Meski Terkesan Remeh, Jangan Sepelekan Materi Ini Ketika Melaksanakan Haji dan Umroh

Dalam rukun Islam, mengunjungi Baitullah untuk melaksanakan ibadah haji menempati urutan kelima. Pun karena ibadah ini hanya bisa dilakukan dengan berkunjung langsung ke Tanah Suci, tidak semua umat Muslim mendapat keistimewaan materi untuk merasakan nikmatnya beribadah haji maupun umroh. Hal ini tentu tidak terlepas dari ikhtiar dan doa yang tak alpa dilarungkan setiap malamnya.

nama di paspor

Doa Haji dan Umroh

Ya, mengunjungi Baitullah memang perkara yang mudah, tapi juga sulit. Berdoa dan terus berusaha adalah bentuk ikhtiar yang bisa dilakukan kita sebagai umat Islam untuk bisa sampai dan menginjakkan kaki di Tanah Haram sana. Salah satu ayat suci yang berisi permohonan agar kita diberi kemudahan menjalankan ibadah umrah maupun haji adalah Surat Al-Baqarah ayat 128, yang artinya:

“Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) di antara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadah haji kami, dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.”

Atau
“Ya Allah, berilah karunia-Mu untuk mengunjungi rumah-Mu yang agung dan Rasul-Mu yang mulia, di tahun ini dan setiap tahun, dengan keadaan sebaik-baiknya.”

Beruntung bagi teman-teman yang diberi kesempatan untuk bisa menunaikan ibadah umrah/haji dalam waktu dekat dan sedang menghitung hari menjelang keberangkatan ke Tanah Suci. Nah, untuk mengisi waktu, cek dulu yuk keperluan apa saja yang harus dipersiapkan sebaik mungkin.

Persiapan biaya

Ya, persiapan biaya menjadi faktor yang paling penting. Biaya ini bisa berupa biaya selama melaksanakan ibadah haji maupun biaya untuk menafkahi keluarga yang akan ditinggalkan nanti.

Perlengkapan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci, yang meliputi:

  • Kain ihram 1 atau 2 stel.
  • Ikat pinggang.
  • Keperluan mandi.
  • 2 buah kain sarung

Mengunjungi Baitullah adalah perkara mudah, namun juga sulit. Mudah bagi yang Allah kehendaki, namun persiapannya kadang tidak semudah perkiraan.

Baca juga:

Mengajar Si Kecil Makna Ibadah Haji

Makna Haji dan Umroh

Bagi wanita, perlengkapan yang harus dibawa antara lain:

  • Mukena
  • Tunik putih atau rok putih untuk ihram 2 buah
  • Baju sehari-hari secukupnya
  • Kerudung atau mukena pendek untuk sehari- hari 2 buah
  • Kaus kaki sekitar 5-6 pasang

Selain barang-barang di atas, masih ada juga perintilan-perintilan kecil tapi penting dan tidak boleh dilewatkan, seperti:

  • Mantel hangat
  • Selimut
  • Sandal jepit
  • Sepatu selop
  • Obat-obatan
  • Kantung kresek
  • Gunting kecil untuk tahallul
  • Payung
  • Senter
  • Uang kecil untuk membayar dam, kurban, dan lain-lain

Nah, setelah yakin semua barang-barang di atas sudah dipersiapkan, ada hal lain berupa larangan yang perlu Anda ketahui ketika berada di Tanah Suci, seperti:

  • Laki-laki dilarang memakai kain berjahit dan menutup kepalanya
  • Tidak diperbolehkan bagi wanita menutup wajah dan kedua telapak tangannya
  • Memotong kuku dan rambut/bulu badan
  • Membunuh atau memburu binatang darat
  • Memotong atau mencabut tanaman di Tanah Suci
  • Menikah dan menikahkan
  • Bercumbu dan bersetubuh
  • Mencaci maki atau mengucapkan kata-kata kotor
  • Mengenakan wewangian atau minyak rambut
  • Berbuat kekerasan atau berkelahi dengan sesama jemaah atau penduduk setempat
Porsi Haji

Niat Haji

Beribadah haji maupun umrah sesungguhnya tidak hanya menguji fisik dan mental kita, tapi juga iman, karenanya sudah sepatutnya kita menjaga diri dari perbuatan yang kurang baik di mata Allah. Semoga Allah menolong kita semua. Amin.

Tinggalkan Balasan