10 Tips Memotivasi Semangat Anak untuk Meniatkan Ibadah Haji dan Umroh Sejak Dini

Source - pixabay

Menanamkan motivasi menunaikan ibadah haji dan umroh pada si kecil dipercaya mampu membentuk karakternya menjadi manusia yang bertakwa. Anak pun kelak akan mencintai agamanya.

Tertarik membangkitkan semangat anak untuk meniatkan ibadah haji dan umroh mulai saat ini? Berikut ada sepuluh tips yang bisa diterapkan.

1. Perkenalkan Kakbah Ketika Si Kecil Memasuki Usia 3 Tahun

Source - pixabay
Source – pixabay

Biasanya, anak berumur tiga tahun memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Ketika melihat hal-hal baru, dia pasti menanyakannya. Jika diajarkan sesuatu, otaknya mudah mencerna. Nah, inilah kesempatan untuk mengenalkan ibadah haji dan umroh melalui cerita, gambar, ataupun video. Dengan demikian, lambat laun dia akan memahami dan mulai menyukai.

2. Menceritakan Kisah Nabi Ibrahim

Anak kecil cenderung menggemari dongeng. Anda bisa memanfaatkan kesukaan tersebut untuk membangun semangat haji dan umroh. Caranya dengan menceritakan riwayat Nabi Ibrahim saat membangun kakbah. Kemudian, kisahkan tentang perjuangan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail di Bukit Shafa hingga menemukan air zamzam. Setelah itu, kaitkan dengan peristiwa lahirnya Nabi Muhammad SAW, tahun Gajah, dan perintah ibadah haji ketika Islam diturunkan oleh Allah SWT.

3. Mengenalkan Tata Cara Ibadah Haji dan Umroh Melalui Gambar

jamaah-nettour-batam-di-kabah

Saat ini, banyak buku cerita bergambar yang mengisahkan tata cara ibadah haji dan umroh. Melalui media tersebut, Anda bisa mengenalkan mudahnya melaksanakan haji dan umroh. Jika tidak mampu membelinya, gambar manual dengan menggunakan spidol pun tak masalah.

Baca Juga:

Source - pixabay
Source – pixabay

4. Mengajak Anak untuk Menonton Video Manasik Haji dan Umroh

Manasik haji dan umroh merupakan simulasi pelaksanaan sebelum menunaikan ibadah di kakbah. Untuk memberitahukan tentang hal ini kepada si kecil, Anda bisa mengajaknya menonton video bersama-sama. Sambil melihat tayangan, jelaskan tentang manfaat dan keutamaan ibadah tersebut.

5. Memberitahukan Manfaat Air Zam-Zam

Source - grosirairzamzam
Source – grosirairzamzam

Air zamzam adalah salah satu daya tarik ketika pelaksanaan haji maupun umroh. Mengenalkan keistimewaan air ini kepada si kecil, mampu memupuk semangatnya untuk menunaikan ibadah ke tanah suci. Anak akan penasaran dengan bentuk  yang sesungguhnya. Supaya dia memahami maknanya, Anda bisa membuat sumur buatan seraya mempraktikkan doa-doa sebelum meminum air zamzam.

6. Menceritakan Tempat-Tempat Indah dan Istimewa di Mekah

Kakbah bukan satu-satunya tujuan kunjungan saat umroh. Masih banyak lokasi lain yang tidak kalah indah dan istimewa. Cobalah memberitahukan pada si kecil mengenai tempat-tempat tersebut melalui gambar. Lambat laun, anak pun penasaran dan timbul keinginan untuk pergi ke sana.

7. Mempertemukan Anak dengan Orang yang Pernah Berhaji atau Umroh

Source - youtube
Source – youtube

Mengenalkan ibadah haji dan umroh saja tidak cukup untuk memelihara semangat si kecil. Anda harus berupaya menunjukkan besarnya manfaat haji dan umroh. Caranya yaitu mempertemukannya dengan orang yang pernah menunaikan ibadah tersebut. Biarkan si kecil aktif menanyakan apa pun tentang haji ataupun umroh.

Menanamkan motivasi menunaikan ibadah haji dan umroh pada si kecil dipercaya mampu membentuk karakternya menjadi manusia yang bertakwa. Anak pun kelak akan mencintai agamanya.

8. Mengajarkan Cara Menyembelih Hewan Kurban dan Manfaatnya

Sesekali, Anda bisa membuat desain rumah seperti di Mekah, lengkap dengan kakbahnya. Lalu, ajak si kecil untuk melakukan simulasi haji dan penyembelihan hewan kurban. Tidak perlu memakai binatang sungguhan, gunakan saja boneka atau membuatnya sendiri dari bahan kertas karton.

9. Mengajak Anak untuk Mengantar Orang yang Hendak Berangkat Haji

Source - rumahcantikraisya
Source – rumahcantikraisya

Setiap setahun sekali, coba mengajak anak untuk mengantar orang berhaji atau umroh ke bandara. Bujuk si kecil agar mengikuti rangkaian persiapan ibadah tersebut. Dengan cara ini, anak akan termotivasi untuk meniatkannya sejak dini.

10. Mengikutsertakan si Kecil di Kegiatan Manasik Haji

Melakukan manasik haji tidak harus menunggu si kecil beranjak remaja. Anda bisa memasukkan buah hati ke sekolah berbasis Islam. Biasanya, di sekolah tersebut diajarkan tentang cara-cara ibadah, termasuk haji dan umroh. Strategi lainnya, yaitu dengan mengikutsertakan anak dalam simulasi haji dan umroh yang diselenggarakan pihak tertentu.

Itulah sepuluh tips untuk memotivasi dan memelihara semangat anak berniat haji dan umroh. Semoga artikel ini dapat dijadikan rujukan.

Tentang Penulis

client-photo-1
Ari Maulana

komentar

Tinggalkan Balasan