Inilah 7 Hikmah Penting di Balik Pelaksanaan Haji dan Umroh, Nomor 4 Akan Bikin Kamu Buru-Buru Berangkat

Menunaikan haji dan umroh tidak semata-mata mencari gelar. Ibadah ini dilakukan untuk meningkatkan ketakwaan dan menggapai rida Allah SWT. Di samping itu, banyak keutamaan dan hikmah yang bisa diambil. Salah satunya akan membuatmu ingin segera berangkat ke tanah suci. Penasaran? Berikut ulasannya.

1. Meningkatkan Keimanan dan Ketakwaan Kepada Allah SWT

foto-kabah

Saat menunaikan haji atau umroh, tentu kamu menyaksikan kakbah yang dibangun dengan susah payah oleh Nabi Ibrahim. Kini, bangunan itu berdiri megah sebagai rumah ibadah bagi umat Islam. Dari sini, pemahaman terhadap perjuangan beliau mulai tumbuh.

Kamu akan merasakan betapa beratnya perjalanan hidup yang ditempuh Nabi Ibrahim demi menegakkan tauhid di muka bumi. Apalagi, beliau hidup di negeri tandus dan kering dengan berbagai tantangan dan rintangan. Hal tersebut semestinya mampu meningkatkan keimanan dan ketakwaanmu kepada Allah SWT.

2. Mengetahui Peristiwa di Masa Lampau dan Mengambil Pelajarannya

Setiap tempat di tanah suci selalu menyisakan kenangan dari zaman dahulu. Saat tiba di suatu lokasi, banyak peserta haji yang terbayang rentetan peristiwa masa lalu. Mulai dari kakbah, hajar aswad, bukit Shafa, Marwah, dan Gua Hira, semuanya mengandung hikmah yang bermanfaat bagi kehidupan selanjutnya.

3. Mengukuhkan Persaudaraan Sesama Umat Islam

Peserta ibadah haji dan umroh tidak hanya dari Indonesia. Pasalnya, umat Islam tersebar di seluruh dunia. Ketika di sana, mereka melebur dan menyatu dalam satu ikatan, yaitu Islam. Tak ada perbedaan, kecuali keimanan dan ketakwaan masing-masing.

Baca Juga:

Persiapan Umroh Menara Wisata

Melalui ibadah haji dan umroh, kamu akan menyadari bahwa Islam memang rahmat bagi seluruh alam. Bangsa dan negara hanyalah simbol dunia karena akhirnya keimananlah yang menyatukan. Hal ini disampaikan secara tersirat dalam Alquran yang artinya:

“Wahai seluruh manusia, sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal.” (Q.S. Al-Hujurat: 13)

4. Mampu Menghapus Dosa dan Mendapatkan Surga

hajj 2008 - flickr - al jazeera

hajj 2008 – flickr – al jazeera

Tidak ada manusia yang luput dari perbuatan dosa. Namun, semua itu bisa diampuni oleh Allah SWT melalui amal kebaikan, salah satunya menunaikan haji. Dosa kecil ataupun besar pasti mendapatkan ampunan. Jika seseorang sudah dihapus keburukannya, surgalah tempat terbaiknya. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

“Siapa yang melaksanakan ibadah haji, dia tidak melakukan perbuatan-perbuatan maksiat, dan tidak pula mengeluarkan kata-kata yang kotor, maka ia akan kembali ke negeri asalnya tanpa dosa, sebagaimana ia dilahirkan ibunya pertama kali.” (HR. Bukhari, Muslim, An-Nasa’i, Ibnu Majah, dan Tirmidzi dari Abu Hurairah)

Menunaikan haji dan umroh tidak semata-mata mencari gelar. Ibadah ini dilakukan untuk meningkatkan ketakwaan dan menggapai rida Allah SWT.

5. Berbagi Rezeki dengan Pedagang di Tanah Suci

date_market_by_dianecrow

Ibadah haji dan umroh tak hanya menghadirkan manfaat untuk diri sendiri, tetapi juga orang lain, misalnya para pedagang di tanah air dan Arab Saudi. Saat musim haji, orang berbondong-bondong memesan pakaian ihram.

Tentu ini mendatangkan keuntungan besar bagi penjahit dan perusahaan konveksi. Begitu pun ketika berada di Mekah, untuk memenuhi kebutuhan di sana, kamu harus membeli dari pedagang. Secara tidak langsung, kamu telah berbagi rezeki dengan orang lain.

6. Terkabulnya Semua Doa

Salah satu momen yang tepat untuk berdoa, yaitu saat melaksanakan ibadah haji dan umroh. Di sana, banyak tempat mustajab untuk memanjatkan keinginan dan cita-citamu. Sebagai contoh, batu hajar aswad, Hijir Ismail, Multazam, dan Maqam Ibrahim.

7. Menebalkan Ketaatan Terhadap Ajaran Islam

Jamaah Travel Umroh Menara Wisata

Lazimnya, haji mabrur akan meningkat ibadahnya setelah pulang dari tanah suci. Setelah merasakan beratnya perjuangan untuk menggapai rida Allah SWT hingga ke Masjidil Haram, keimanannya mesti semakin menebal disertai rasa syukur yang tinggi.

Itulah tujuh hikmah penting di balik pelaksanaan haji dan umroh. Sesungguhnya, hanya seseorang dengan niat tulus yang bisa menggapai keberkahan dalam beribadah. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan