Beberapa tahun belakangan, mengunjungi dan berwisata keluar negeri ala backpacker atau liburan murah meriah semakin diminati oleh banyak orang. Selain murah, liburan ala backpacker juga dianggap praktis dan fleksibel karena biaya dan rencana perjalanan bisa kita atur sendiri tanpa bantuan agen perjalanan atau travel wisata. Selain liburan ala backpacker, belakangan kita juga sering mendengar umrah ala backpacker.

paket umroh murah april surabaya
Perjalanan Umroh

Sama halnya dengan liburan ala backpacker, umrah backpacker banyak diminati orang karena tidak membutuhkan biaya sebanyak umrah biasa. Tujuan umrah hemat ala backpacker memang untuk memotong biaya akomodasi, penginapan, bahkan tiket pesawat yang dianggap terlalu mahal dan tidak efisien. Biaya umroh backpacker bisa diminimalkan mulai dari 5 sampai 7 juta lebih murah daripada umrah biasa.

Meskipun kelihatannya murah dan minim risiko, umrah ala backpacker juga memiliki banyak kekurangan yang mungkin sangat merugikan bagi sebagian orang. Ambil contoh tiket pesawat, untuk menekan biaya, para jemaah umrah backpacker biasanya mencari tiket pesawat paling murah untuk terbang ke Arab Saudi. Tiket pesawat yang murah biasanya membutuhkan 3 sampai 4 kali transit untuk sampai ke Tanah Suci.

Proses transit ini biasanya melelahkan, bahkan di sebagian bandara proses transit bisa memakan waktu sampai 17 jam dengan fasilitas yang tidak memadai. Selain tiket pesawat, para jemaah umrah backpacker selalu memilih hotel yang paling murah di Tanah Suci. Karena murah, hotel tersebut biasanya berlokasi jauh dari Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Sehingga para jemaah umrah backpacker harus menempuh jarak sekitar 4-6 kilometer jika ingin mengunjungi Ka’bah.

Tiket pesawat yang murah biasanya membutuhkan 3 sampai 4 kali transit untuk sampai ke Tanah Suci.

Baca juga:

Tips Umroh Backpacker
Tips Umroh Backpacker

Semua kekurangan yang dimiliki umrah ala backpacker ini bisa menjadi poin negatif bagi sebagian orang. Tapi bagi sebagian lainnya, kekurangan tersebut bisa saja dianggap sebagai tantangan yang akan memperkaya pengalaman perjalanan mereka terutama dalam hal berumrah dengan biaya seminimal mungkin.

Meskipun konsep backpacker adalah melakukan perjalanan semurah mungkin tanpa bantuan dari agen atau travel wisata, saat ini banyak agen travel umrah yang menawarkan paket umrah backpacker karena tingginya minat para jemaah untuk pergi ke Tanah Suci dengan biaya seminimal mungkin. Biaya umroh backpacker yang ditawarkan para travel umrah itu juga tidak berbeda jauh dengan biaya umrah ala backpacker biasa.

Salah satu travel umrah yang menawarkan paket umrah backpacker adalah Menara Wisata. Kunci biaya umrah murah ala backpacker yang ditawarkan Menara Wisata terletak pada strategi pengelolaan biaya umrahnya. Menara Wisata membantu para jemaahnya memerinci biaya umrah dan akomodasi selama di Tanah Suci secara transparan. Dari perincian tersebut, jemaah umrah dan pihak Menara Wisata dapat melakukan penyesuaian harga agar jemaah tetap bisa mendapatkan harga termurah.

Selain melakukan penyesuaian biaya umroh backpacker, Menara Wisata juga membantu para jemaah melakukan pengurusan visa dan pemesanan tiket maskapai penerbangan termurah. Meskipun murah, Menara Wisata tetap mengusahakan agar para jemaah tetap merasakan kenyaman selama melakukan ibadah umrah di Tanah Suci. Untuk mendapatkan tiket paling murah, Menara Wisata biasanya memesan tiket minimal 3 bulan sebelum jemaah berangkat ke Tanah Suci.

