Ilustrasi Rukun Ibadah Haji

9 Hari Mengajar Si Kecil Memahami Ibadah Haji

Dari waktu  ke waktu ada peningkatan jumlahjemaah haji dari seluruh dunia. Masuk sebagai pilar kelima Islam—tak bisa diingkari; pergi haji menjadi idaman seluruh umat Islam dunia. Memang, meski Anda tidak akan melakukan ritual haji di Mekah tahun ini, ada baiknya untuk tetap mengajari anak Anda perihal ibadah haji, untuk menjaga semangat mereka agar tetap menyala.

Terdapat banyak cara untuk menjaga semangat haji si buah hatisetiap harinya. Nah, berikut adalah beberapa tips untuk mengajar si kecil memahami ibadah haji yang bisa Anda praktikkan selama sembilan hari.

1. Hari Pertama

Anda bisa mulai bercerita tentang ibadah haji; mengajarkan mereka tentang makna-makna di balik ibadah haji. Bisa pula dengan mencetak peta haji yang bisa Anda unduh/lihat di situs-situs internet—atau membaca sejarah haji dari situs-situs tepercaya. Setelah lengkap, barulah Anda bisa mengajak si buah hati berdiskusi—tentunya dengan cara menyenangkan dan disesuaikan dengan kebiasaan tiap-tiap keluarga.

Mengajar Si Kecil Makna Ibadah Haji

Makna Haji dalam Islam

2. Hari Kedua

Inilah waktunya Anda mengajak si buah hati mempelajari tentang Kakbah. Untuk membuatnya menjadi menarik, Anda bisa lho membuat bersama kartu pop-up Kakbah, atau sejenis diorama tiga dimensi—untuk memberi mereka gambaran seperti apa bentuk fisik Kakbah, berikut lokasi-lokasi di sekitarnya. Barulah setelah itu, Anda bisa memberikan cerita-cerita tambahan, seperti sejarah Kakbah; pentingnya Kakbah, dan lain sebagainya.

3. Hari Ketiga

Tingkatkan pengetahuan si buah hati tentang ibadah haji dan hal lain seputar itu. Anda bisa membaca buku bersama; berdiskusi; maupun menciptakan ilustrasi agar lebih menarik.

4. Hari Keempat

Hafalkan talbiyah. Bisa dilakukan dengan membuat miniatur dua dimensi, berbentuk Kakbah dan tokoh orang—dalam sebuah kertas putih. Warnai keduanya agar menarik; lalu gunting dan tempelkan gambar orang pada stik es krim. Ambil potongan tersebut, lalu beri gerakan memutar Kakbah sembari membaca talbiyah.

5. Hari Kelima

Inilah saatnya untuk mempraktikkan apa yang sudah dipelajari anak-anak. Anda bisa mempraktikkan cara berhaji; semisal dengan mendirikan Kakbah buatan; lalu membiarkan anak-anak Anda mengenakan pakaian ihram buatan (bisa dibuat dari handuk mandi putih; atau kain putih).

Mengajarkan si kecil bisa dengan teori, praktik dan lewat pengalaman Anda atau orang-orang terdekat yang pernah melakukan ibadah haji.

Baca juga:

Agar Si Kecil Memahami Haji dan Umroh

Belajar Haji dan Umroh

6. Hari Keenam

Ini saatnya membuat anak Anda memahami ibadah haji—bisa lewat pengalaman Anda atau orang-orang terdekat. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan, seperti:

  1. Bertanya kepada orang terdekat; bisa keluarga, teman, atau tetangga terdekat untuk mencari tahu siapa orang yang melakukan haji pada tahun ini.
  2. Rancanglah sebuah pertemuan, antara mereka dengan anak-anak. Tujuannya, agar si buah hati bisa menanyakan langsung perihal persiapan yang dilakukan sebelum berangkat haji.
  3. Selama kunjungan, Anda bahkan bisa meminta untuk mengajak si anak mengantar ke bandara.
  4. Nah, barulah ketika mereka sudah kembali dari Mekkah, Anda bisa mengunjunginya, dan mengajak anak-anak Anda untuk mendengarkan pengalaman tentang haji.

7. Hari Ketujuh

Anda bisa mengajarkan anak-anak tentang kisah air zam-zam. Nah, hal ini bahkan bisa dipraktikkan juga!

Cara mudahnya, ajarkan mereka menghafal doa saat minum air dari sumur zam-zam. Anda bisa membuat sumur buatan, atau justru dengan air zam-zam betulan!

8. Hari Kedelapan

Inilah waktunya mengajarkan simulasi kurban. Tak harus betulan, sebab Anda pun bisa membuat domba/kambing secara dua/tiga dimensi.

Ilustrasi Rukun Ibadah Haji

Mengajarkan Rukun Ibadah Haji

9. Hari Kesembilan

Rancang dekorasi rumah untuk perayaan Iduladha. Anda bisa membuatnya sendiri—sesuai kreativitas.

Itulah beberapa tips yang bisa Anda gunakan untuk mengajar si kecil memahami ibadah haji selama sembilan hari. Cara ini tentu saja tidak mutlak, sebab Anda pun bisa berimprovisasi. Mulai dari sekarang, yuk jaga semangat si kecil dalam berhaji!

4 Comments

Tinggalkan Balasan