Gambar Makkah: Begini Konstruksi Masjidil Haram Tahun 2020

Makkah sedang berbenah diri menuju pusat arsitektur Islam dunia. Salah satu megaproyek yang dikerjakan sejak tahun 2011 lalu adalah perluasan Masjidil Haram. Perluasan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas jemaah, selain juga menampilkan arsitektur Islami yang elegan. Tampilan Masjidil Haram tahun 2020 bisa Anda lihat pada gambar Makkah berikut.

Gambar Makkah Masjidil Haram

Gambar Rencana Masjidil Haram, Mekah (kabarmakkah.com)

Masjidil haram memiliki luas sekitar 700 ribu meter persegi dan dapat memuat 800 ribu sampai satu juta jemaah. Area masjid akan diperluas menjadi 1,1 kilometer persegi, sehingga meningkatkan kapasitas sebanyak 1,6 sampai 2,5 juta jemaah. Demi merealisasikan proyek tersebut, pemerintah Arab Saudi mengucurkan dana mencapai 86 miliar riyal atau setara dengan 264 triliun rupiah.

Dilansir dari Arabnews, Syekh Abdul Rahman al-Sudais selaku Kepala Urusan Rumah Tangga Penjaga Dua Masjid Suci (Masjidil Haram dan Masjid Nabawi), menyampaikan bahwa ada tiga tahapan dalam proyek perluasan tersebut.

Tahapan pertama memperluas halaman Masjidil Haram bagian atas dan utara. Tahapan tersebut meliputi pengerjaan konstruksi bangunan, gerbang utama, dan dua buah menara baru. Tahapan kedua dan ketiga mencakup perluasan di wilayah timur dan barat Masjidil Haram.

Perluasan juga dilengkapi dengan penambahan beberapa fasilitas modern, seperti pendingin ruangan di berbagai sudut, kamera pengawas sejumlah 6635 unit, dan pengeras suara sebanyak 4524 unit. Masjid juga akan dilengkapi dengan sistem pintu elektronik yang canggih, penambahan 680 eskalator dan 21 lift. Mengenai kebersihan, masjid akan memiliki pembuangan sampah berteknologi tinggi dan sistem pembersih debu. Sebanyak 15.000 toilet baru pun dibangun dengan fasilitas canggih yang memungkinkan penghematan energi.

Fasilitas Canggih Ramah Ibadah

Semua fasilitas canggih dipersiapkan semata-mata untuk kemudahan dalam beribadah dan kenyamanan bagi para jemaah. Misalnya saja pengeras suara yang akan dipasang di puncak Menara Zamzam. Pengeras suara tersebut mampu menggaungkan kumandang azan hingga tujuh kilometer jauhnya.

 

Penambahan jumlah lift dan eskalator juga bertujuan memudahkan pergerakan jemaah lansia dan penyandang cacat

Baca juga:

Makkah dan Madinah

Tempat Bersejarah di Mekkah

Rencananya, lampu berwarna hijau dan putih juga akan dipasang di atas menara. Ketika azan berkumandang, lampu akan menyala sangat terang dan dapat terlihat dari radius puluhan kilometer. Masya Allah! Pemerintah Arab Saudi memaksimalkan penggunaan teknologi demi seruan ibadah yang lebih luas.

Sementara itu, penambahan jumlah lift dan eskalator juga bertujuan memudahkan pergerakan jemaah lansia dan penyandang cacat. Terdapat pula fasilitas tambahan untuk mereka yang penyandang cacat. Semua jemaah berhak menikmati kenyamanan beribadah di Masjidil Haram tanpa memandang fisik dan usia.

Jembatan tawaf atau mataf sebagai jalur alternatif tawaf juga ditargetkan untuk para lansia dan pengguna kursi roda. Mereka tidak akan berdesak-desakan dan cenderung lebih aman. Adapun ketinggian jembatan yang melingkari Kakbah itu mencapai lima meter, serta memiliki lebar sekitar empat meter.

Peran Indonesia dalam Proyek Masjidil Haram

Peran Indonesia terwakilkan dengan keikutsertaan PT Waskita Karya sebagai subkontraktor dalam proyek tersebut, bermitra dengan perseroan lokal Bin Laden Coorporation. Waskita khusus menangani pembuatan kolom dan balok pin. Sebanyak 60 pekerja lapangan dan insinyur dikerahkan ke lokasi proyek. Renovasi dilakukan dalam beberapa tahap sehingga memakan waktu empat sampai lima tahun.

Foto Mekah

Gambar Masjidil Haram, Makkah

Keterlibatan BUMN itu dimulai sejak tahun 2014 dan telah mengantongi nilai kontrak sebanyak 40 juta riyal. Tahun 2015, Waskita mendapat tambahan dana senilai 12 juta riyal atau setara 40 miliar rupiah. Selain dipercaya ikut menangani renovasi Masjidil Haram, Waskita juga terlibat dalam proyek ekspansi Masjid Nabawi di Madinah.

Rancangan Masjidil Haram tahun 2020 yang terlihat di gambar Makkah memang terkesan elegan dan estetis. Namun, jangan lupa, arsitektur dan fasilitas hanya penunjang. Tujuan utama adalah menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah Swt.

Tinggalkan Balasan