Umroh Reguler Murah Desember

Haji Backpaker Dianggap Ilegal, Apa Alasannya?

Ibadah haji berhak dijalankan setiap muslim. Untuk menghemat biaya, sebagian orang lebih memilih untuk haji backpaker. Namun, ternyata ada anggapan, kalau aktivitas ini termasuk ilegal,karena melanggar hukum yang diberlakukan di Arab Saudi. Lalu, bagaimana dengan umrohbackpaker, Apakah juga termasuk kegiatan ilegal?

Umrah

Umrah

Inilah Alasannya Haji Backpaker Itu Ilegal

Pemerintah Arab Saudi sangat melarang penduduknya dan jemaah dari berbagai penjuru dunia, untuk menjalankan ibadah haji tanpa memiliki tasreh. Izin resmi untuk berhaji ini wajib dimiliki oleh setiap calon jamaah haji. Inilah kenapa haji backpaker termasuk dianggap melanggar hukum. Kementrian Dalam Negeri setempat, juga sangat gencar melakukan kampanye atas kebijakan tersebut, baik melalui media cetak ataupun media elektronik.

Banyaknya kasus pelaksanaan ibadah haji ilegal ini, menjadikan banyak pejabat terkait sangat fokus untuk mencegah kegiatan tersebut. Sedangkan bagi yang terbukti melanggarnya, maka akan dijatuhi hukuman tertentu. Jemaah tersebut bisa dipenjara dan didenda.Sedangkan warga negara asing akan dideportasi ke negara asalnya.

Para ulama besar di Arab Saudi juga sangat melarang umat muslim, untuk menjalankan ibadah haji tanpa tasreh. Sheikh Abdul Aziz Al Asheikh, salah satu ulama tersebut menegaskan, kalau sampai melanggar ketentuan tersebut, bisa membuat ibadahnya jadi tidak sah,karena haji ilegal hukumnyaharam. Tak hanya itu, membantu jemaah untuk berhaji tanpa izin ini termasuk pelanggaran hukum yang berat.

Surat An Nisaa ayat 59, menerangkan kalau setiap muslim wajib mentaati Allah, Rasul, dan pemimpin. Hadis riwayat Bukhari – Muslim juga menyatakan bahwa seorang muslim harus taat dan dilarang berbuat maksiat terhadap pemimpinnya. Kedua dasar ini sangat penting diketahui, apalagi kebijakan yang ditetapkan pemerintah ini dibuat demi kebaikan dan kelancaran ibadah haji.

Penetapan aturan kuota haji bertujuan untuk menjaga kenyamanan, ketertiban, dan keamanan para jemaah haji,sehingga memudahkan manajemen dan pelayanan yang prima bagi seluruh tamu Allah. Dengan begitu, setiap muslim wajib menaati dan melaksanakan semua peraturan yang ditetapkan.

Berhaji dengan berbekal ilmu yang memadai sangat penting,sehingga setiap jemaah bisa mendapatkan hikmah dan bisa semakin mendekatkan diri kepadaSang Pencipta. Anda harus selalu memenuhi rukun, syarat, dan wajib haji, agar bisa menjadi haji yang mabrur, mendapatkan pahala, dan dijauhkan dari dosa.

Bagaimana dengan Umroh Backpaker?

Untuk menjalankan ibadah umroh, Anda tidak akan terikat dengan peraturan seperti saat berhaji. Pemerintah Arab Saudi tidak menerapkan tasreh dan kuota jemaah. Sehingga memungkinkan Anda untuk mengunjungi Tanah Suci dengan cara backpaker. Salah satu keuntungannya adalah biaya yang relatif lebih rendah, dibandingkan berangkat melalui agen perjalanan.

Naik Haji dengan Ikhlas

Niat Ikhlas Berhaji

Risiko dan tantangan berangkat secara mandiri ini memang lebih besar. Tetapi dengan persiapan yang memadai, berbagai kendala bisa diatasi dengan baik. Anda harus mengetahui rute penerbangan, tempat penginapan, jalur transportasi darat, dan lain sebagainya. Semua pengetahuan tersebut sangat penting untuk diketahui, agar waktu dan biaya yang Anda keluarkan tetap efisien. Telepon genggam akan sangat berguna bila Anda tersesat atau terpisah dari rombongan.

Baca juga:

Selain itu, ketahui pula berbagai barang bawaan yang sangat penting untuk ikut dikemas di dalam travel bag Anda,sehingga bisa mendukung segala aktivitas selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Berbagai dokumen penting, seperti paspor dan tiket pesawat, harus dipersiapkan sejak jauh-jauh hari.

Manasik Haji

Khusyuk Melaksanakan Ibadah Haji

Perjalanan umroh membutuhkan fisik yang prima.Jemaah harus bisa beradaptasi dengan suhu udara dan lingkungan di Arab Saudi. Ibadah umroh ini sangat tepat dilakukan oleh orang yang belum pernah naik haji,agar bisa mengenal kondisi dan rangkaian ibadahnya.

Tinggalkan Balasan