Inilah Istilah Dalam Haji yang Mungkin Belum Anda Ketahui

paket umroh murah april surabaya

Menunaikan ibadah haji adalah kewajiban setiap muslim. Namun sepertinya tidak semua muslim memahami apa sebenernya itu pengertian haji. Haji adalah salah satu rukum islam, yang hanya wajib dikerjakan oleh mereka yang mampu, baik secara fisik, mental, dan finansial.

Ibadah haji merupakan ibadah ritual tahunan yang dijalankan dengan berkunjung ke Tanah Suci Mekkah – Arab saudi pada bulan Dzulhijah. Ibadah haji membutuhkan persiapan fisik dan mental yang baik. Alasannya, karena ibadah ini akan mengharuskan kamu untuk berpindah ke lokasi-lokasi yang bersejarah dan suci yang membutuhkan ketahanan fisik yang kuat.

Sebelum menunaikan ibadah haji, alangkah baiknya jika kamu membekali diri dengan berbagai istilah dalam haji. Istilah-istilah ini penting diketahui agar kamu tidak mengalami banyak kesulitan saat melaksanakan rangkaian ibadah wajib tersebut.

Aplikasi Android untuk Cek Porsi Haji
Pengertian Haji

Rukun Haji

Rukun haji bisa dimaknai sebagai amalan wajib yang harus dilaksanakan dalam ibadah haji. Amalan ini tidak dapat digantikan. Artinya, jika salah satu amalan tersebut tidak dilaksanakan, maka ibadah hajinya menjadi tidak sah. Apabila ada salah satu rukun rukun haji yang terlewat, maka jemaah haji harus mengulang rukun tersebut. Dalam pelaksanaannya, rukun haji juga harus dilakukan dengan cara yang benar. Jika salah, maka akan dikenakan denda/dam. 

Masjidil Haram

gambar mekah
Gambar Masjidil Haram

Masjidil Haram merupakan salah satu masjid di Kota Mekkah yang menjadi tujuan utama dalam ibadah haji dan umrah. Masjid ini memiliki bangunan yang amat luas dan dibuat mengelilingi Kakbah yang merupakan kiblat bagi umat muslim di seluruh dunia dalam melaksanakan ibadah salat. Masjidil haram juga merupakan masjid terbesar di dunia.

Mekah Almukaromah

Mekkah adalah salah satu kota utama di Arab Saudi yang menjadi tujuan utama kaum muslim untuk melaksanakan ibadah haji dan umroh. Di kota inilah berdiri Masjidil Haram, tempat di mana terdapat Kakbah di dalamnya. Kota ini merupakan tempat lahirnya Nabi Muhammad Saw. dan merupakan salah satu kota suci umat Islam. 

Mina

Mina merupakan salah satu kota di Arab Saudi yang terletak di antara kota Mekkah dan Muzdalifah. Kota ini merupakan lokasi tempat dilakukannya lempar Jumrah dalam ibadah haji. Kota ini mendapat julukan kota tenda, karena di musim haji, ada puluhan ribu tenda yang berdiri untuk menampung jutaan jemaah haji dari seluruh dunia. Umumnya jemaah datang pada tanggal 8 Dzulhijah tinggal dan bermalam di kota tersebut sebelum berangkat ke Arafah pada tanggal 9 Dzulhijah.

Baca juga:

Ibadah Haji
Mina (sp.beritasatu.com)

Miqat Zamani

Istilah haji yang juga sering muncul adalah Miqat, Miqat merupakan batas yang ditetapkan untuk memulai ibadah haji dan umrah. Adapun yang disebut Miqat Zamani adalah batas yang berupa waktu. Bagi jemaah haji, miqat-nya sudah bisa dimulai sejak tanggal 1 syawal hingga 10 Dzulhijah.

Miqat Makani

Miqot makani adalah tempat yang menjadi batas dimulainya pelaksanaan Ibadah Haji atau pun umrah. Apabila sudah memasuki miqat, maka jemaah haji sudah harus mengenakan pakaian ihram dan mengucapkan niat. Bagi umat muslim dari Indonesia, tempat miqatnya adalah Yalamlam atau Jeddah. 

Mua’shim

Mua’shim adalah nama sebuah terowongan yang berada di kota Mina, tepatnya sekitar 15 kilo meter dari bagian timur kota Mekkah. 

Kakbah
Kakbah

Multazam

Multazam merupakan sebutan untuk tembok yang terdapat di antara pintu Kakbah dan Hajar Aswad. 

