Manasik Haji

Macam-Macam Puasa Sunnah yang Bisa Dikerjakan Seorang Muslim

Sebagai seorang muslim, kita tentu memiliki tanggung jawab untuk melaksanakan ibadah-ibadah yang sifatnya wajib, seperti shalat, puasa di bulan Ramadan, membayar zakat, serta menunaikan ibadah haji jika mampu. Nah, di samping ibadah-ibadah wajib tersebut, ternyata ada juga lho ibadah sunnah yang jika rutin dilaksanakan akan semakin menyempurnakan ibadah wajib kita di mata Allah SWT.

Macam-macam puasa

Hikmah Puasa Sunnah (lamankongsi.com)

Dalam sebuah hadis bahkan disebutkan bahwa ibadah sunah akan semakin mendekatkan seorang hamba kepada Tuhannya:

Hamba-Ku senantiasa mendekatkan diri pada-Ku dengan amalan-amalan sunnah sehingga Aku mencintainya. Jika Aku telah mencintainya, maka Aku akan memberi petunjuk pada pendengaran yang ia gunakan untuk mendengar, memberi petunjuk pada penglihatannya yang ia gunakan untuk melihat, memberi petunjuk pada tangannya yang ia gunakan untuk memegang, memberi petunjuk pada kakinya yang ia gunakan untuk berjalan. Jika ia memohon sesuatu kepada-Ku, pasti Aku mengabulkannya dan jika ia memohon perlindungan, pasti Aku akan melindunginya” (HR. Bukhari no. 2506)

Sahabat, selain shalat sunah yang dikerjakan pada waktu-waktu tertentu, ada juga puasa sunah yang pelaksanaannya pun disesuaikan dengan waktu, kondisi, serta niat puasanya. Ada pun jenis-jenis puasa sunah tersebut di antaranya:

Puasa Senin Kamis

Puasa pada hari Senin dan Kamis adalah puasa yang sering dilaksanakan Rasulullah SAW. Dalam sebuah hadis sahih disebutkan bahwa Rasul menyukai puasa pada kedua hari ini karena Senin dan Kamis adalah hari ketika amal perbuatan manusia dilihat.

Berbagai amalan dihadapkan (pada Allah) pada hari Senin dan Kamis, maka aku suka jika amalanku dihadapkan sedangkan aku sedang berpuasa.” (HR. Tirmidzi no. 747)

Puasa 3 Hari Setiap Bulan Hijriyah

Setiap umat muslim dianjurkan untuk melaksanakan puasa selama 3 hari pada setiap bulan Hijriyah, sebagaimana tertuang dalam hadis Rasul dari Abu Hurairah RA:

Kekasihku (yaitu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam) mewasiatkan padaku tiga nasehat yang aku tidak meninggalkannya hingga aku mati: [1] berpuasa tiga hari setiap bulannya, [2] mengerjakan shalat Dhuha, [3] mengerjakan shalat witir sebelum tidur.” (HR. Bukhari no. 1178)

Baca juga:

Biaya Umroh Reguler

Macam-macam Puasa Sunnah

Puasa Daud

Puasa Daud adalah puasa yang dilaksanakan secara berselang; misalnya hari ini puasa, besok tidak, dan begitu seterusnya. Puasa ini sangat dianjurkan Rasulullah, sebagaimana terdapat dalam hadis yang artinya:

Puasa yang paling disukai oleh Allah adalah puasa Nabi Daud. Shalat yang paling disukai Allah adalah Shalat Nabi Daud. Beliau biasa tidur separuh malam, dan bangun pada sepertiganya, dan tidur pada seperenamnya. Beliau biasa berbuka sehari dan berpuasa sehari.” (HR. Bukhari no. 3420 dan Muslim no. 1159)

Puasa di Bulan Sya’ban

Ketika memasuki bulan Sya’ban, umat muslim disunahkan untuk berpuasa, sebagaimana sabda Rasul dalam hadis yang artinya:

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak biasa berpuasa pada satu bulan yang lebih banyak dari bulan Sya’ban. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa pada bulan Sya’ban seluruhnya.” (HR. Bukhari no. 1970 dan Muslim no. 1156)

Puasa 6 Hari di Bulan Syawal

Rasulullah SAW bersabda yang artinya:

Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia seperti berpuasa setahun penuh.” (HR. Muslim no. 1164)

Puasa Arafah

Tata Cara Haji

Puasa Sunnah

Puasa Arafah merupakan puasa yang dilaksanakan pada tanggal 9 Zulhijah. Keutamaan puasa ini adalah akan menghapuskan dosa setahun lalu dan setahun yang akan datang.

Itu dia macam-macam puasa sunnah yang bisa dikerjakan oleh seorang muslim. Semoga Allah memberikan hidayah dan pertolongan kepada kita semua agar senantiasa mampu menjalankan perintah-Nya. Amin

Tinggalkan Balasan