Tanamkan Nilai Agama Sejak Dini dalam Membentuk Kepribadian Anak

Siapa yang tidak ingin mempunyai anak yang saleh dan salihah? Setiap orang tua pasti menginginkannya. Tidak heran jika banyak orang tua mendidik anak dengan menanamkan nilai agama kepada mereka sejak masih kecil.

Di sisi lain, kemajuan zaman menimbulkan krisis moral. Apabila dilihat dari berita yang beredar, banyak anak zaman sekarang yang melakukan tindak kejahatan dan asusila dengan mengatasnamakan “tren”. Tidak hanya itu, apabila kita lihat dari media sosial, banyak sekali anak yang tidak malu untuk mengumbar keburukan mereka dengan berpakaian seksi, dan bahkan mencaci dan mengumpat teman dan orang yang lebih tua.

Perkenalkan batasan aurat kepada anak dan jelaskan kewajiban untuk menutup aurat di depan umum. Ajarkan anak perempuan untuk memakai hijab dan berpakaian sopan sejak dini agar terbiasa

Baca juga:

anak-butuh-orangtua-butuh-anak-03

Nauzubillah. Agar semua ini tidak terjadi pada anak-anak kita, hendaklah kita tanamkan nilai-nilai agama kepada anak agar membentuk kepribadian yang baik. Berikut beberapa tips mendidik anak untuk menumbuhkan karakter anak yang islami.

1. Jadilah Teladan yang Baik

Orang tua adalah contoh utama bagi anak. Oleh karena itu, tetaplah berperilaku yang baik dan menjadi teladan yang islami bagi anak. Janganlah menjadi orang tua yang hanya menginginkan anak yang saleh, tetapi tidak mencontohkannya.

Daripada mendiktekan anak untuk melakukan sesuatu seperti yang Anda inginkan, jadikanlah diri Anda sebagai panutan. Salah satunya dengan selalu mendirikan salat lima waktu tepat waktu, rajin membaca Al-Quran, dan bersikap lemah lembut. Anda juga dapat mengajak anak untuk ikut serta dalam pengajian.

 

2. Menciptakan Suasana yang Islami

Dalam mendidik anak untuk membentuk kepribadian yang baik, hendaknya ciptakan suasana yang islami di rumah. Perkenalkanlah pendidikan islami sejak dini dengan melibatkan anak dalam mempelajari Alquran. Anda juga bisa menyekolahkan anak di sekolah berbasis agama untuk memperdalam akidahnya. Namun, yang terpenting adalah mengawali pendidikan adab dari rumah. Bagaimanapun, keluarga adalah madrasah pertama bagi anak.

seorang-bocah-digandeng-orang-tuanya-saat-akan-mengikuti-_120819123812-609

3. Membangunkan Anak pada Waktu Subuh

Rasulullah bersabda, “Seandainya mereka mengetahui keutamaan yang ada pada salat Isya’ dan salat Subuh, tentu mereka akan mendatanginya sambil merangkak.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Salat subuh memang salah satu hal yang paling sulit dilakukan. Namun, mengajak anak sejak dini untuk mendirikan salat subuh tepat waktu akan menanamkan kebiasaan baik ini hingga dia tumbuh besar nanti.

4. Membawakan Peralatan Salat

Agar anak dapat mendirikan salat 5 waktu tepat waktu, biasakan anak untuk membawa peralatan salat ke mana pun, terutama dalam perjalanan jauh. Bila perlu, siapkan alat salat khusus untuk dibawa-bawa.

2124b1681467c33269d4ddd38ea5f8dc1649a5b9

 

5. Mengenalkan Batasan Aurat

Perkenalkan batasan aurat kepada anak dan jelaskan kewajiban untuk menutup aurat di depan umum. Ajarkan anak perempuan untuk memakai hijab dan berpakaian sopan sejak dini agar terbiasa.

Setelah melakukan tips mendidik anak di atas, jangan lupa untuk selalu mendoakan anak agar menjadi anak yang saleh dan salihah. Berikut beberapa doa yang bisa Anda panjatkan.

 

6. Doa meminta agar anak menjadi cerdas

“Allahumma faqqih hu fid dini wa ‘allimhut ta’wiila”

Artinya:

“Ya Tuhan kami, berikanlah kepahaman baginya dalam urusan agama, serta ajarkanlah dia ta’wil”

anak muslim

anak muslim

 

7. Doa Nabi Ibrahim a.s. meminta anak yang saleh

“Robbi hablii minash shoolihin”

Artinya:

“Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh” (Q.S. Ash-Shafaat:100)

 

8. Doa Nabi Dzakariya a.s. meminta anak yang baik

“Robbi hab lil min ladunka dzurriyyatan thoyyibatan, innaka samii’ud du’aa”

Artinya:

“Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa” (Q.S. Ali Imron:38)

Terapkanlah tips di atas dalam mendidik anak dan membentuk kepribadian yang baik dan islami. Jangan lupa juga untuk selalu mendoakan anak agar menjadi anak yang saleh.

Tinggalkan Balasan