Porsi Haji Jakarta Surabaya Medan

Inilah Kisah Hidup Para Imam Masjidil Haram yang Akan Menginspirasi Anda

Menjadi seorang Imam Masjidil Haram bukanlah pekerjaan yang sangat mudah. Seseorang yang ingin mendapatkan posisi hebat itu haruslah seorang yang pandai dalam Islam yang tidak hanya secara teori saja namun juga praktik. Seorang Imam Masjidil Haram juga harus memiliki bacaan Alquran yang sempurna hingga semua umat yang mendengarnya akan senang. Terakhir, untuk mendapatkan posisi hebat itu, seseorang haruslah seorang cendekiawan Muslim yang hebat dengan ilmu Islam yang tinggi.

Dari berbagai Imam Masjidil Haram, ada beberapa Imam yang memiliki kisah yang sangat hebat. Mereka adalah orang biasa yang karena keuletannya mampu menduduki peringkat tinggi hingga membuat Anda terinspirasi.

Kisah Abdurrahman As-Sudais

Imam Masjidil Haram

Abdurrahman As-Sudais

Abdurrahman As-Sudais adalah salah satu Imam Besar Masjidil Haram yang sangat dihormati oleh banyak orang di dunia. Sebelum menjadi orang besar, beliau hanyalah anak kecil nakal yang kerap membuat ibunya kesal. Pernah suatu ketika saat di rumahnya ada perjamuan makan, Abdurrahman As-Sudais justru menyebarkan pasir dan debu ke atas makanan. Melihat hal ini tentu sang ibu jadi marah besar. Beliau sampai memberikan sumpah serapahnya dengan penuh emosi.

Ternyata, sumpah serapah sang ibu bukan berisi hal yang buruk. Justru berisi doa yang membuat anaknya jadi Imam Besar Masjidil Haram. Ibu dari Abdurrahman As-Sudais berujar begini: “Pergi kamu! Biar kamu jadi Imam Di Haramain!” Dan benar saja, sumpah serapah itu menjadi kenyataan. Anak yang nakal itu justru berubah menjadi seorang yang sangat hebat.

Saat berusia 12 tahun, Abdurrahman As-Sudais sudah mampu menghafal Alquran. Selanjutnya beliau juga lulus dari kampus di usia 18 tahun. Ketika berumur 22 tahun beliau mendapatkan ijazah Syariah dari Universitas Riyadh. Terakhir di usia 34 tahun, beliau mendapatkan gelar Ph.D dan menjadi pengajar aktif di Universitas Riyadh

Kisah Syaikh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi

Imam Masjidil Haram dari Indonesia

Syaikh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi

Imam Masjidil Haram ternyata tidak  berasal dari dataran Arab saja. Indonesia yang notabene jauh dari Arab pun pernah memiliki salah satu imam besar dari masjid suci yang terletak di Kota Mekah. Beliau adalah orang asli Indonesia yang berasal dari daratan Minangkabau di Sumatra. Beliau menjadi Imam Besar Masjidil Haram pada abad ke-19 di mana saat itu Indonesia masih dalam jajahan Belanda.

Syaikh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi mulai pindah ke Mekah saat usianya baru menginjak 9 tahun. Di sana beliau mulai belajar dari banyak guru besar agama Islam dengan sungguh-sungguh. Bahkan saat berusia mudah beliau sudah hafal Alquran dan juga hadis dengan sangat baik.

Kecerdasan yang di atas rata-rata membuat salah satu ulama besar di Indonesia ini mendapatkan perhatian banyak orang. Bahkan, di usianya masih terbilang mudah gelar Imam Masjidil Haram diraihnya dengan sangat mudah. Beliau juga berperan dalam pengambilan keputusan-keputusan besar seperti fatwa yang diberlakukan ke banyak orang.

Imam Masjidil Haram asal Indonesia ini juga berperan dalam pengambilan keputusan-keputusan besar, termasuk berfatwa

Baca juga:

Nama besar Syaikh Ahmad Khatib Al-Minangkawi menunjukkan bahwa dengan usaha keras sesuatu yang sepertinya tidak mungkin bisa dicapai. Selama kita terus mencoba, sesulit apa pun halangan yang menghadang pasti mampu dilalui dengan baik. Pantang menyerah adalah kunci yang tidak boleh dibuang agar semangat juang tidak mudah padam.

Demikianlah beberapa kisah dari Imam Masjidil Haram yang sangat menginspirasi. Dari dua contoh di atas, kita bisa belajar bahwa untuk menjadi orang hebat usaha yang keras harus terus dilakukan. Dan terpenting dari semuanya, doa tidak boleh dilupakan.

Tinggalkan Balasan