Muzdalifah

Muzdalifah adalah sebuah daerah antara Mekkah dan Mina yang merupakan tempat persinggahan sekaligus tempat bermalam setelah bertolak dari Arafah. Bermalam di Muzdalifah merupakan salah satu wajib haji yang harus dipenuhi. Jika ditinggalkan, maka diharuskan membayar denda/dam.

Nafar

Nafar adalah istilah untuk rombongan. Nafar awal adalah sebutan untuk rombongan haji yang pergi dari Mina pada tanggal 12 Zulhijah, sedangkan nafar tsani adalah rombongan yang pergi pada tanggal 13 Zulhijah. 

Nahr

Istilah Nahr digunakan untuk hari dilakukannya penyembelihan hewan kurban. Hari yang bertepatan dengan perayaan Idul Adha, yakni tanggal 10 Zulhijah. 

Qarnul Manazil

Qarnul Manazil merupakan nama bukit dengan jarak sekitar 95 km dari Mekah bagian timur. 

Mabit

Mabit berarti bermalam atau menginap, atau berdiam di satu tempat dengan tujuan ibadah

Baca juga:

Mimbar Nabi di Raudhah Al Madinah
Raudhah

Raudhah

Raudhah merupakan tempat seluas 22 m2 dari arah timur ke barat, sedangkan 15 m2 dari arah utara ke selatan. Raudhah dibatasi dengan 4 buah pilar berwarna putih. 

Wukuf

Sebagai puncak dari ibadah haji, Pengertian wukuf adalah berdiam di Arafah dari waktu sore hingga terbenamnya matahari. Ritual ini bertempat di Padang Arafah dan dilaksanakan pada tanggal 9 Zulhijah. Para jemaah harus melakukan perenungan, salat, berdoa, berzikir, dan banyak memohon ampunan atas segala dosa kepada Allah SWT. Disunahkan bagi jemaah haji untuk melakukan ibadah dengan menghadap kiblat.

Begitu pentingnya ritual ini, sampai terdapat hadis yang menyatakan bila seseorang hadir di padang Arafah pada malam tanggal 10 Zulhijah hingga sebelum terbit fajar, maka dia telah memperoleh haji. Hadis tersebut menjadi acuan yang sangat kuat dalam menunjukkan makna mendalam dari wukuf.

Ibadah wukuf di Arafah juga mengingatkan umat muslim akan analogi berkumpulnya manusia di padang Mahsyar. Kelak setelah hari kebangkitan, umat muslim akan berkumpul di suatu tempat yang luas bernama Padang Mahsyar. Umat muslim akan dibagi ke dalam golongan-golongan. Kemudian menanti perhitungan semua amalannya. Keputusan hasil perhitungan akan menentukan, apakah surga atau neraka yang akan dia singgahi.

Arafah sebagai tempat dilaksanakannya wukuf memiliki nilai sejarah yang penting. Disebutkan bahwa Arafah merupakan tempat syiar yang suci. Meskipun, hal ini tentu tidak dapat disamakan dengan kesucian Kakbah. Selain itu, padang ini dikatakan menjadi lokasi bertemunya kembali Nabi Adam As. dan Hawa setelah diturunkan ke bumi dan terpisah selama 200 tahun.

Rasulullah juga pernah berkhutbah di padang Arafah, yaitu ketika menunaikan haji wada’. Khutbah yang disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW kala itu, terkenal sangat menggugah. Hingga saat ini, diharuskan bagi imam untuk menyampaikan khutbah saat wukuf dilaksanakan. 

Tata Cara Wukuf

Sebelum melaksanakan wukuf, sebagai persiapan, pada tanggal 8 Dzulhijaj Jamaah haji melakukan niat berhaji dan melaksanakan ihram. Bagi akan melakukan haji tamattu, niat bisa dilakukan di penginapan masing-masing, sedangkan bagi jemaah yang berniat menunaikan haji iftad dan qiran tidak lagi harus berniat haji, karena sejak dari miqat masih dalam keadaan ihram.

Setelah ihram selesai dilaksanakan kemudian jemaah bisa berangkat ke Arafah untuk melakukan wukuf.

Pada tanggal 9 Dzulhijah, wukuf dilakukan sejak tergelincirnya matahari hingga terbit fajar pada tanggal 10 Dzulhijah. Walau hanya dilakukan sesaat di rentang waktu tersebut, wukuf tetap dinyatakan sah. Namun demikian akan lebih utama jika jemaah mendapatkan sebagian waktu siang dan malam.

Selama pelaksanaan wukuf, jemaah haji dapat melakukan berbagai amalan, seperti salat, zikir, membaca doa, serta berdoa  untuk diri sendiri dan keluarga. membaca Alquran juga menjadi aktivitas yang disunahkan Rosulullah Saw. selama melaksanakan wukuf di Arafah.  Inilah waktu-waktu terbaik untuk menundukkan diri, bertobat, dan meminta ampunan kepada Allah Swt.

