Hikmah di Balik Syariah Kewajiban Haji

Ibadah haji jika dilakukan menurut syariah Islam yang benar sebenarnya mengandung makna dan hikmah yang luar biasa. Apa saja hikmah dibalik syariah kewajiban haji? Berikut ulasannya.

Ihram

Penggunaan pakaian ihram yang berwarna putih dan memiliki model yang sama ternyata mengandung banyak makna. Warna putih melambangkan kesucian diri dalam menghadap Allah SWT untuk melaksanakan ibadah haji. Model baju ihram yang sama menunjukkan kesetaraan atau tidak adanya perbedaan derajat manusia di mata Allah SWT, kecuali amal ibadahnya.

Pemimpin dalam Haji dan Umroh

Haji dan Umroh

Bacaan Talbiah

Bacaan talbiah yang dikumandangkan setiap melakukan tawaf melambangkan sikap tunduk dan patuh manusia kepada penciptanya yaitu Allah SWT.

Tawaf dan Sai

Tawaf dan sai merupakan rangkaian ibadah yang memiliki makna tentang kesetiaan hamba dalam berjuang mencari ridho Allah SWT

Wukuf

Wukuf di padang Arafah memiliki makna kepasrahan hamba kepada Rabb-nya yang  Mahakuasa.

Lempar Jumrah

Ibadah melempar jumrah melambangkan kebencian manusia terhadap tipu daya setan dan perbuatan tercela akibat hasutan iblis dan setan.

Di balik banyaknya hikmah yang terkandung dalam semua rangkaian ibadah haji, terdapat hikmah yang luar biasa. Berikut hikmah ibadah haji yang bisa kita teladani:

Meningkatkan Keimanan

Rangkaian ibadah haji dapat membuat seseorang merasa semakin dekat dengan pencipta-Nya. Rasa dekat kepada Allah SWT dan kenikmatan menjalankan ibadah haji dapat menambah ketebalan iman seorang muslim.

Menghapus Dosa

Melaksanakan ibadah haji juga dapat menggugurkan dosa seseorang. Hal ini termaktub dalam hadits shahih.

“Barang siapa yang pergi haji dan dia tidak mengeluarkan kata-kata keji dan perbuatan dosa, maka akan diampunkan dosa-dosanya seperti dia baru dilahirkan oleh ibunya” (HR. Bukhari dan Muslim, HR. At-Tirmizi, HR. Ibnu Majah).

Jadi, melaksanakan ibadah haji tidak hanya mendapatkan pahala, tetapi juga dapat menjadi penghapus dosa.

Baca juga:

Haji dan Umroh Mengajarkan Kepemimpinan

Ibadah Haji

Meningkatkan Kerukunan Umat Islam

Rangkaian ibadah haji yang sama bagi seluruh umat di dunia dapat meningkatkan kebersamaan dan persatuan umat Islam dari seluruh dunia. Apalagi, ketika umat muslim dari seluruh dunia dipertemukan dalam satu tempat ibarat pertemuan para saudara, karena sejatinya sesama umat muslim adalah saudara.

Memahami Kesetaraan Manusia

Penggunaan pakaian ihram yang memiliki model satu jenis saja menunjukkan bahwa semua manusia memiliki harkat dan martabat yang sama di hadapan Allah SWT. Yang membedakan hanyalah amal ibadahnya. Hal ini mengajarkan tentang kesetaraan manusia dan mencegah terjadinya diskriminasi.

Menumbuhkan Semangat Berkorban

Ibadah haji membutuhkan banyak pengorbanan. Pengorbanan uang, waktu, tenaga, pikiran, serta membutuhkan kegigihan dan keuletan agar dapat melaksanakan rangkaian ibadah haji secara sempurna. Hal ini dapat menumbuhkan semangat berkorban pada diri setiap hamba-Nya.

Meningkatkan Keikhlasan dalam Beribadah

Ibadah haji bukanlah ibadah yang ringan. Ibadah ini merupakan ibadah suci penuh perjuangan tetapi mengandung kenikmatan yang luar biasa. Ibadah suci ini dapat mendorong kebaikan dan keikhlasan hamba-Nya dalam melaksanakan seluruh perintah-Nya.

Meningkatkan Solidaritas Antar Sesama Muslim

Saat pelaksanaan ibadah haji, seluruh umat muslim dari seluruh dunia bersatu padu untuk melaksanakan ibadah suci. Di sinilah muncul rasa solidaritas dan saling peduli antar sesama muslim dalam melaksanakan ibadah dengan tujuan yang sama yaitu menjadi haji yang mabrur.

Pemimpin Ibadah Adalah Pemimpin Tanpa Gelar

Syariah Haji

Meningkatkan Kedisiplinan

Rangkaian ibadah haji yang meliputi rukun haji, sunah, dan wajib haji yang harus dilaksanakan tepat waktu dapat meningkatkan kedisiplinan jamaah dalam melaksanakan ibadah.

Demikian ulasan mengenai makna dan hikmah dibalik syariah kewajiban haji. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan