Kecurangan Manipulasi Haji dan Umroh

Inilah Peristiwa Banjir yang Pernah Terjadi di Mekah

Sebagai salah satu kota suci umat Islam dunia, Mekah yang terletak di Arab Saudi ternyata tidak bisa lepas dari bencana banjir. Seperti halnya Jakarta yang langganan banjir, Mekah juga mengalami hal serupa, bahkan pada periode tertentu banjir di kawasan ini terjadi sangat parah hingga menyebabkan banyak sekali korban jiwa.

Yang menyebabkan Mekah banyak mengalami banjir adalah struktur tanahnya yang keras. Menurut ahli, tanah di Mekah mengandung banyak kapur hingga air susah meresap hingga ke bawah. Hal ini diperparah lagi dengan lokasi Mekah yang berada di sebuah cekungan dan dikelilingi bukit. Air hujan yang turun dari semua wilayah akan terkonsentrasi di tengah hingga banjir Mekah bandang tidak bisa dihindarkan.

Oh ya, berikut beberapa peristiwa banjir Mekah yang pernah didokumentasikan.

1. Banjir Mekah 1941

Paket Umroh Desember Jakarta

Kakbah di Mekah

Banjir bandang setinggi lebih dari 1,5 meter pernah menghanyutkan Mekah di pada tahun 1941. Kala itu air dari daerah-daerah tinggi berkumpul secara cepat menuju pusat kota. Akibatnya Masjidil Haram banjir hingga seluruh aktivitas ibadah tidak bisa dilakukan selama beberapa hari. Jemaah yang harus menjalankan ritual di beberapa lokasi harus mengungsi sejenak agar selamat.

Pada peristiwa banjir tahun 1941, ada seorang anak berusia 12 tahun yang nekat untuk terus tawaf di sekeliling Kakbah. Polisi yang berjaga di lokasi sebenarnya sudah melarang, namun anak itu tetap bersikukuh hingga mampu menyelesaian semua ritualnya hingga selesai.

Sebelum banjir parah di Mekah pada tahun 1941, Mekah pernah beberapa kali hanyut. Pertama di zaman Nabi Muhammad Saw berusia 35 tahun. Dan yang kedua adalah banjir di zaman Khalifah Umar Bin Khattab di mana Masjidil Haram sampai mengalami kerusakan parah karena diterjang air bah yang membawa batu dan lumpur.

2. Banjir Mekah 2009

Tepatnya pada tanggal 25 November 2009 silam, Jeddah dan beberapa wilayah di Provinsi Mekah mengalami banjir yang cukup parah. Jalanan-jalanan pusat kota dipenuhi air hingga memutus arus lalu lintas dengan sangat sempurna. Pada peristiwa ini setidaknya 122 orang dinyatakan meninggal dunia dan 350 di antaranya dinyatakan hilang.

Setidaknya 122 orang dinyatakan meninggal dan 350 lainnya hilang

Baca juga:

paket umroh murah april surabaya

umroh reguler murah jakarta

Selain menewaskan banyak orang, banjir yang terjadi tujuh tahun silam ini juga sempat mengacaukan ibadah haji. Para jemaah yang harus melaksanakan ibadah di kawasan Jeddah dan Mekah harus ditunda selama beberapa saat agar tidak terkena dampak buruk dari banjir. Oh ya, akibat banjir yang terjadi selama beberapa hari ini Pemerintah Arab Saudi mengalami kerugian hingga 1 miliar riyal.

3. Banjir Mekah 2012

Pada musim haji tahun 2012 silam, Mekah lagi-lagi dilanda bencana banjir yang cukup parah. Semua jalanan yang dijadikan akses masuk dan keluar kota ini tergenang air hingga cukup mengganggu aktivitas ibadah haji. Jemaah masih bisa melaksanakan ibadah haji dengan baik tanpa harus membuat dirinya masuk ke dalam banjir yang dipenuhi lumpur dan kotoran.

Travel Umroh Bekasi

Mekah Tergenang Banjir

Berbeda dengan banjir yang terjadi di tahun 1941 silam. Banjir di tahun 2012 tidak menyebabkan Kakbah tergenang air. Di dalam Masjidil Haram masih bersih hingga jemaah masih bisa melaksanakan ibadahnya dengan sangat baik. Banjir tidak akan bisa lagi masuk ke kawasan Masjidil Haram dikarenakan pemerintah setempat telah berupaya menanggulangi dan mencegah banjir dengan sangat baik.

Inilah beberapa peristiwa banjir Mekah yang terjadi dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir. Semoga Kota Suci mekah tidak pernah mendapatkan bencana banjir yang mengerikan lagi.

Tinggalkan Balasan