Pelaksanaan wukuf boleh dilakukan di dalam maupun di luar tenda. jemaah juga tidak disyaratkan dalam keadaan suci. Jadi jemaah yang sedang mengalami nifas, haid, atau berhadas sekali pun bisa melaksanakan ibadah ini.

perjalanan umroh backpacker
Jamaah dalam Kain Ihram

Ihram

Ihram berarti niat untuk melaksanakan ibadah haji. Seorang muslim yang melakukan ihram disebut sebagai muhrim. Sebagai satu rukun dalam ibadah haji, ihram dilakukan dengan pertama-tama membersihkan diri, memakai pakaian ihram, kemudian mengucapkan niat di Miqat. 

Kakbah

Kakbah adalah bangunan Suci berbentuk seperti kubus yang terletak di tengah-tengah Masjidil Haram, Mekkah. Kakbah disebut juga sebagai Baitullah atau rumah Allah, dan dijadikan kiblat atau arah patokan salat bagi umat islam di seluruh dunia.

Padang Arafah

Padang Arafah adalah bentangan padang pasir yang terletak kurang lebih 24 km dari sebelah timur kota Mekah. Di lokasi inilah seluruh jemaah haji berkumpul untuk melaksanakan wukuf pada tanggal 9 Zulhijah. Lokasi ini dikelilingi oleh bukit-bukit. Padang ini tidak dihuni dan sering dianalogikan sebagai Padang Mahsyar, yaitu tempat berkumpulnya manusia yang kelak setelah hari kiamat. 

Hajar Aswad

Inilah batu hitam yang terdapat di dalam bangunan kakbah. Batu ini sangat istimewa, sebab Nabi Muhammad Saw. pernah bersabda bahwa “Rukun (Hajar Aswad) dan Maqom (Batu Pijakan Nabi Ibrahim) berasal dari bebatuan yaqut surga yang dihilangkan cahayanya oleh Allah. Kalau tidak kedua batu itu mampu menyinari bumi dari barat sampai timur. Mencium batu ini ketika beribadah haji/umrah merupakan sunah. Itu sebabnya banyak orang yang berusaha untuk bisa menggapai atau bahkan menciumnya. 

Hari Tasyrik

Hari Tasyrik adalah hari setelah perayaan iduladha. Hari yang jatuh pada tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijah ini adalah saat ketika jemaah haji melakukan lempar jumrah serta mabit di Mina. Pada waktu ini, tidak diperkenankan bagi muslim untuk berpuasa. Pada hari ini pula penyembelihan hewan kurban dilakukan.

Hijr Ismail

Hijr Ismail adalah halaman yang terletak di bagian kanan dari pintu kakbah dan makam Nabi Ibrahim. Di sekeliling halaman ini terdapat tembok dengan bentuk separuh lingkaran yang dikenal dengan sebutan Al Hatim. 

Dam

Dam bermakna darah. Artinya, menyembelih hewan ternak di tanah suci. Tujuannya bisa karena menjalankan peraturan manasik atau sebagai denda karena melakukan pelanggaran saat menunaikan haji maupun umrah. 

Bathnul Wadi

Bathnul Wadi adalah nama wilayah yang menjadi lokasi pelaksanaan sa’i. Kawasan ini terletak di antara bukit Shafa dan Marwah. 

Baqi

Baqi adalah sebutan bagi kompleks pemakaman yang terdapat di Madinah. Lokasi ini diketahui telah berdiri sejak zaman jahiliah. 

Mekah Hari Ini
Makam Ma’la di Kota Mekah

Haji Mabrur

Haji mabrur adalah sebutan untuk muslim yang berhasil menunaikan haji dengan sebaik-baiknya. Mabrur biasanya ditandai dengan adanya perubahan sikap, perilaku, serta peningkatan kualitas ibadah sepulang dari menunaikan ibadah haji. Menjadi haji yang mambrur juga menjadi tanda bahwa Allah SWT menerima amalan hajinya.

Haji Ifrad

Ifrad bermakna menyendiri. Artinya orang yang melaksanakan haji ifrad berkeinginan menyendirikan pelaksanaan haji atau umrahnya. Seorang muslim yang melaksanakan haji ifrad, harus melaksanakan haji terlebih dulu. Seusainya baru kembali mengenakan ihram untuk melaksanakan umrah jika mampu.

