Umroh Murah

Rukun Pelaksanaan Ibadah Haji dan Umroh

Ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam yang hukumnya wajib untuk dilakukan oleh seluruh muslim, terutama mereka yang memiliki kemampuan fisik dan finansial yang mencukupi. Pada pembahasan kali ini, kita akan membahas rukun-rukun dari Haji Tamattu, jenis haji yang paling dianjurkan. Haji Tamattu artinya mengerjakan umroh pada bulan-bulan haji seperti Syawal, Zulkaidah, dan 10 hari pertama bulan Zulhijah. Lalu dilanjutkan dengan mengerjakan haji pada tahun yang sama, yang diakhiri dengan penyembelihan hewan kurban di hari Idul Adha.

Paket Haji dan Umroh

Paket Haji dan Umroh

Berikut rukun-rukun dalam pelaksanaan Haji Tamattu yang perlu Anda ketahui:

1. Ihram

Pada hari pertama, para jemaah haji wajib melaksanakan Ihram. Pakaian ihram bagi laki-laki terdiri dari dua lembar kain tanpa jahitan yang dikenakan untuk menutupi aurat. Sementara bagi wanita, pakaian ihram diharuskan menutupi seluruh bagian tubuh kecuali telapak tangan dan wajah.

2. Pelaksanaan Umroh

    • Tawaf: Ketika jemaah haji atau umroh tiba di Mekkah, mereka diwajibkan untuk melaksanakan tawaf sebagai tanda penghormatan terhadap Masjidil Haram. Tawaf dilakukan dengan cara mengelilingi Kakbah sebanyak tujuh kali, berlawan arah dengan jarum jam; atau menjadikan Kakbah berada di sebelah kiri. Setelah itu, jemaah diwajibkan menuju Maqam Ibrahim dan melaksanakan salat dua rakaat.
    • Sa’i: Sa’i memiliki makna berjalan atau berlari kecil di antara bukit Safa dan Marwah sebanyak tujuh kali. Setelah melaksanakan Sa’i, jemaah pria mengakhiri ibadah umroh dengan mencukur rambut.

3. Pergi ke Mina di Hari Tarwiah

Para jemaah yang melaksanakan Haji Tamattu diwajibkan untuk berihram pada tanggah 8 Zulhijah atau yang disebut juga dengan Hari Tarwiah, dan pergi ke Mina pada pagi berikutnya. Setibanya di Mina, para jemaah melaksanakan salat zuhur, asar, magrib, dan isya pada tanggal 8 Zulhijah, dan salat subuh pada tanggal 9 Zulhijah. Para jemaah menetap di Mina hingga tanggal 9 Zulhijah lalu melanjutkan kembali perjalanan menuju Arafah.

Umroh Murah

Umroh Murah

4. Wukuf di Padang Arafah

Di Arafah, para jemaah melaksanakan wukuf, atau berdiam diri dengan melakukan zikir, doa, dan ibadah lainnya pada tanggal 9 Zulhijah. Saat wukuf, para jemaah diharapkan dapat merenungi semua kesalahan yang pernah dilakukan dan bertaubat pada Allah Swt.

5. Bermalam di Muzdalifah

Seusai melaksanakan wukuf di Arafah, para jemaah haji selanjutnya menuju Muzdalifah untuk bermalam. Para jemaah dianjurkan untuk berjalan pelan dan melantunkan kalimat talbiyah selama perjalanan menuju Muzdalifah. Di Muzdalifah, jemaah melaksanakan salat Maghrib dan Isya dengan cara dijamak, dan bermalam sebelum melanjutkan perjalanan ke Mina untuk melaksanakan lempar jumrah.

6. Melempar Jumrah Aqabah

Pada tanggal 10 Zulhijah, para jemaah haji melaksanakan ritual lempar Jumrah Aqabah dengan melontarkan tujuh buah kerikil sambil mengucapkan takbir. Para jemaah dapat mengambil kerikil ketika di Muzdalifah atau sesampainya di Mina.

7. Melaksanakan Kurban

Seusainya melontar Jumrah Aqabah, jemaah haji diwajibkan untuk berkurban sapi, domba, atau binatang ternak lainnya, baik atas nama pribadi maupun berkelompok.

8. Tahalul

Rukun terakhir yang dilaksanakan pada hari ke sepuluh Zulhijah adalah Tahalul, atau mencukur rambut. Melempar jumrah, berkuban, dan mencukur sebaiknya dilakukan secara berurutan. Jika dilakukan dengan urutan tertentu pun sebenarnya dibolehkan.

Rukun Umroh dan Haji

Rukun Umroh dan Haji

Meski tampak sederhana, aplikasi android bisa sangat membantu para calon jemaah haji.

Baca juga:

9. Tawaf Ifadhah

Tawaf Ifadhah merupakan dasar dari pelaksanaan ibadah haji. Tawaf dilakukan pada tanggal 10 Zulhijah dengan cara mengelilingi Kakbah sebanyak tujuh kali dan salat dua rakaat di Maqam Ibrahim.

10. Kembali ke Mina

Para jemaah haji diharuskan kembali ke Mina dan menghabiskan hari Tasyrik (11, 12, 13 Zulhijah). Di hari-hari tersebut, para jemaah melaksanakan lempar jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah.

11. Tawaf Wada’

Tawaf Wada’ atau disebut juga tawaf perpisahan merupakan rukun terahhir dalam ibadah haji. Diriwayatkan oleh Bukhari dari Ibnu Abbas: “Jemaah haji diwajibkan untuk melaksanakan tawaf sebelum meninggalkan Mekkah, kecuali para wanita yang mendapatkan haid.”

Semoga pembahasan di atas dapat membantu Anda dalam mempersiapkan keberangkatan ibadah haji dan umroh.

Tinggalkan Balasan