Travel Umroh Jakarta yang Bagus
Belajar Haji dan Umroh

Jadi, bagi Anda yang ingin merasakan petualangan seru dengan berumrah ala backpacker, tetapi tidak ingin direpotkan dengan biaya-biaya dan tetap bisa khusyuk saat beribadah umrah, menggunakan paket umrah backpacker dari sebuah agen layanan umrah adalah pilihan terbaik yang bisa Anda ambil.

Entah menggunakan jasa travel umrah atau mandiri, dengan adanya konsep umrah ala backpacker semua orang kini bisa berangkat umrah dengan mudah dan murah. Selama ada tabungan dan kemauan.

Beberapa tahun belakangan, pergi ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji kecil atau umrah menjadi sebuah tren baru di kalangan umat Islam Indonesia. Hampir setiap bulan, puluhan travel umrah memberangkatkan puluhan jemaahnya ke Tanah Suci. Apalagi saat memasuki Bulan Ramadan, terhitung jutaan muslim Indonesia memilih untuk berpuasa di Tanah Suci sekaligus melaksanakan ibadah umrah.

Mendekat Kepada Allah di Kala Muda
Tips Umroh

Tingginya antusiasme muslim Indonesia untuk pergi umrah justru menjadi ladang bisnis bagi para penyedia jasa layanan umrah. Di Jakarta saja, ada ratusan travel umrah yang berlomba-lomba menawarkan jasanya dengan pilihan harga paket mulai dari yang paling murah sampai paling mahal. Belum lagi paket umrah plus mereka yang biasanya dikombinasikan dengan paket liburan ke negara-negara di Timur Tengah.

Hal ini tentu saja memudahkan kita sebagai umat Islam yang sedang ingin berumrah. Karena kita memiliki banyak pilihan jasa travel jika ingin pergi melaksanakan ibadah umrah ke Tanah Suci. Meskipun begitu kita harus tetap berhati-hati, karena saat ini banyak ditemukan travel umrah tidak resmi yang melakukan penipuan dengan iming-iming biaya umrah murah.

Agar terhindar dari penipuan semacam itu, kita harus tahu rincian biaya umroh dan biaya umrah resmi yang ditetapkan oleh pemerintah. Kita juga harus aktif mencari tahu apakah sebuah jasa layanan umrah memiliki izin resmi dari Kementerian dan Departemen terkait. Jangan sampai maksud hati ingin beribadah ke tanah suci, kita malah lontang-lantung di bandara karena menjadi korban penipuan.

Lalu berapa biaya umrah resmi yang ditetapkan pemerintah Indonesia? Kementerian Agama bersama Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Indonesia (Amphuri) melalui UU No. 13 Tahun 2008 telah menetapkan standar pelayanan ibadah haji dan umrah. Dalam undang-undang tersebut ditetapkan juga biaya minimal umrah, yaitu sebesar USD 1.700.

Penting bagi calon jemaah untuk mengetahui rincian biaya umroh dan biaya resmi yang ditetapkan pemerintah, agar jangan sampai maksud hati ingin beribadah ke tanah suci, malah lontang-lantung di bandara karena menjadi korban penipuan

Baca juga:

ONH Plus
Rincian Biaya Umroh

Jika dihitung secara matematis dan melihat rincian biaya umroh yang dibutuhkan sebelum dan selama kita di Tanah Suci, harga USD 1.700 yang ditetapkan pemerintah adalah akumulasi biaya yang paling masuk akal. Untuk tiket pesawat pulang pergi ke Arab Saudi saja paling tidak kita membutuhkan dana sekitar USD 1.000, dengan mengambil harga tiket termurah dari maskapai penerbangan kelas ekonomi.

Sisanya sebesar USD 700 dapat digunakan untuk menyewa penginapan, transportasi, dan biaya-biaya lain yang dikeluarkan selama beribadah di Tanah Suci. Harga USD 1.700 tersebut belum termasuk konsumsi dan biaya oleh-oleh atau belanja yang biasa dilakukan para jemaah jika mereka pergi ke Tanah Suci. Jadi, secara logika tidak mungkin kita bisa berangkat umrah dengan biaya di bawah USD 1.700.

