Mengurus Visa Umroh ke Arab Saudi, Bagaimana Caranya?

Hampir setiap negara mensyaratkan visa sebagai salah satu dokumen resmi yang wajib dilampirkan pendatang yang ingin tinggal di negara tertentu. Begitu juga dengan Arab Saudi yang mensyaratkan visa bagi para calon jemaah yang hendak menunaikan ibadah umroh maupun haji. Meski begitu, visa umroh berbeda dengan visa reguler, salah satunya adalah dalam hal masa berlaku visa.

Umroh Reguler Surabaya

Mengurus Visa Umroh

Syarat Mendapat Visa Umroh

Visa umroh diterbitkan oleh Kedutaan Besar Saudi Arabia (KBSA) melalui perantara agen travel atau biro perjalanan, yang artinya calon jemaah umroh tidak bisa mengurus visanya secara mandiri, meskipun mereka akan melakukan ibadah umroh dengan cara backpacking (umroh backpacker). Karena pengurusan visa ditangani oleh pihak travel, kita hanya perlu menyiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk proses pembuatan visa, antara lain:

  • Paspor asli yang masih berlaku (minimal 6 bulan dari tanggal keberangkatan) dengan nama yang memiliki 3 suku kata, misal: Naila Rokhimatunnisa Almuyaman. Meski demikian jika nama Anda hanya terdiri dari dua suku kata, Anda bisa menambahkannya dengan nama binti, misal Siti Aisyah binti Mahmudin.
  • Buku nikah dan Kartu Keluarga asli
  • Akta lahir asli (berlaku bagi calon jamaah yang masih berusia di bawah 17 tahun)
  • Surat Keterangan Mahram (khusus jamaah wanita yang usianya kurang dari 40 tahun wajib didampingi suami atau mahramnya)
  • Sertifikat vaksin meningitis meningokokus
  • Tiket pesawat asli Jakarta-Jedah PP
  • Bukti booking hotel dan transportasi selama di Arab Saudi
  • Pasfoto terbaru (berwarna dengan ukuran 4×6 sebanyak 6 lembar; background putih dan tampak wajah 80%)
  • Handling contact person atau nomor telepon dari orang yang bertanggung jawab di Arab Saudi atas perjalanan umrah yang hendak Anda lakukan

Calon jemaah umroh tidak bisa mengurus visanya secara mandiri, meskipun mereka akan melakukan ibadah umroh dengan cara backpacking (umroh backpacker)

Baca juga:

Mendekat Kepada Allah di Kala Muda

Mengurus Visa Umroh Kedutaan

Setelah semua dokumen yang diperlukan terkumpul, selanjutnya adalah tugas travel agen untuk mengurus pembuatan visa di KBSA. Hal ini tentu saja sangat membantu calon jemaah karena kita tidak direpotkan dengan administrasi ini itu yang bisa jadi akan menguras waktu dan tenaga.

Bagaimana Visa Umroh Diperoleh?

seperti yang sudah disebutkan di awal, pembuatan visa umroh diurus oleh pihak agen travel dengan melampirkan pengajuan manifes (permohonan pembuatan visa) kepada provider visa. Dalam proses pengajuan ini, pihak agen travel juga turut menyerahkan semua dokumen ke provider untuk selanjutnya dikirimkan ke Muassasah (penyelenggara umrah di Arab Saudi yang ditunjuk oleh Kementerian Haji Saudi Arabia untuk menerbitkan MOFA).

Nah, MOFA (Ministry of Foreign Affairs) sendiri merupakan semacam voucher konfirmasi yang dikeluarkan oleh KBSA untuk para calon jemaah yang akan menunaikan umroh. setelahnya, pihak provider akan mengirimkan paspor dan tiket pesawat PP ke KBSA untuk proses stamp visa.

Setelah semua proses pengurusan visa di KBSA selesai, pihak provider akan mengirimkan visa ke pihak agen travel untuk kemudian diteruskan kepada kliennya (calon jemaah). Sampai di sini, visa sudah bisa digunakan untuk beragam keperluan yang berhubungan dengan umroh. Soal biaya, biasanya pengurusan visa saja bisa menghabiskan sekitar USD80 sampai USD125 per jamaah, yang jumlahnya akan dikurskan ke dalam rupiah.

ONH Plus

Biaya Visa Umroh

Sekarang sudah tahu kan bagaimana proses pengurusan visa yang sesungguhnya. Memang cukup repot, tapi tenang saja karena semuanya akan ditangani oleh pihak biro perjalanan yang juga akan mengurus semua keperluan umroh kita dari A sampai Z. Semoga bermanfaat!

4 Comments

  1. Aline

    Mau tanya mas, kalau saya meminta tolong agent untuk pembuatan visa saudi, supaya tidak ditipu dan saya bisa pantau proses pembuatannya sejauh mana, caranya gmn ya? Tks

  2. Shabila erwan

    Saya mo ngirim visa umroh untuk 2 orang … pihak saudi sudah bilang yes bisa, cuma masalah nya di indo, ga tau kemana saya harus mengurus tetekbengek nya.. info nya dong gan ..

Tinggalkan Balasan