansi terkait.
  2. Sudah beroperasi minimal 2 tahun sebagai agen perjalanan wisata
  3. Memiliki kemampuan teknis seperti : SDM, manajemen, serta sarana dan prasarana untuk menyelenggarakan perjalanan haji dan umrah
  4. Memiliki kemampuan finansial yang mumpuni untuk penyelenggaraan haji dan umrah dan bisa dibuktikan dengan jaminan bank;
  5. Berkomitmen untuk menyelenggarakan perjalanan haji dan umrah sesuai dengan standar pelayanan minimum yang ditetapkan oleh Kementerian Agama.

Jika syarat-syarat di atas sudah kita penuhi, cara mendirikan travel haji dan umroh selanjutnya adalah dengan mengajukan izin Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (PPIHU). Prosedur pengajuan izin PPIHU adalah,

  1. Pemilik/pengelola Agen Perjalanan Wisata harus beragama Islam
  2. Untuk memperoleh izin sebuah agen wajib mengajukan permohonan tertulis kepada Direktur Jenderal dengan melampirkan:
  1. Surat rekomendasi dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi
  2. Salinan izin usaha perusahaan yang dilegalisasi Dinas Pariwisata Provinsi atau Pemerintah Daerah setempat
  3. Susunan Organisasi Penyelenggara
  4. Surat keterangan domisili
  5. Menyerahkan uang jaminan sebesar Rp100.000.000,00 atau garansi dari salah satu bank Pemerintah.

Prosedur pengajuan izin di atas sesuai dengan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 396 Tahun 2003, Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam dan Penyelenggaraan Haji Nomor D/348 Tahun 2003, dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 79 Tahun 2012.

Mendirikan sebuah agen travel haji dan umrah memang melalui proses yang panjang. Tetapi itu semua sebanding dengan keuntungan yang akan kita dapatkan ketika sudah mendapat kepercayaan dari para calon jemaah. Meskipun sulit, cara mendirikan travel haji dan umroh di atas memang harus kita lalui.

Jemaah First Travel

Travel Haji dan Umroh First Travel

Karena selain mendatangkan keuntungan dalam hal keuangan, menjadi agen travel haji dan umrah juga merupakan ladang pahala bagi para penyelenggaranya. Jadi, meskipun sulit dan rumit, lebih baik kita menjadi agen yang memiliki izin resmi. Bukan agen abal-abal yang mencari keuntungan dengan menipu para jemaah haji dan umrah.

Wallahu a’lam bish shawwab, semoga informasi di atas bermanfaat.

3 Comments

  1. ROSDIANA AYU

    assww, kami travel baru,yg puny saham org hindu tapi saya islam sementara pengurusnya,, apakah kami bisa menjalani umroh.. tlg kalo di jaawab ke wa pak,, 081284112344,, waalaekom salamww

  2. Dirman

    Kalau bs anda cari partner org islam saja agar kesejahteraan ekonomi umat islam bs terus meningkat dan makmur.Kalau hanya jaminan Rp 100 juta insyaallah saya jg punya.Lokasi/tempat utk usaha juga saya sdh punya sendiri dan milik pribadi.

    • Fadilah

      Saya mau doong investasinya,,tapi saat ini saya masih di Saudi,,mungkin sekitar 1,5tahun lagi insya Allah saya ke indo nya,ini no hp saya,( 085375930727) rencana saya pulang bangun bisnis travel,kalau dihubungi tidak ada,mungkin hp lagi tidak aktif segera lanjutkan nantinya

Tinggalkan Balasan