Penetapan biaya minimal ini dilakukan agar sebagai konsumen kita dapat berhati-hati dan tidak mudah tergiur jika ada travel umrah yang menawarkan harga di bawah harga standar minimal yang ditetapkan pemerintah. Lalu, kenapa ada agen travel umrah yang menetapkan harga di atas USD 2.000 untuk biaya umrah?

Hal ini mungkin saja terjadi, apalagi jika travel tersebut menawarkan layanan yang mewah, seperti tiket pesawat kelas bisnis, hotel bintang lima, sampai akomodasi dan uang saku tambahan selama di Tanah Suci. Harga di atas USD 2.000 adalah harga yang wajar, selama rincian biaya umroh masuk akal dan fasilitas yang ditawarkan juga sepadan.

al rawasi depan
Penginapan Umroh

Ada beberapa contoh travel umrah terbaik di Indonesia yang mungkin bisa Anda manfaatkan jasanya di masa yang akan datang. Misalnya, Afi Tour, Maktour, dan Arminareka, atau travel umrah milik Ustaz-Ustaz terkenal seperti Adz Zikra milik Ustaz Arifin Ilham dan Daqu Travel milik Ustaz Yusuf Mansur. Paket-paket mereka bisa Anda temukan di Umroh Travel.

Umrah backpacker saat ini cukup populer dan ngetrend di kalangan kawula muda. Selain cukup hemat di kantong, umrah backpacker memberikan keuntungan jadwal yang fleksibel dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan kita. Umrah backpacker juga memberikan keseruan dan tantangan tersendiri, salah satunya yaitu menjadi pemburu tiket umroh murah. Berikut beberapa tips bagi pemburu tiket umroh agar mendapatkan tiket dengan harga super miring:

Jangan Lewatkan Promo Maskapai Penerbangan

AirAsia landasan
Tiket Promo Air Asia

Beberapa maskapai penerbangan sering memberikan promo penerbangan menuju Jeddah dan sebaliknya. Salah satu maskapai penerbangan yang cukup sering menawarkan promo adalah Air Asia. Promo low cost carrier yang ditawarkan Air Asia terbilang sangat murah yaitu Rp6.000.000,00 untuk tiket pesawat Jakarta-Jeddah pulang-pergi via Kuala Lumpur. Maskapai Air Asia dan Air Asia X pada tahun 2015 bahkan mendapat penghargaan ketujuh setelah enam tahun berturut-turut mendapat gelar maskapai penerbangan luar negeri berbiaya termurah di dunia.

Maskapai penerbangan berikutnya yang juga sering memberikan harga miring untuk tiket perjalanan umrah adalah Flynas. Flynas merupakan maskapai penerbangan resmi milik Arab Saudi selain Saudi Arabian Airlines. Flynas juga memiliki jalur penerbangan langsung menuju Jeddah atau Madinah. Keberangkatan dapat dipilih dari Jakarta atau Surabaya dan dalam waktu dekat akan dibuka jalur penerbangan di Medan, Makasar, dan Bali.

Maskapai penerbangan selanjutnya yang juga menawarkan tiket umrah dengan harga terjangkau adalah Mihin Lanka. Maskapai milik Sri Lanka ini menawarkan tiket Jakarta-Jeddah via Kolombo maupun Jakarta-Madinah via Kolombo dengan harga kurang dari 600 USD.

Usahakan Mendapat Tiket yang Langsung ke Bandara King Abdul Azis Jeddah

Saat membeli tiket pesawat, lebih baik jika Anda memilih penerbangan yang langsung menuju bandara King Abdul Aziz atau Prince Mohammad bin Abdul Aziz di Madinah. Hal ini berkaitan dengan ketentuan bahwa visa umrah hanya bisa masuk melalui kedua bandara tersebut.

Semakin Sering Transit maka Semakin Murah Biaya Perjalanan Anda

Anda bisa mencoba transit dari bandara negara-negara non muslim untuk mendapatkan harga tiket yang murah. Misal, dari Jakarta terbang ke Bangkok, Manila, Singapura. Di negara-negara yang mayoritas penduduknya non muslim tersebut, tiket menuju Jeddah atau Madinah sering kali dibanderol dengan harga yang cukup murah kurang dari 400 USD.

