Jejak Peradaban Islam di Eropa

Anda pernah menonton film 99 Cahaya di Langit Eropa? Film itu mengisahkan tentang Hanum Rais yang menyusuri jejak peradaban Islam di Eropa. Film yang diangkat dari novel itu menyajikan pengetahuan tentang sejarah Islam di benua biru, dibalut drama yang menyentuh hati.

Boleh jadi, Anda pun terinspirasi melakukan perjalanan spiritual seperti tokoh dalam film tersebut. Bukan sekadar bersenang-senang mengunjungi berbagai tempat wisata, tetapi lebih dari itu—me-restart kembali denyut iman di dada melalui setiap langkah yang pernah dijejaki oleh pejuang dan cendekiawan muslim.

Sebagai destinasi untuk Anda, berikut ini disajikan ulasan mengenai negara-negara di Eropa beserta napak tilas Islam di sana.

1. Spanyol

Mosque of Cordoba - wikimedia

Mosque of Cordoba – wikimedia

Bagaikan dua sisi mata uang, Spanyol dikenal sebagai salah satu tempat terbaik untuk berpesta. Pada sisi lain, Spanyol sangat lekat dengan jejak peradaban Islam. Andalusia–begitu dulu sebutannya—pernah berjaya di bawah naungan dinasti-dinasti Islam. Kemajuan ilmu pengetahuan di Andalusia pada masa itu menginspirasi kebangkitan bangsa-bangsa di Eropa.

Reruntuhan kejayaan Islam dapat Anda temukan di kota-kota seperti Cordoba, Granada, dan Seville. Kunjungilah Mosque of Cordoba yang dialihfungsikan sebagai katedral. Kunjungi juga Medina Azahara yang dulunya pernah menjadi kompleks ibukota kekhalifahan Umayyah.

Salah satu tempat yang tidak boleh dilewatkan adalah Istana Alhambra. Dulunya merupakan benteng sekaligus istana. Arsitekturnya sangat indah dengan langit-langit yang dirancang ala sarang lebah.

2. Perancis

La Grande  Mosquee de Paris merupakan masjid tertua di Paris, dibangun pada 1926.  Selain sebagai tempat ibadah, masjid tersebut juga menjadi pusat studi Islam di Perancis

Baca Juga:

Grand Mosque of Paris - Wikipedia

Grand Mosque of Paris – Wikipedia

Menara Eiffel; Notre Dame; Napoleon Bonaparte, adalah tempat dan tokoh yang identik dengan Perancis. Nah, mulai sekarang, Anda bisa mengisi benak dengan tempat yang tidak kalah identik jika Anda mengingat negara Perancis. Tempat itu bernama Musee du Lovre dan La Grande  Mosquee de Paris.

Musee du Lovre adalah museum yang menjadi ikon kota Paris. Museum tersebut memiliki Department of Islamic Art,  memamerkan 3000 karya seni yang menceritakan sejarah Islam dari masa ke masa. Seperti Hanum Rais saat mengunjungi Musee du Lovre, Anda mungkin juga akan terharu menyaksikan harta karun sejarah Islam.

Sementara itu, La Grande  Mosquee de Paris merupakan masjid tertua di Paris, dibangun pada 1926.  Selain sebagai tempat ibadah, masjid tersebut juga menjadi pusat studi Islam di Perancis.

3. Jerman

Sehitlik-Moschee - deutschlandfunk

Sehitlik-Moschee – deutschlandfunk

Tidak sedikit warga Jerman yang memeluk Islam. Penduduk Berlin saja terdiri dari 40 ribu umat muslim. Bahkan, sekitar 69 masjid menyebar di beberapa titik di Berlin. Salah satunya yang terkenal adalah Sehitlik-Moschee.

Masjid tersebut mengusung gaya arsitektur Ottoman, dirancang oleh arsitektur ternama dari Turki. Menariknya, Sehitlek-Moschee dibangun di tengah area pemakaman para syuhada dari Turki. Taman yang cantik mengelilingi area pemakaman tersebut.

Lengkapi perjalanan Anda dengan mengunjungi Munich, Hamburg, dan Frankfurt. Kota-kota itu bersahabat dengan wisatawan muslim

3. Bosnia-Herzegovina

Gazi Husrev-beg Mosque - Wikipedia

Gazi Husrev-beg Mosque – Wikipedia

Negara di semenanjung Balkan ini menyimpan keindahan alam yang sungguh memesona. Selain itu, Bosnia-Herzegovina juga kaya akan jejak peradaban Islam. Sebut saja Gazi Husrev-beg Mosque. Masjid yang dibangun pada abad ke-16 itu mewarisi arsitektur Ottoman yang megah.

Selepas mengunjungi masjid, datanglah ke kota tua bernama Bascarsija. Jangan lewatkan juga Vrelo Bosne, taman cantik yang berada di atas Sungai Bosna. Masukkan pula Stari Most—jembatan tua yang merupakan simbol Bosnia-Herzegovina—ke dalam daftar kunjungan Anda.

4. Rusia

 Qolsarif Mosque - Wikipedia


Qolsarif Mosque – Wikipedia

Mari beralih ke Rusia. Kunjungan Anda ke negeri beruang merah tiada berarti jika tidak singgah di Kota Kazan. Kazan merupakan pusat perkembangan Islam di Rusia. Salah satu destinasi terkenalnya adalah Qolsarif Mosque. Disebut juga masjid terapung karena berdiri di atas bukit dan menghadap sungai di bawahnya.

Sebelum ke Kazan, Anda bisa mengunjungi Saint Basils Cathedral di Red Square, Moscow. Ikon Rusia tersebut menghadirkan keindahan arsitektur Byzantine, melebur dalam kebudayaan Kristen.

 

Temukan cahaya Islam di Eropa. Semoga Allah senantiasa melindungi Anda dalam perjalanan.

 

Referensi:

http://lifestyle.sindonews.com/read/1117340/156/6-destinasi-eropa-yang-penuh-jejak-islam-1466087182

 

Tinggalkan Balasan