Inilah 5 Penyakit Hati dalam Islam yang Berbahaya

Penyakit hati adalah gangguan yang ada pada hati dan perasaan manusia. Hati ini berpengaruh besar dalam menentukan siap seseorang. Jika hati kita baik, maka perilaku kita juga akan baik dan sebaliknya. Jadi bila kita memiliki penyakit hati akan sangat berbahaya.

Inilah 5 Penyakit Hati dalam Islam

1. Hasad, Iri, dan Dengki

Rasa hasad, iri, dan dengki adalah sifat seseroang yang tidak suka bila orang lain senang. Sebaliknya bila orang lain kesusahan, dia akan merasa senang. Sedang bila sudah ada rasa dengki, dia akan mencelakakan orang tersebut baik melali lisan, tulisan, maupun perbuatan.

“Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. (Karena) bagi orang laki-laki ada bahagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS An Nisa : 32)

2. Sombong

Sifat sombong menjadi salah satu penyakit hati yang dibenci Allah SWT. Seseorang yang sombong itu akan merasa bangga terhadap dirinya dan apa yang dimiliki, serta menganggap remeh orang lain. Padahal hanya Allah boleh bersifat sombong sebagai pemilik bumi dan langit.  Ini tersirat dalam ayat berikut ini:

“Janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung.”

[Al Israa’: 37]

Sifat kikir, adalah apabila seseorang terlalu cinta terhadap hartanya sehingga tidak mau bersedekah pada orang yang membutuhkan

Baca juga:

heart-826933_960_720

3. Riya atau Suka Pamer

Sebagai umat Islam kita selalu dianjurkan untuk berbuat kebaikan dan membantu sesama. Namun seseorang yang berbuat baik hanya untuk pamer di depan orang lain adalah riya. Perbuatan riya ini dilarang dalam islam karena berbahaya. Perbuatan baik sebaiknya hanya diketahui oleh diri sendiri dan Allah SWT saja.

“Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat, yaitu orang-orang yang lalai dari shalatnya, yang berbuat karena riya.” [Al Maa’uun 4-6]

4. Bakhil atau Kikir

Sifat kikir, adalah apabila seseorang terlalu cinta terhadap hartanya sehingga tidak mau bersedekah pada orang yang membutuhkan, padahal dia memiliki harta tersebut. Perilaku ini adalah salah satu penyakit hati dalam Islam  yang dinyatakan firman Allah SWT .

“Dan adapun orang-orang yang bakhil dan merasa dirinya cukup serta mendustakan pahala terbaik, maka kelak Kami akan menyiapkan baginya (jalan) yang sukar. Dan hartanya tidak bermanfaat baginya apabila ia telah binasa.”

[Al Lail 8-11]

5. Ujub atau Kagum pada Diri Sendiri

Ujub menyerupai sifat sombong, kagum pada diri sendiri atau suka membanggakan apa yang dimiliki. Padahal semua nikmat itu berasal dari Allah SWT. Apabila kita mendapat pujian orang, jangan ujub tapi ucapkan “Alhamdulillah”. Sifat ujub ini juga bisa merusak hati serta membuat jadi sombong.


“Tiga hal yang membawa pada jurang kebinasaan: (1) tamak lagi kikir, (2) mengikuti hawa nafsu (yang selalu mengajak pada kejelekan), dan ujub (takjub pada diri sendiri).” (H.R. Abdur Razaq, hadist hasan)

Mengatasi dan Menyembuhkan Penyakit Hati

heart-1833403_960_720

  • Menjaga Kekuatan Mental

Bila seseorang ingin mengatasi penyakit hati yang dimilikinya, bisa dengan cara menjaga kekuatan mentalnya. Hatinya dipaksa  mendengarkan nasehat serta ilmu dari Quran dan sunah Nabi. Sedangkan fisiknya dipaksa untuk beribadah dan melakukan ketaatan. Ini karena amal dan ilmu bisa menjadi nutrisi bagi hati manusia.

  • Menghindari Hal yang membuat Penyakit Hati Semakin Parah

Apabila seseorang memiliki penyakit hati, dia harus menjauhi segala perbuatan dosa dan maksiat, serta perbuatan menyimpang. Dosa dan maksiat ini menjadi sumber dari penyakit hati, yang bisa memperparah penyakitnya.

Itulah penjelasan tentang penyakit hati dalam Islam dan bahayanya tersebut dalam dalil yang menyertainya. Semoga sebagai seorang muslim kita mampu menjaga hati dan tidak menodainya dengan segala penyakit hati tersebut. Bila kita merasa memiliki penyakit tersebut segeralah bertaubat.

Tinggalkan Balasan