Transit dari bandara negara-negara non muslim adalah salah satu cara jitu untuk mendapatkan harga tiket yang murah.

Baca juga:

Al Madinah
Jamaah Umroh Backpacker (gadoga-wildansari.blogspot.com)

Hubungi Agen Perjalanan sebelum Membeli Tiket Langsung di Maskapai Penerbangan

Sebelum Anda memutuskan untuk membeli tiket pesawat umrah langsung dari maskapai penerbangan resmi, ada baiknya jika Anda mencoba menanyakan kepada agen perjalanan berapa harga tiket yang mereka tawarkan. Terkadang harga yang ditawarkan agen perjalanan bisa lebih murah dibanding harga resmi di situs web maskapai penerbangan.

Siapkan Dana dan Kartu Pembayaran yang Dapat Digunakan di Tanah Suci

Sebelum berangkat melaksanakan ibadah umrah, siapkan dana yang sekiranya dibutuhkan selama berada di Tanah Suci. Tukar uang rupiah dengan uang Riyal sebagai bekal selama berada di Tanah Suci. Jika Anda tidak sempat menukar uang, Anda bisa membawa uang pecahan Rp50.000,00 dan Rp100.000,00, karena sebagian besar pedagang di Arab Saudi menerima pembayaran dengan uang tersebut.

Sebaiknya Anda memang membawa uang secukupnya, selebihnya bawa kartu debit atau kartu ATM yang bisa Anda gunakan di Arab Saudi. Salah satu bank yang ATM-nya bisa digunakan di Arab Saudi adalah Bank Muamalat.

Bergabung dengan Komunitas

Paket Umroh Reguler Murah
Komunitas Umroh Backpacker

Anda sebaiknya juga bergabung dengan komunitas para pencinta umrah backpacker agar mendapatkan informasi terkait jadwal, tiket penerbangan, penginapan yang direkomendasikan, serta hal-hal lain yang berkaitan dengan umrah backpacker. Beberapa komunitas yang cukup terkenal mewadahi para calon jamaah umrah backpacker adalah komunitas “Ayo ke Mekah” dan “Pemburu Tiket Umroh”.

Demikian beberapa tips untuk para pemburu tiket umroh murah. Semoga bermanfaat.

Tidak dapat diingkari jika dewasa ini, animo masyarakat mengunjungi Tanah Suci Mekkah semakin meningkat. Apalagi, banyak “pihak” seakan ikut berkontribusi di dalamnya. Ini mencakup kemunculan banyak maskapai penerbangan bertarif rendah, diskon atau potongan harga penginapan, travel agent berbujet terjangkau, hingga tips mengelola intinerary serta anggaran perjalanan. Hasilnya, ibadah umrah yang mulanya dianggap “sulit” lantaran berbiaya mahal, jadi terasa memungkinkan bagi semua orang.

gambar haji
Ibadah Umrah

Nah, berbeda dari umrah konvensional, kita mengenal istilah umrah backpacker sebagai solusi bepergian ke Tanah Suci berbiaya murah. Salah satu penyebabnya, yakni kendali pengurusan elemen perjalanan yang seluruhnya berada di tangan Anda. Ini artinya, Anda tidak perlu lagi menyewa atau justru “membayar” jasa travel agent–kecuali pada kasus tertentu semisal pengurusan visa.

Lantas apa yang harus dipersiapkan agar umrah backpacker berjalan dengan lancar dan tentunya murah? Berikut adalah 14 tips umrah backpacker jitu yang dapat Anda praktikkan.

1. Mengurus Visa

Lantaran menjadi dokumen penting untuk berkunjung ke Tanah Suci, Anda perlu mengecek dan mengurus visa dan paspor terlebih dulu. Nah, untuk hal yang satu ini, Anda harus sedikit lebih jeli. Pasalnya, pemerintah Saudi Arabia tidak memberlakukan VoA (Visa on Arrival) untuk kunjungan apa pun–entah itu umrah, haji, atau kunjungan biasa. Adapun visa wajib diurus terlebih dulu di Kedutaan Besar Saudi Arabia.

