rumaysho.com

MUDAH DAN PENUH MANFAAT, Ayo Amalkan DOA PAGI HARI ISLAM INI!

Pagi hari merupakan waktu yang diberkahi, sebagaimana doa Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam “Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya.” (Hadis sahih riwayat Abu Daud). Pada waktu ini, banyak dzikir dan doa khusus yang telah diajarkan oleh sang nabi. Sudah selayaknyalah kita turut mengamalkan doa pagi hari Islam yang mulia ini.

Terlebih, zikir dan doa merupakan amalan yang mudah, tetapi sangat baik serta dapat mendekatkan diri seorang hamba kepada Penciptanya. Seseorang yang senantiasa berzikir mengingat Allah, niscaya tidak akan merasa gundah. Hal ini sesuai dengan janji-Nya dalam Alquran “(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allahlah hati menjadi tenteram.” (Ar-Ra’d: 28).

” Tidak setiap amal ibadah dapat diterima oleh Allah. Agar dapat diterima, suatu ibadah harus memenuhi dua syarat, yaitu ikhlas dan ittiba’ “

Baca juga:

Sedang Membaca Istighfar

memanjatkan doa di pagi hari

Di antara doa pagi hari Islam yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad, ada satu doa yang tidak pernah beliau tinggalkan, yaitu “Allahumma inni as-aluka ‘ilman naafi’a, wa rizqan thayyiba, wa ‘amalan mutaqobbala.” (Hadis sahih riwayat Ibnu Majah dan Ibnus Sunni). Arti dari doa ini begitu agung, yakni “Ya Allah, sesungguhnya aku minta kepadamu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amalan yang diterima.” Doa ini hanya beliau baca di waktu pagi, yaitu setelah salat Subuh, sebelum bekerja dan mengerjakan berbagai amalan lainnya. Berikut inilah beberapa faedah agung yang terkandung dalam doa tersebut.

belajar ilmu agama

belajar ilmu agama

Kebutuhan akan ilmu yang bermanfaat

Islam merupakan agama yang didasarkan pada ilmu, bukan doktrin ulama ataupun orang saleh. Segala perbuatan dan amalan yang kita lakukan haruslah berlandaskan ilmu. Adapun, sumber ilmu yang paling agung yaitu Alquran dan hadis. Terlebih, untuk hal-hal yang berkaitan dengan ibadah, kita harus memastikan bahwa hal tersebut memang telah diperintahkan oleh Allah dalam Alquran atau hadis. Pasalnya, pada dasarnya, hukum segala bentuk ibadah adalah haram, kecuali jika diperintahkan oleh Allah.

Hanya saja, yang perlu kita sadari, tidak semua ilmu yang kita dapat merupakan ilmu yang bermanfaat. Ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang dapat mendekatkan kita kepada Allah, walaupun ilmu tersebut merupakan ilmu dunia. Adapun, ilmu yang tidak bermanfaat akan membahayakan kita, di dunia ataupun akhirat.

Pentingnya rezeki yang baik

Allah telah menjamin rezeki setiap makhluk. Tidaklah seseorang meninggal sebelum seluruh rezekinya sampai kepadanya. Tugas seorang hamba hanyalah berusaha untuk menjemput rezekinya dan bertawakal kepada Allah. Seorang hamba dapat mengambil rezeki dengan cara yang halal maupun yang haram, dengan cara yang baik maupun buruk.

Dalam doa ini, nabi bukan hanya meminta rezeki yang halal, tetapi rezeki yang baik. Pasalnya, rezeki yang halal bisa saja menjadi rezeki yang tidak baik. Misalnya, jika seseorang merasa tersakiti oleh ucapan Anda ketika mencari rezeki, doa orang yang terzalimi bisa saja membahayakan keberkahan rezeki yang Anda terima. Rezeki yang halal belum tentu baik, sedangkan rezeki yang baik pasti halal. Adapun, rezeki yang haram sudah pasti rezeki yang buruk.

berdoa

berdoa

Tidak semua amalan dapat diterima oleh Allah

Tidak setiap amal ibadah dapat diterima oleh Allah. Agar dapat diterima, suatu ibadah harus memenuhi dua syarat, yaitu ikhlas dan ittiba’. Ikhlas berarti meniatkan suatu ibadah kepada Allah saja, bukan kepada yang lain. Tanpa keikhlasan, ibadah menjadi tercemar kesyirikan dan membuatnya tidak dapat diterima. Adapun ittiba‘ berarti mengikuti tata cara yang telah dicontohkan oleh nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam. Membuat tata cara ibadah sendiri hanyalah membuat sebuah amalan ibadah tertolak. ““Barangsiapa membuat suatu perkara baru dalam urusan kami ini (urusan agama) yang tidak ada asalnya, maka perkara tersebut tertolak.” (Hadis riwayat Bukhari dan Muslim).

Demikianlah doa pagi hari Islam yang patut direnungkan dan diamalkan. Apabila tidak dapat mengamalkan seluruh doa dan zikir pagi yang telah diajarkan Nabi Muhammad, seyogyanya, janganlah meninggalkan seluruhnya pula. Amalkanlah sesuai kemampuan, lalu istikamahlah.

Sumber:

Tinggalkan Balasan