paket Umroh Backpacker 2016

Pengalaman Umroh Murah dengan Cara Backpacker? Baca Ini, Yuk

Dewasa ini, umroh dengan cara backpacker memang sedang menjadi tren. Selain dana yang dikeluarkan lebih sedikit, umroh dengan cara ini juga disebut-sebut lebih seru dan menyenangkan dibandingkan umroh reguler seperti yang biasa dikerjakan jemaah lain pada umumnya. Tentu saja hal ini hanya pendapat subjektif ya.

paket umroh backpacker

Pengalaman Umroh Murah

Namanya saja backpacker, sudah bisa dibayangkan dong ya seperti apa kira-kira perjalanannya? Eits, jangan dibayangkan kalau jemaah umroh backpacker ini jalan kaki dari Indonesia sampai Tanah Suci, ya. Umroh backpacker ini lebih menitikberatkan pada tidak dilibatkannya agen travel atau biro perjalanan dalam prosesi umroh itu sendiri, dari mulai berangkat sampai kembali lagi ke Tanah Air.

Visa

Meski backpacking, jasa agen travel masih tetap diperlukan dalam pengurusan visa, sebab mengurus visa di kedutaan tidak bisa dilakukan secara individu alias harus melalui agen travel. Di sini, calon jemaah hanya perlu mengumpulkan dokumen-dokumen yang diperlukan lalu menyerahkannya kepada pihak agen travel untuk kemudian diproses lewat provider visa.

Yang perlu diingat, tidak semua agen travel mau menerima pembuatan visa saja karena biasanya semua sudah dipaket dengan fasilitas lain seperti penginapan, konsumsi, penerbangan, dan sebagainya. Tugas Anda adalah mencari agen travel tepercaya yang bersedia membantu pengurusan visa. Biaya yang dipatok biasanya $150  atau sekitar Rp1.875.000.

Mahram

Khusus wanita harus ditemani mahram ketika ibadah umroh berlangsung, bisa adik, kakak, ayah, atau suami. Kalau laki-laki tidak perlu ditemani mahram alias boleh pergi sendiri.

Transportasi Selama di Tanah Suci

Umumnya, ibadah umroh berlangsung selama 9 hari, dengan pembagian:

2 Hari untuk pulang pergi

4 Hari di Makkah

3 Hari di Madinah

Khusus wanita harus ditemani mahram ketika ibadah umroh berlangsung, bisa adik, kakak, ayah, atau suami

Baca juga:

Ibadah Haji versus Liburan

Hotel Umroh

Untuk menghemat pengeluaran, sewalah mobil secara rombongan. Biasanya satu mobil bisa diisi sampai 10 orang dengan harga sewa 2.000 real atau sekitar Rp7.000.000. Sedikit gambaran, biaya sewa mobil di sana dimulai pada waktu kita dijemput dan diantar ke bandara, ziarah ke Makkah, berangkat dari Makkah, dan ziarah ke Madinah. Nah, jika nilai Rp7.000.000 itu dibagi 10 orang, jadi sangat murah kan?

Penginapan

Mahal murahnya penginapan biasanya tergantung pada fasilitas dan jarak ke Masjidil Haram atau Masjid Nabawi. Karena dalam rangka backpacker yang artinya juga harus berhemat, rasanya tidak masalah ya jika kita harus menginap di hotel yang letaknya agak jauh dari Masjidil Haram dan atau Masjid Nabawi.

Hotel-hotel semacam ini biasanya memasang harga yang cukup murah, yakni antara 125 s.d 200 real perkamar per malam untuk 4 orang. Meskipun jauh, tidak masalah ya. Hitung-hitung sambil jalan-jalan juga, kan?

Waktu Keberangkatan

Memilih waktu keberangkatan yang tepat juga sangat berpengaruh terhadap biaya umroh yang kita keluarkan, lho. Seperti halnya kegiatan backpacking lain, pilihlah waktu keberangkatan pada saat low season alias ketika minat umroh tidak terlalu tinggi, yakni antara bulan Februari dan Maret, juga pada bulan selain Zulhijah dan Ramadan.

Katering Haji dan Umroh

Katering Haji dan Umroh

Makan

Nah, mahal murahnya biaya makan sangat tergantung pada selera kita. Kalau mau berhemat, pilihlah makanan yang tidak terlalu “macam-macam”. Selain itu, kita bisa memanfaatkan katering hotel atau memasak sendiri (biasanya pihak hotel menyediakan pantry kecil).

Itu dia sedikit cerita mengenai pengalaman umroh murah dengan cara backpacker. Semoga tulisan ini bisa jadi referensi bagi Anda yang ingin menunaikan ibadah umroh dengan biaya yang tetap terjangkau.

Tinggalkan Balasan