Masalah muncul saat proses pengurusan ini tidak bisa dilakukan secara perorangan. Karenanya, untuk mengakali urusan visa yang harus dilakukan secara kolektif ini Anda memerlukan sedikit “campur tangan” para travel agent. Jangan khawatir, sebab ada banyak, kok biro perjalanan yang akan membantu Anda. Sebagai penggantinya, Anda akan dikenakan sejumlah biaya, meski secara resmi visa umrah untuk warga Indonesia adalah gratis.

Pilih agen perjalanan yang tepercaya agar Anda tidak mendapatkan kendala selama di perjalanan, karena saat ini kita perlu waspada dengan maraknya penipuan terhadap jemaah haji dan umroh.

Beberapa catatan yang harus Anda perhatikan saat mengurus visa:

  1. Pastikan Anda sudah terlebih dulu memesan hotel di Mekkah atau Madinah. Jangan lupa mencetak bukti booking dan membawanya saat mengurus visa.
  2. Pastikan Anda memiliki nama dengan tiga suku kata. Bagi yang tidak, Anda dapat “menambahkan” nama orang tua Anda di kantor imigrasi terdekat, dengan syarat: menunjukkan akta kelahiran dan kartu keluarga.
  3. Untuk wanita, pastikan Anda akan didampingi oleh muhrim. Ini dapat berupa saudara laki-laki, ayah, suami, atau paman.

2. Perhitungkan Waktu Keberangkatan

Pada waktu-waktu tertentu seperti bulan Ramadan banyak orang yang melaksanakan ibadah umroh. Pada saat musim ramai tersebut biasanya harga tiket akan dibanderol dengan harga yang cukup tinggi, demikian juga dengan biaya pembuatan visa. Karena ibadah umroh bukan merupakan ibadah yang waktunya ditentukan secara khusus seperti ibadah haji maka Anda dapat memilih waktu keberangkatan umroh di saat-saat yang tidak terlalu ramai.

Berangkat umroh di waktu yang tidak terlalu ramai tidak hanya dapat memangkas biaya perjalanan tetapi juga dapat memberikan kesempatan ibadah yang lebih khusuk karena Anda tidak perlu berdesakan saat melaksanakan ibadah di tanah suci. Terdapat periode high dan low season yang harus Anda pertimbangkan saat ingin berangkat umrah. Pemilihan periode yang tepat tentu saja berdampak pada harga tiket pesawat, biaya penginapan, makan, hingga risiko kesehatan yang rendah.

Sebagai gambaran, low season biasanya berlangsung di bulan Februari hingga Maret, sementara high season pada bulan Mei hingga Agustus.

Baca juga:

Mendekat Kepada Allah di Kala Muda
Doa Haji dan Umroh

3. Berburu Diskon dan Tiket Murah

Banyaknya maskapai yang menyediakan promo tiket hingga diskon murah bisa jadi solusi Anda menghemat bujet saat umrah backpacker. Salah satu trik: cobalah untuk mencari tiket saat tengah malam hingga subuh. Hitung-hitung, Anda bisa menemukan promo rute penerbangan langsung Jakarta-Jeddah–yang menghemat waktu transit.

Trik-trik lain yang dapat Anda lakukan adalah dengan membeli tiket promo, membeli tiket jauh hari sebelumnya, atau memilih keberangkatan dari negara yang cukup dekat dengan tanah suci.

4. Jangan Pergi Sendirian

Bagi para umrah backpacker, penting untuk tetap berbagi “biaya” dengan orang lain. Ini meliputi biaya makan, transportasi, hingga akomodasi berupa penginapan. Adapun bepergian secara berkelompok membantu meminimalkan risiko tersesat saat pergi ke Tanah Suci.

Anda dapat mencari rekan seperjalanan melalui forum atau komunitas umroh backpacker. Teman seperjalanan tidak hanya membuat Anda lebih tenang selama perjalanan ibadah, tetapi juga dapat saling membantu selama berada di tanah suci.

