Pintu Kakbah

Cara Mudah Mengecek Keberangkatan Sesuai Nomor Porsi Haji

Menunaikan ibadah haji bagi yang mampu adalah wajib hukumnya bagi setiap muslim. Yang dimaksud mampu di sini tidak hanya sebatas kemampuan finansial untuk berangkat ke tanah suci dan mencukupi kebutuhan di sana. Kemampuan secara mental, fisik, juga finansial bagi keluarga yang ditinggalkan di tanah air juga termasuk di dalamnya.

umroh ramadhan 2018

Di Indonesia sendiri, sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbanyak di dunia, jumlah calon jemaah haji setiap tahunnya semakin bertambah. Sayangnya, pemerintah Arab Saudi hanya memberi kuota bagi jemaah haji Indonesia sebesar 250 ribu per tahunnya. Hingga beberapa tahun yang lalu, kuota tersebut bukanlah suatu masalah–jumlah jemaah haji asal Indonesia juga tidak pernah melampaui batas kuota. Namun semakin hari, seiring bertambahnya jumlah penduduk, kesadaran, dan kemampuan umat muslim di Indonesia, jumlah jemaah haji pun kian bertambah.

Sejak tahun 2004 yang lalu, pemerintah melalui Kementerian Agama kemudian membuat suatu kebijakan untuk menanggulangi fenomena ini. Pemerintah mulai memberlakukan mekanisme daftar tunggu keberangkatan haji. Kebijakan tersebut ditanggapi dengan berbagai reaksi oleh masyarakat. Pasalnya, mendaftar haji saat ini tidak lantas membuat calon jemaah berangkat haji dalam waktu yang relatif singkat. Kini, antrean untuk menunaikan rukun Islam kelima tersebut bisa sampai 20 tahun ke depan.

Porsi Haji

Kakbah

Bagaimana Cara Mendaftar Haji?

Yang perlu diketahui, ada dua cara penyelenggaraan haji di Indonesia, yakni haji reguler dan haji khusus (dulu bernama haji plus). Haji reguler diadakan oleh pemerintah, sedangkan haji khusus diselenggarakan oleh pihak swasta. Perbedaan haji reguler dan haji khusus terletak pada cara menyetor untuk pendaftaran, jumlah pembayaran, lamanya berada di tanah suci, dan fasilitas yang didapat.

Untuk haji reguler, perhatikan prosedur di bawah ini untuk mendaftar haji.

1. Buka Rekening Tabungan Haji

Tidak semua bank dapat melayani tabungan khusus haji. Di Indonesia, ada beberapa bank untuk pelayanan tabungan haji, antara lain BNI, BRI, BRI Syariah, Bank Muammalat, dan lain-lain. Anda akan diharuskan mengisi formulir serta menyertakan kartu identitas asli dan fotokopi. Setelah itu, lakukan penyetoran pertama dengan saldo minimal Rp500.000,00 dan tabungan selanjutnya minimimal Rp100.000,00.

Tidak semua bank dapat melayani tabungan khusus haji

Baca juga:

Travel Umroh Jakarta

Makkah Madinah

2. Mendapatkan Surat Keterangan Sehat

Ini akan Anda butuhkan untuk dibawa ke Kemenag bersama dengan buku tabungan haji bila nominal tabungan mencapai Rp25.000.000,00. Katakan kepada pegawai puskesmas bahwa surat keterangan sehat yang Anda butuhkan untuk pendaftaran haji.

3. Mengisi Surat Pendaftaran Pergi Haji di Kantor Kemenag

Anda dapat memperoleh SPPH (Surat Pendaftaran Pergi Haji) di kantor Kementerian Agama daerah Anda.

4. Mengajukan Porsi di Bank

Setelah mendapatkan SPPH, pergilah ke bank untuk mengajukan porsi. Yang pasti, jika tabungan haji Anda di bawah Rp25.000.000,00 Anda belum berhak mendapatkan porsi haji. Jika telah mencapai angka tersebut, Anda akan mendapat BPIH dan nomor porsi.

5. Melapor ke Kemenag

Setelah mendapatkan bukti BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji), Anda perlu kembali ke kantor Kemenag untuk konfirmasi. Sembari mengecek dan menunggu jadwal keberangkatan, lunasi segala biaya. Apabila dalam waktu yang telah ditentukan tabungan Anda belum mencukupi, porsi Anda akan gugur dan digantikan oleh orang lain yang sudah melunasi.

Cara Mengecek Keberangkatan Sesuai Nomor Porsi Haji

Aplikasi Tata Cara Umroh

Aplikasi Tata Cara Haji

Setelah segala proses tersebut, tentu Anda harus mengecek jadwal keberangkatan ke tanah suci. Caranya pun tidak susah seperti di bawah ini.

  1. Akses situs resmi yang tersedia di haji.kemenag.go.id.
  2. Pilih menu Basis Data.
  3. Masukkan nomor porsi yang sudah diterima pada kolom yang tersedia.
  4. Tekan tombol Cari.

Mudah, bukan? Semoga panduan di atas bermanfaat dan selamat menunaikan ibadah haji!

15 Comments

  1. iwan ridwan r

    saya daftar haji tahun 2011 tapi kok blum ada kabar, lalu saya cari di situs haji.kemenag.go.id tapi gak muncul daftarnya tolongg pak infonya tks

  2. Ageng

    Nomer antrian hji dah kluar 15 thun kdepan apakah udah pasti pa msih bsa brubah pdhal kita tau kuota hji sdah normal lgi dan bertmbah mhon infony

  3. marzuki

    mohon maaf, mohon panitia penyelengggaraan haji dapat memberikan informasi yang akurat kepada para calon jamaah haji, kami mendaftar januari 2011 dengan no porsi 01000……, tapi setelah kami cek malah tidak bisa dibuka.
    apakah ada perubahan kode porsi? mohon penjelasan

  4. Abu Latola

    Assalamu alailum wr wb, kenapa mengecek perkiraan berangkat haji tidak pernah berhasil pada hal no porsi sdh ada, mhn penjelasan/info kemenag, tksh

  5. supardi

    Asslmmualaikum wrbt mohon ijin tolong Di cek no porsi 2800110830 dan no porsi 2800110828 daftar dari tahun 2011, Stiap tahun saya Cek di sini Katanya pemberangkatan no porsi tersebut di atas paling lambat 2018 Tapi untuk sekarang saya cek tidak bisa keluar mohon ijin di klarifikasi yg baik lagi

Tinggalkan Balasan