Inilah Etos Kerja Dalam Islam yang Perlu Anda Ketahui

whatsapp-image-2018-04-09-at-12-11-44-pm

Allah SWT menciptakan semua yang ada di bumi ini sebagai tempat untuk mencari rezeki untuk kehidupan. Oleh karena itu, kita hendaknya betebaran di muka bumi ini untuk mendapatkan rezeki dari Allah SWT.

Quran menganjurkan kita agar disiplin dan memanfaatkan waktu secara efektif dan efisien. Apabila kita ingin mencapai kesuksesan dalam kehidupan, modal utamanya  adalah memiliki etos kerja yang tinggi.

Apa yang Dimaksud dengan Etos Kerja?

Ethos berasal dari bahasa Yunani yang berarti sikap, watak, kepribadian, karakter, serta keyakinan terhadap sesuatu. Sikap ini bisa dimiliki oleh individu, kelompok, bahkan masyarakat.

Etos Kerja adalah totalitas kepribadian diri serta cara mengekspresikan, meyakini, memandang, dan memberikan sesuatu yang bermakna dan mendorong dirinya untuk bertindak dan meraih hasil yang optimal.

Etos Kerja dalam islam sendiri didefinisikan sebagai sikap kepribadian yang melahirkan keyakinan yang mendalam, bahwa bekerja itu untuk memuliakan diri, serta sebagai manifestasi amal saleh.

Dalam Quran dikenal kata Itqon, yaitu proses pekerjaan yang akurat, sungguh-sungguh, dan sempurna.

Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan. [Begitulah] perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Qs. An-Naml : 88).

Baca juga:

vietnam-countryside-1492029_960_720

Etos Kerja dalam Islam

Etos Kerja dalam islam sendiri didefinisikan sebagai sikap kepribadian yang melahirkan keyakinan yang mendalam, bahwa bekerja itu untuk memuliakan diri, serta sebagai manifestasi amal saleh.

Oleh karenanya bekerja berdasar prinsip keimanan bukan saja menunjukkan fitrah seorang muslim, melainkan untuk meninggikan martabat dirinya sebagai hamba Allah, menunjukkan sikap pengabdian,  serta menampilkan dirinya sebagai manusia yang amanah.

  1. Dalam Islam, bekerja, beraktifitas, serta beramal merupakan sebuah perwujudan rasa syukur kita kepada nikmat Allah SWT.

    Para jin itu membuat untuk Sulaiman apa yang dikehendakinya dari gedung-gedung yang tinggi dan patung-patung dan piring-piring yang (besarnya) seperti kolam dan periuk yang tetap (berada di atas tungku). Bekerjalah hai keluarga Daud untuk bersyukur (kepada Allah). Dan sedikit sekali dari hamba-hambaKu yang berterima kasih.

    (QS. Saba’ [34] : 13)

  2. Sebagai seorang Muslim sebaiknya selalu berorientasi pada pencapaian hasil.

    “Ya Tuhan Kami, berilah Kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah Kami dari siksa neraka”.

    Mereka itulah orang-orang yang mendapat bahagian daripada yang mereka usahakan; dan Allah sangat cepat perhitungan-Nya.QS. Al-Baqarah [002] : 201 -202)

  3. Sebagai seorang Muslim, kita harus memiliki dua karakter utama yaitu  al-qawiyy dan al-amiin.

    Salah seorang dari kedua wanita itu berkata: “Ya bapakku ambillah ia sebagai orang yang bekerja (pada kita), karena sesungguhnya orang yang paling baik yang kamu ambil untuk bekerja (pada kita) ialah orang yang kuat lagi dapat dipercaya”.QS. Al-Qashash [28] : 26

    Al-qawiyy mengacu kepada reliabilitas, bisa diandalkan, memiliki kekuatan fisik dan mental (emosional, intelektual, spiritual). Sedangkan al-amiin, mengacu kepada integritas, jujur, dan dapat memegang amanah.

  4. Karakteristik seorang pekerja keras adalah sikap pantang menyerah, terus mencoba hingga berhasil. Kita harus menganggap kegagalan sebagai sebuah kesuksesan yang tertunda.
  5. Kerja cerdas atau smart work dengan karakterisik yang harus dimiliki yaitu memiliki pengetahuan dan keterampilan, terencana, serta mampu memanfaatkan sumber daya yang dimiliki.

myanmar-2083646_960_720
Nah, itulah makna etos kerja dalam Islam. Jika etos kerja dimaknai sebagai etika kerja, karakter, sikap, mentalitas kerja,  maka dalam bekerja, seorang Muslim senantiasa menunjukkan kesungguhan.
Jika etos kerja dimaknai dengan semangat kerja, etos kerja seorang Muslim akan bersumber dari visi yang dimilikinya yaitu meraih kebahagiaan di dunia dan di akhirat. Semoga bermanfaat.
Referensi:

http://pustaka.islamnet.web.id/Bahtsul_Masaail/Artikel

http://mirajnews.com/2015/01/etos-kerja-seorang-muslim.html

http://ikumpul.blogspot.co.id/2013/05/pengertian-maksud-etos-kerja-islam-muslim.html

Tinggalkan Balasan