5. Cari Kenalan

Solusi lain dalam menghemat bujet adalah dengan mencari kenalan–jika perlu warga lokal. Ini bisa berupa saudara terdekat, teman, atau keluarga. Nah, siapa tahu dengan begitu, Anda bisa mendapatkan “tumpangan”, penginapan, hingga makan gratis selama di Tanah Suci.

6. Susun Itinerary

Susunlah itinerary secermat mungkin. Adapun itinerary (rencana perjalanan) Anda haruslah mampu mengakomodasi waktu beribadah, durasi perjalanan, pembagian jam istirahat/makan/dan salat, hingga rencana kepulangan.

Semakin cermat Anda menyusun itinerary, akan semakin hemat pula biaya perjalanan Anda. Semakin lama waktu singgah selama di Tanah Suci, maka semakin besar pula biaya yang harus Anda keluarkan. Sebaiknya pilih waktu singgah secukupnya dan utamakan untuk melaksanakan ibadah umroh bukan untuk travelling, berfoto, atau berbelanja.

kabah
Biaya Umroh Murah

7. Manfaatkan Transportasi Lokal

Ada banyak transportasi lokal yang bisa Anda manfaatkan, mulai dari Jeddah, Mekkah, dan Madinah. Ini bisa berupa bus eksekutif, angkutan umum, hingga taksi. Adapun salah satu tips, jangan lupa menawar taksi terlebih dulu–sekalipun taksi tersebut sudah menggunakan argometer.

8. Maksimalkan Fasilitas Umum

Jangan ragu untuk memanfaatkan fasilitas umum yang ada. Sebagai seorang backpacker, Anda bahkan bisa juga, lho menginap di masjid. Bukan hanya mendekatkan Anda pada tujuan beribadah yang sesungguhnya, di masjid tersedia pula beragam fasilitas untuk beristirahat, tidur, mandi, hingga makan!

9. Masak Makanan Sendiri

Ketimbang membeli makanan, ada baiknya memenuhi kebutuhan konsumsi harian Anda dengan memasak makanan sendiri. Jangan khawatir, sebab banyak, kok, penginapan yang juga menyediakan fasilitas mini pantry yang bisa Anda gunakan. Cukup membawa beberapa liter beras dan lauk-pauk yang tidak mudah basi. Adapun bujet yang tersisa dapat Anda manfaatkan untuk keperluan lain, semisal membeli oleh-oleh atau sesekali mencicip kuliner khas.

10. Menjaga Kesehatan

Selama melaksanakan ibadah umroh backpacker di tanah suci, jaga kesehatan Anda dengan baik. Jika Anda sakit, maka biaya yang perlu dikeluarkan selama Anda dirawat di rumah sakit, bisa jadi akan cukup besar.

11. Memilih Penginapan Murah

Salah satu keuntungan melaksanakan umroh backpacker adalah Anda dapat menentukan sendiri seluruh akomodasi, konsumsi dan transportasi yang Anda gunakan. Pilih penginapan yang murah dan bersih agar dapat menghemat pengeluaran.

12. Memilih Oleh-oleh Dengan Cermat

Saat membeli oleh-oleh untuk dibawa ke tanah air, beli oleh-oleh yang ringan, murah dan mudah dibawa sehingga anda tidak perlu mengeluarkan dana lagi untuk pengemasan atau mengirim paket.

13. Membuat Rencana Anggaran Perjalanan

Sebelum berangkat melaksanakan umroh backpacker, sebaiknya Anda membuat rencana anggaran pengeluaran sehingga Anda dapat menyiapkan dana yang dibutuhkan serta dapat mengontrol besarnya pengeluaran yang Anda keluarkan selama berada di Tanah Suci.

Paket Umroh Juli Surabaya
Perjalanan Umroh

14. Jangan Rewel!

Sesekali tidur maupun mandi di masjid, berjalan kaki, hingga memasak memasak sendiri makanan mungkin akan membuat Anda kaget. Namun, segeralah beradaptasi. Ingatlah kembali tujuan awal umrah Anda–yaitu beribadah.

