Gambar-gambar Ini Menunjukkan Pelaksanaan Haji dan Umroh di Masa Lalu

Bagi umat muslim yang sudah mendapatkan panggilan untuk melaksanakan umroh, begitu biaya sudah terkumpul, tinggal cari biro umroh untuk segera mengurus keberangkatan. Sudah banyak biro perjalanan ternama yang siap memberangkatkan Anda. Biasanya, biro perjalanan umroh sudah menyediakan semuanya, mulai transportasi, akomodasi lengkap dengan pemandu wisata. Anda tinggal menyiapkan fisik yang sehat serta keteguhan hati, lalu Anda dapat beribadah dengan tenang. Tetapi, pernahkah terbayang oleh Anda bagaimana suasana umroh dan haji pada masa lalu?

Berangkat ke Tanah Suci dengan Bus dan Kapal

Hajj 1937

Hajj 1937

Keberangkatan umroh dan haji di masa lalu tidaklah semudah sekarang. Dari negara asal, calon jemaah umroh berangkat menggunakan kapal laut dan juga bus. Jarang sekali jemaah yang mampu berangkat menggunakan pesawat terbang dikarenakan biaya yang mahal. Padahal, dengan jalur laut dan darat, perjalanan bisa mencapai berbulan-bulan lamanya. Maka dari itu, jemaah umroh butuh fisik yang kuat dalam menempuh perjalanan yang lama.

Mendirikan Tenda dan Tidur Beralaskan Kain

1024px-mabit_in_muzdalifah

The pilgrims spend the night at Muzdalifah 2011

Jika Anda melihat gambar umroh di masa lalu, tentu tidak akan menyangka betapa sulitnya perjuangan dalam melaksanakan umroh pada masa itu. Selain perjalanan yang panjang, dalam melakukan tahap-tahap ibadah umroh juga memerlukan perjuangan. Misalnya, pada saat itu belum banyak hotel yang tersedia sehingga banyak jemaah umroh mendirikan tenda di tempat-tempat yang diperbolehkan.

Contoh lainnya, ketika bermalam di Mina jemaah umroh tidur di dalam tenda dan bahkan hanya beralaskan kain. Di situ juga, jemaah umroh dari seluruh dunia berkumpul dan memasak bersama dengan alat ala kadarnya.

Mungkin, hal tersebut juga memberikan pengalaman tersendiri dalam melaksanakan ibadah umroh pada masa itu. Namun, alangkah bersyukurnya kita, di masa sekarang tenda-tenda sudah dipersiapkan oleh pengelola dari pemerintah negara Arab Saudi. Fasilitas tersebut makin lengkap dengan adanya fasilitas katering yang biasanya disediakan oleh jasa agen perjalanan umroh.

Fasilitas yang Sederhana

d31e0b7344864d78ecfc67e5dc146220

Makkah 1880

Di masa lalu, bus-bus yang mengangkut jemaah umroh masih tanpa jendela dan pendingin udara. Sungguh perjalanan yang berat apalagi suasana di sana terkenal terik walaupun berangin. Dari gambar umroh di masa lalu, Anda dapat membayangkan bagaimana beratnya perjalanan ibadah umroh pada masa itu.

Keadaan masjid Nabawi juga belum seluas seperti sekarang. Sekarang, untuk memasuki masjid Nabawi saja kita memerlukan pemandu wisata. Ini dikarenakan luas dan jumlah pintu yang banyak. Pada masa lalu, masjid Nabawi masih berbentuk sederhana walaupun sudah banyak berubah dari bentuk aslinya yang dibangun pada masa Rasulullah masih hidup.

Sangat Berbeda dengan Sekarang

hajj 2008 - flickr - al jazeera

hajj 2008 – flickr – al jazeera

Jika membedakan gambar umroh di masa lalu dan masa sekarang, sudah banyak sekali perbedaan yang terjadi. Yang paling signifikan adalah kepadatan jemaah umroh. Di masa lalu, jumlahnya tidak sebanyak sekarang. Jadi, pada masa itu masih banyak bisa ditemukan pedagang-pedagang yang berjualan di sekitar tempat ibadah.

Sekarang, hanya beberapa pedagang yang bisa ditemukan. Bahkan, di beberapa tempat, area sudah dibersihkan dari pedagang sehingga area dapat menampung lebih banyak jemaah umroh dan haji.

Tidak banyak gambar umroh masa lalu yang beredar, karena mungkin ketika itu kamera juga masih menjadi barang langka. Namun, dari gambar umroh yang ada kita bisa belajar bahwa sesungguhnya saat ini kita sudah dimudahkan untuk melaksanakan ibadah umroh.

Coba bayangkan apabila kita harus melaksanakan ibadah umroh dengan keadaan yang sama seperti pada gambar umroh yang kita lihat tadi? Mungkin bukan hanya uang dan kesehatan yang harus kita persiapkan tetapi kekuatan mental dan tekad sekeras baja.

Tinggalkan Balasan