Haji Arbain

Sesuai dengan arti kata Arbain yakni empat puluh, haji Arbain adalah melaksanakan salat fardu sebanyak empat puluh di Masjid Nabawi, Madinah tanpa terputus. Untuk dapat melaksanakan ibadah ini, jemaah haji wajib tinggal di Madinah sekurang-kurangnya 8 hingga 9 hari lamanya.

Haji Tamattu’

Haji Tamattu’ adalah mereka yang melaksanakan haji dengan cara melakukan kunjungan atau wisata ke tempat-tempat lain dulu sebelum waktu haji tiba. Muslim yang melaksanakan tamattu’ tidak pulang sebelum usai berhaji.

Haji Qiran

Muslim yang melakukan qiran berarti menyatukan antara haji dan umrah. Maka ihram yang dikenakannya adalah untuk keduanya, baik pelaksanaan haji maupun umrah. Jenis haji ini cenderung banyak dipilih.

Alasannya adalah hemat waktu serta biaya. Cukup banyak muslim tanah air yang menerapkan haji qiran. Kamu juga bisa memilih opsi ini agar lebih efisien.

Jabal Uhud

Inilah bukit yang menjadi saksi pertempuran Uhud. Pertempuran ini berlangsung antara muslimin Madinah dengan para musyirikin Mekah. Perang ini memakan korban yang sangat banyak. lebih dari 70 mujahid gugur akibat perang ini.

Jabal Uhud hanya berjarak 5 km dari tengah kota Madinah. Begitu besarnya rasa cinta Nabi terhadap para syuhada yang gugur dalam perang ini, sehingga beliau selalu berziarah ke Jabal Uhud setiap tahun. Itulah alasan mengapa Jabal Uhud sangat penting untuk diziarahi.

Jabal Rahmah

Bukit ini adalah tempat di mana Nabi Muhammad Saw, memperoleh wahyu yang terakhir, yakni ayat 3 dari surat Al Maidah. Jabal Rahmah juga merupakan tempat bertemunya Nabi Adam dan Hawa di bumi, setelah dikeluarkan dari surga.

Baca juga:

Jabal Nur
Jabal Nur

Jabal Nur

Bukit yang berjarak kurang lebih 6 km dari bagian utara Masjidil Haram ini memiliki tempat yang sangat bersejarah. Bagian puncak dari bukit ini terdapat Gua Hira. Gua ini adalah lokasi di mana Nabi Muhammad Saw. memperoleh wahyu yang pertama yakni, Surat Al Alaq.

Madinah

Madinah merupakan Kota Suci setelah Mekah. Di kota ini berdiri Masjid Nabawi yang dibangun oleh Nabi Muhammad Saw. Meskipun tidak menjadi bagian dari rangkaian amalan haji, namun masjid ini selalu dikunjungi oleh para jemaah dari seluruh dunia.

Jabal Tsur

Lokasi bersejarah ini adalah saksi saat Nabi Muhammad Saw. dan Abu Bakar As Shiddiq bersembunyi dari kejaran kaum Quraisy. Hal yang terjadi di saat kaum muslimin hendak hijrah ke Madinah. Jabal Tsur terletak sekitar 6 km dari bagian utara Masjidil Haram, sehingga jemaah cukup mudah untuk menuju ke lokasi.

Masjid Qiblatain

Masjid yang berkiblat dua ini memliki kisah yang menarik. Sejarah mencatat dahulu umat muslim salat dengan berkiblat ke arah Baitul Maqdis di Palestina. Namun, sejak turunnya ayat 144 dalam surat Al Baqarah yang memerintahkan muslim agar salat menghadap ke Kakbah, masjid ini jadi mempunyai 2 kiblat.

masjidil haram
Masjid Qiblatain Madinah Al Munawarah (spa.gov.sa)

Nah, cukup banyak lokasi ibadah yang harus kamu singgahi saat berhaji. Jabal Uhud memang menjadi salah satu lokasi favorit untuk jemaah asal Indonesia. Alasannya tentu karena Jabal Uhud merupakan tempat yang sangat penting bagi Nabi dan menjadi saksi bagi banyak syuhada dari kalangan sahabat.

Mengetahui pengertian haji dan beragam istilahnya akan menolong kamu melaksanakan ibadah haji secara lebih baik. Tidak hanya sebagai ritual haji namun juga sebagai pengingat umat muslim akan adanya hisab di akhirat. Sehingga dapat menjadikan umat Islam senantiasa berserah kepada Allah SWT.

Untuk itu teruslah menambah pengetahuan dalam mempersiapkan diri menuju rumah Allah. Tujuannya tidak lain agar kamu mampu menunaikan rukun kelima ini dengan sebaik-baiknya. Semoga bermanfaat.

Tentang Penulis

client-photo-1
Ari Maulana

komentar

Tinggalkan Balasan