Itulah 14 tips umrah backpacker yang dapat Anda praktikkan untuk menghemat biaya. Selamat mencoba!

Semua orang ingin melakukan umrah backpacker agar biaya ke tanah suci menjadi lebih hemat. Sayangnya, tidak semua orang tahu cara umrah backpacker yang benar. Misal bagaimana cara pengurusan visa, bagaimana membuat jadwal perjalanan, dan yang paling penting dari semuanya adalah bagaimana mendapatkan tiket murah. Berangkat ke tanah suci dengan tiket mahal sama saja Anda ikut umrah menggunakan agen travel.

 Untuk menghindari tiket yang mahal saat melakukan perjalanan umrah, ada baiknya Anda melakukan riset. Kalau Anda jeli, sebenarnya banyak maskapai yang menyediakan tiket murah namun pelayanannya tidak mudahan. Berikut lima maskapai yang bisa Anda jadikan referensi saat akan melakukan perjalanan umrah backpacker ke Tanah Suci. 

mihin lanka landasan
Tiket Murah Mihin Lanka

Air Asia

Sebagai maskapai dengan biaya termurah di dunia, Air Asia selalu membuat banyak calon penumpangnya kegirangan. Untuk perjalanan umrah ke Tanah Suci, Anda disarankan untuk menggunakan maskapai penerbangan ini sebagai referensi pertama. Biasanya Air Asia memberikan tiket promo perjalanan pulang-pergi dari Jakarta ke Jeddah di Arab Saudi sana. Tiket ini tidak sampai lebih dari USD 450 untuk perjalanan  berangkat dan pulang.  Menggunakan Air Asia akan membuat Anda benar-benar hemat sehingga biaya untuk pesawat bisa dipangkas hingga 50 persen.

Fly Dubai

Fly Dubai adalah salah satu maskapai penerbangan terbaik di dunia yang secara kualitas layanan sudah diakui. Meski terbaik, harga dari tiketnya tidak melambung tinggi, bahkan setingkat di bawah Air Asia. Murahnya harga tiket dari Fly Dubai membuat banyak orang menggunakan pesawat ini untuk melakukan umrah backpacker. Oh ya, Fly Dubai belum memiliki rute penebangan langsung dari Indonesia. Tapi Anda jangan khawatir, maskapai ini tetap bisa digunakan dengan cara transit. Anda bisa memilih naik Kuwait Airways terlebih dahulu sebelum menggunakan Fly Dubai yang memasang tarif USD 700 saja.

Murahnya harga tiket dari Fly Dubai membuat banyak orang menggunakan pesawat ini untuk melakukan umrah backpacker

Baca juga:

Travel Umroh Jakarta yang Bagus
Cara Umrah Backpacker

Mihin Lanka

Mihin Lanka adalah maskapai penerbangan dengan biaya termurah ketiga di dunia. Dengan pusat di Sri Lanka, pesawat ini kerap digunakan sebagai pesawat transit. Anda bisa menggunakan Mihin Lanha untuk perjalanan menuju Jeddah. Maskapai ini memasang tarif perjalanan pulang pergi sekitar USD 600. Anda bisa menggunakannya sebagai alternatif perjalanan yang murah jika saja Air Asia sudah tidak menyediakan promo atau tiketnya sudah diborong para pelancong.

Flynas

Untuk memberikan kemudahan kepada siapa saja yang ingin melakukan perjalanan wisata atau umrah, pemerintah Arab Saudi membuat maskapai penerbangan Flynas. Maskapai ini memberikan harga yang terbilang murah jika dibandingkan dengan maskapai milik Arab Saudi lainnya. Untuk rute perjalanan dari Jakarta-Jeddah atau Surabaya-Madinah, harga yang dipatok hanya USD 600 saja untuk pulang pergi. Penawaran ini tentu tidak bisa dilewatkan oleh siapa saja yang tidak menyukai perjalanan transit.

cara umrah backpacker
Maskapai Flynas

Cebu Pasific

Cebu Pasific adalah maskapai asal Filipina yang menjadi alternatif terakhir kalau Anda pilih untuk perjalanan ke Tanah Suci. Dari Jakarta Anda bisa menggunakan Cebu Pasific lalu selanjutnya transit di Manila dan menggunakan maskapai murah lain seperti Fly Dubai yang akan mengantar Anda sampai ke Jeddah. Biaya pulang pergi menggunakan maskapai-maskapai ini sekitar USD 500 saja.

