marketplace paket umroh murah - umroh travel

Napak Tilas Jejak Sejarah Haji dan Umroh

Menunaikan ibadah haji adalah kewajiban sekaligus menjadi impian yang ingin diraih oleh seorang muslim. Ibadah haji dan umroh yang setiap tahun dilaksanakan di Kota Suci Mekkah adalah warisan yang terus dilestarikan sejak zaman Nabi Ibrahim. Ternyata, kota ini memiliki jejak sejarah haji dan umroh yang berharga. Sejarah ini yang harus ummat Islam pelajari. Mungkin banyak yang belum tahu jika sepeninggal Nabi Ibrahim As., ritual dan tujuan haji sempat melenceng sangat jauh dari ajaran Allah.

Mekah Hari Ini

Mekah Hari Ini

Kakbah dibangun oleh Nabi Ibrahim beserta anaknya, Nabi Ismail. Setiap tahunnya Nabi Ibrahim akan mendatangi Kakbah untuk beribadah. Kebiasaan ini terus berlanjut sepeninggal Nabi Ibrahim dan diteruskan oleh keturunannya. Namun, seiring berjalannya waktu, terjadi perubahan besar dari tata cara ibadah haji dan tujuan dasarnya.Penyembahan berhala yang menyebar di negeri Arab juga memengaruhi kemurnian rumah Allah. Kakbah yang dulu telah berubah. Di dalamnya terdapat banyak patung berhala, dindingnya dipenuhi puisi dan lukisan, termasuk salah satunya berupa Yesus dan Bunda Maria. Lebih dari 360 berhala tersebar di sekitar Kakbah.

Bukan itu saja, musim haji tak beda jauh suasananya seperti arena sirkus. Para pria dan wanita menari-nari dengan telanjang di sekitar Kakbah. Mereka berpikir bahwa menghadap Tuhan harus sama kondisinya seperti saat mereka dilahirkan. Doa-doa yang dilantunkan tak lagi syahdu mengingat Allah. Mereka bertepuk tangan dengan riuh, bersiul, dan meniup terompet dari tanduk binatang. Bahkan kalimat talbiah pun diubah. Sungguh, zaman yang benar-benar jahiliah. Zaman yang penuh dengan kebodohan.

Pemotongan hewan kurban tetap dilakukan atas nama Allah. Namun, darah hewan kurban itu dituangkan ke dinding Kakbah dan dagingnya digantung pada tiang di sekitar Kakbah. Dengan maksud Allah mengharapkan darah dan daging hewan sembelihan mereka. Padahal ajaran dari Nabi Ibrahim tidak seperti itu. Bernyanyi, minum khamr, berzina, dan tindakan amoral lainnya merebak luas di antara para peziarah.

Kota Mekah

Kota Mekah

Kompetisi puisi adalah bagian utama dalam musim haji. Penyair yang berlomba akan memuji keberanian dan kemegahan suku mereka dan mengejek suku-suku yang lain. Bahkan para kepala suku berlomba menampilkan kekayaan dan kemurahan hati.Mereka menyediakan kuali besar yang berisi makanan untuk dibagikan pada peziarah dari berbagai negeri untuk mendapat pujian. Begitulah perilaku orang-orang yang telah meninggalkan ajaran Nabi Ibrahim As. Rayuan setan telah mengikis ajaran tauhid. Kejadian ini telah berlangsung selama hampir 2500 tahun lamanya. Akhirnya,doa Nabi Ibrahim dalam surat Al Baqarah: 129, dijawab oleh Allah.

“Ya Tuhan kami, utuslah di tengah mereka seorang Rasul dari kalangan mereka sendiri, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayatMu, dan mengajarkan kitab dan hikmah kepada mereka, dan menyucikan mereka. Sungguh, Engkau Mahaperkasa, Mahabijaksana.

Akhirnya, lahirlah seorang Nabi penutup di kota yang Nabi Ibrahim telah memohon pada Allah pada abad sebelumnya. Nabi Muhammad ibn ‘Abdullah berdakwah selama 23 tahun menyebarkan pesan tauhid. Pesan yang sama yang disebarkan oleh Nabi Ibrahim dan nabi-nabi lainnya. Kehadirannya yang membawa firman Allah telah menyingkirkan secara bertahap tata cara ibadah haji dari keburukan. Tidak ada lagi berhala di dalam atau di sekitar Kakbah, kompetisi puisi diberhentikan, kemurnian kurban kembali seperti yang diajarkan oleh Nabi Ibrahim, dan tidak ada lagi orang telanjang saat mengelilingi Kakbah.

“Barang siapa mengerjakan haji dalam (bulan-bulan) itu, maka janganlah dia berkata jorok, berbuat maksiat, dan bertengkar dalam melakukan ibadah haji. Segala yang baik yang kamu kerjakan, Allah mengetahuinya. Bawalah bekal, karena susungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa. Dan bertakwalah kepada-Kuwahai orang-orang yang mempunyai akal sehat!”(QS.Al Baqarah:197)

Makkah Hari Ini

Makkah Hari Ini

Demikianlah jejak sejarah haji dan umroh yang penting untuk kita ketahui. Semoga Allah memberi kita semua kemampuan untuk mengunjungi rumah-Nya dan melakukan ibadah haji yang benar dan mabrur, sebagaimana yang diajarkan oleh Nabi Muhammad Saw. Aamiin Yaa Rabbal ‘alamiin.

Telepon genggam akan sangat berguna bila Anda tersesat atau terpisah dari rombongan.

Baca juga:

Sumber:

http://www.islamicity.org/6280/short-history-of-hajj/
http://umrohrabbani.com/sejarah-haji-dan-umroh/

One Comment

Tinggalkan Balasan