Menjaga hati: Menjadi Seorang Muslim yang Bersih Hatinya

Dalam salah satu hadis, Rasulullah SAW mengatakan bahwa dalam sebuah tubuh manusia terdapat segumpal daging. Jika daging itu baik, baik pula seluruh akhlaknya. Dan begitu pula sebaliknya. Bila ia rusak, rusak pula seluruh akhlaknya. Gumpalan daging itu bernama hati.

Ya, hati akan mencerminkan perilaku dari “si empunya”. Jika hatinya bersih, akan tampak nyata dalam setiap tutur kata, sikap, dan perbuatan, baik kepada manusia, maupun ciptaan Allah yang lain. Itulah alasan pentingnya menjaga hati agar tetap bersih.

Kebersihan hati tidak ada kaitannya dengan kecerdasan pikiran. Ada orang yang dikaruniai kecerdasan tinggi, tetapi masih saja bersikap iri, dengki, dan berburuk sangka. Ada orang yang pintar, tetapi menggunakan ilmunya untuk membodohi orang.

heart-1833403_960_720

Kebersihan hati juga tidak dapat dikaitkan dengan pangkat atau jabatan manusia di dunia. Buktinya, banyak pejabat negara yang justru melakukan korupsi dan merugikan rakyat. Cukuplah kejahatan semacam ini menjadi pertanda bahwa ada penyakit hati di dalam diri mereka.

Di sisi lain, ada pula orang yang hidup dalam kesederhanaan tetapi hatinya baik, sebagaimana yang tampak dari caranya berperilaku dan bertutur kata.

Nah, sebelum membahas lebih jauh tentang menjaga hati. Perlu untuk diketahui apa-apa saja yang termasuk penyakit hati, yang mampu membuat hati rusak secara perlahan.

 

1. Sombong

 

Kesombongan adalah salah satu penyakit hati yang paling dibenci oleh Allah. Tahukah Anda bahwa setan dikutuk menjadi penghuni abadi neraka karena sifat sombongnya? Na’uzubillah. Jangan sampai kita ikut terjerumus ke dalamnya.

Kesuksesan - pixabay

Kesuksesan – pixabay

2. Kekaguman Pada Diri Sendiri

 

Kekaguman berlebihan pada diri sendiri lama-kelamaan akan membawa pada sifat sombong. Jadi, menghindari sikap ini dapat mencegah diri menjadi pribadi yang sombong.

3. Iri dan Dengki

 

Pernah dengar lelucon “senang melihat orang lain susah, susah melihat orang lain senang”? Nah, ini adalah bentuk dari sikap iri dan dengki. Sikap ini, selain merugikan diri sendiri, juga merugikan orang lain. Dan, tentu saja, sikap ini pun dibenci oleh Allah.

4. Riya

 

Riya adalah berbuat kebaikan karena ingin mendapat pujian dari orang lain. Tentu saja sikap ini pun dibenci oleh Allah. Hendaknya, ibadah dan kebaikan yang kita lakukan semata-mata ditujukan hanya pada-Nya. Jika masih ingat istilah “tangan kanan memberi, tangan kiri tidak tahu”, ini adalah hal yang perlu kita lakukan agar terhindar dari riya.

Selain lima penyakit hati di atas, masih ada penyakit hati lain, seperti berburuk sangka, berbuat curang, khianat, fitnah, hasut, dan masih banyak lagi

Baca juga:

pexels-photo-167964

5. Kikir

 

Kikir atau bersikap pelit pun dibenci oleh Allah. Kita sebagai makhluk sosial hendaknya saling tolong-menolong. Lagi pula, bukankah seluruh rezeki yang kita terima karena diberi oleh-Nya? Dengan membantu sesama, insyaallah bisa semakin melapangkan rezeki.

Selain lima penyakit hati di atas, masih ada penyakit hati lain, seperti berburuk sangka, berbuat curang, khianat, fitnah, hasut, dan masih banyak lagi.

Nah, melihat pengaruh buruk penyakit hati bagi diri sendiri dan orang lain, tentu saja setiap muslim diharapkan mampu menjaga hati. Bagaimana cara menjaga hati agar terhindar dari penyakit hati? Berikut ini beberapa caranya.

6. Menjaga Emosi dan Nafsu

 

Emosi akan membuat hati tidak tenang, dan nafsu bisa memicu emosi. Menghindari keduanya tentu saja dapat menjaga hati agar lebih tenang dan damai. Beberapa nafsu yang perlu untuk dihindari ialah: nafsu amarah, nafsu terhadap harta benda, dan nafsu seksual yang tidak pada tempatnya. Salah satu cara untuk menjaga emosi dan nafsu yaitu melalui puasa, baik puasa wajib maupun sunah.  

prayer-963859_960_720

7. Selalu Mengingat Allah

 

Mengingat Allah dan segala perintahnya akan “memagari” Anda dari perilaku buruk dan dosa. Anda bisa mendekatkan diri kepada Allah dengan menjalankan ibadah salat lima waktu, berzikir, berdoa, dan membaca Alquran.

Demikian ulasan kami tentang menjaga hati. Semoga kita semua terhindar dari penyakit hati. Na’udzubillahimindzalik.

Tinggalkan Balasan