Yuk! Mengenal Macam-Macam Sabar dalam Islam

Anda pasti pernah atau bahkan sering mendengar kata-kata seperti “sabar ada batasnya” atau “habis kesabaranku”. Benarkah ungkapan tersebut? Apakah Anda meyakininya? Jika ya, Anda perlu tahu bahwa sabar dalam Islam itu tak terbatas.

Buktinya kerap dijelaskan para ulama dari Alquran, Hadis, dan tuntutan Islam lainnya. Contohnya seperti firman Allah di surat Az-Zumar ayat 10 berikut ini:

قُلْ يَا عِبَادِ الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا رَبَّكُمْ لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا فِي هَذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَةٌ وَأَرْضُ اللَّهِ وَاسِعَةٌ إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ

“Katakanlah: Hai hamba-hamba-Ku yang beriman. bertakwalah kepada Tuhanmu. Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.”

Untuk itu, sebagai seorang Muslim alangkah baiknya kita mengusahakan dan menanamkan sikap sabar ini. Sikap yang dicintai Allah dan dianjurkan untuk dipelajari. Tapi, sabar tidak ada pendidikan formalnya dan tergolong pelajaran yang berat saat diamalkan.

Satu-satunya cara mempelajari dan mengamalkannya ialah dengan mengenal macam-macam sabar. Seperti yang dijelaskan Rasulullah SAW, sabar terbagi dalam 3 macam, yakni:

Sabar dalam Ketaatan

Bersabar

Bersabar

Seorang hamba hampir dipastikan tidak bisa mengerjakan segala perkara yang diperintahkan oleh-Nya, kecuali dengan bersabar dan bertakwa. Mereka yang mengerjakan ibadah dan perintah Allah pastinya akan mendapatkan ujian dan godaan. Cara melewatinya ialah dengan sabar dan takwa.

إِنْ تَمْسَسْكُمْ حَسَنَةٌ تَسُؤْهُمْ وَإِنْ تُصِبْكُمْ سَيِّئَةٌ يَفْرَحُوا بِهَا ۖ وَإِنْ تَصْبِرُوا وَتَتَّقُوا لَا يَضُرُّكُمْ كَيْدُهُمْ شَيْئًا ۗ إِنَّ اللَّهَ بِمَا يَعْمَلُونَ مُحِيطٌ

“Jika kamu memperoleh kebaikan, niscaya mereka bersedih hati, tetapi Jika kamu mendapat bencana, mereka bergembira karenanya. Jika kamu bersabar dan bertakwa, niscaya tipu daya mereka sedikit pun tidak mendatangkan kemudaratan kepadamu. Sesungguhnya Allah mengetahui segala apa yang mereka kerjakan.” (Al-Imran: 120)

Manusia umumnya sulit memaafkan kesalahan orang lain yang menyakitinya dan berat mendoakan kebaikan kepada mereka yang menyakitinya, dengan ikhlas

Baca Juga:

Berdoa

Berdoa

Sabar dari Segala yang Dilarang

Makanan minuman haram - halhalal

Makanan minuman haram – halhalal

Hawa nafsu yang sumbernya dari tipu daya setan itu menyeret manusia untuk berbuat kemaksiatan. Misalnya berzina, makan dan minum yang haram, dan sebagainya. Hal-hal yang dibenci Allah dan membuat seorang hamba jauh dari rida-Nya. Untuk bisa menghadapi rintangan ini dibutuhkan trik mengamalkan ilmu sabar dalam Islam.

Sabar dari Musibah

Musibah merupakan salah satu ketetapan dari Allah yang wajib dihadapi dengan kesabaran. Seberat apapun sebuah musibah yang menimpa tiap-tiap manusia, tentu ada solusinya. Ingat salah satu bunyi surat Al Baqarah ayat 286 yang menyebutkan bahwa Allah tidak akan membebani seseorang, melainkan sesuai dengan kesanggupannya.

Ada dua jenis musibah yang perlu dihadapi dengan kesabaran, antara lain:

  1. Musibah yang datang langsung dari Allah

    Contohnya seperti penyakit, tertimpa bencana, dan sebagainya. Musibah ini umumnya lebih mudah dijalani, karena umat muslim kebanyakan sudah paham jika musibah bagian dari takdir yang harus dihadapi. Menjadi pribadi yang lebih sabar dengan kekuatan cinta seorang hamba pada Allah.

  2. Musibah berupa tindakan manusia yang mengganggu

    Inilah jenis musibah yang sulit untuk diamalkan dengan ilmu sabar dalam Islam. Jiwa manusia cenderung mengingat pihak yang menyakiti, enggan dikalahkan, dan sebagainya. Manusia umumnya sulit memaafkan kesalahan orang lain yang menyakitinya dan berat mendoakan kebaikan kepada mereka yang menyakitinya, dengan ikhlas. Padahal, ketika diamalkan tidak hanya mendapatkan pahala berlimpah, tapi juga pertolongan, petunjuk, kebahagiaan, keamanan, kekuatan, dan cinta dari Allah SWT.

Berdoa - Youtube

Berdoa – Youtube

Dibutuhkan niat, takwa, dan perjuangan yang sungguh-sungguh, untuk bisa lebih bersabar di setiap urusan. Mungkin Anda merasa sakit, lelah, dan bingung, namun semua akan berbuah indah ketika bersabar, sembari menemukan solusi. Ingat, sabar dalam Islam tidak ada batasnya dan semoga kita semua bisa mengamalkannya.

Tinggalkan Balasan