Inilah lima maskapai yang menyediakan tiket umrah backpacker yang cukup murah. Semoga salah satu cara umrah backpacker ini bisa Anda gunakan dengan sebaik-baiknya dan tiba di Tanah Suci secepat mungkin.

Land Arrangement. Istilah tersebut mungkin bukan merupakan hal asing bagi para pecinta traveling. Sebaliknya, bagi Anda yang baru berencana melakukan perjalanan wisata atau ibadah haji dan umrah, istilah tersebut masih terdengar asing dan membingungkan. Padahal, pemilihan serta pengurusan land arrangement merupakan salah satu faktor yang menentukan kelancaran perjalanan haji dan umrah Anda.

Aplikasi Android untuk Cek Porsi Haji
Land Arrangement Umroh

Sebenarnya, apa yang dimaksud land arrangement?

Secara garis besar, land arrangement (LA) merupakan proses pengurusan segala keperluan perjalanan haji dan umrah selama Anda berada di Tanah Suci. LA mencakup penjemputan calon jamaah haji dan umrah saat tiba di Bandara, baik itu melalui Bandara King Abdul Aziz di Jeddah, terminal internasional, maupun terminal Saudia. Tidak hanya itu, pemilihan sarana transportasi, akomodasi, serta konsumsi pun tidak luput dimasukkan dalam LA.

Dalam LA umrah dan haji, dikenal adanya istilah Jed to Jed atau Jeddah to Jeddah. Istilah tersebut merupakan nama paket LA yang sering ditawarkan para penyedia jasa perjalanan haji dan umrah karena mayoritas pesawat tujuan Arab Saudi mendarat di Jeddah.

Nah, setelah memahami pengertian land arrangement, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui mengenai komponen LA, khususnya untuk paket perjalanan umrah backpacker. Apa saja? Kita simak poin-poinnya berikut ini:

Penjemputan di Bandara

Penyedia jasa land arrangement umroh akan menjemput Anda setibanya di bandara dan mengantar ke penginapan.

Handling Bandara

Handling bandara memiliki arti bahwa penyedia jasa LA memastikan keamanan di sekitar bandara serta mencatat jadwal kedatangan dan kepulangan secara spesifik.

Transportasi Selama di Tanah Suci

Sarana transportasi yang disediakan dalam paket LA umrah adalah transportasi standar yang meliputi rute Bandara Jeddah-Madinah, Madinah-Mekkah, Mekkah-Bandara Jeddah, Tur Kota Mekkah, serta Tur Kota Madinah.

Secara garis besar, land arrangement (LA) merupakan proses pengurusan segala keperluan perjalanan haji dan umrah selama Anda berada di Tanah Suci

Baca juga:

umroh murah reguler
Tata Cara Umroh

Konsumsi

Konsumsi yang disajikan dalam paket LA umrah ini meliputi sajian selamat datang, makanan prasmanan dengan menu masakan Indonesia yang diberikan tiga kali sehari, makanan pelengkap seperti kopi, teh, dan roti, serta camilan dan air mineral. 

Akomodasi

Fasilitas akomodasi yang disediakan penyedia jasa biasanya merupakan penginapan atau tempat tinggal sementara yang berlokasi di sekitar Masjidil Haram.

Air Zam-Zam

Masing-masing anggota rombongan biasanya akan diberikan jatah air zam-zam sebanyak 10 liter. Jatah air zam-zam ini banyak dijadikan sebagai buah tangan untuk sanak kerabat di tanah air, banyak pula yang menjadikannya konsumsi pribadi.

Muthawif/Muthawifah atau Pemandu Kegiatan

Paket land arrangement juga tidak lupa menyertakan muthawif atau pemandu rangkaian kegiatan di Tanah Suci. Hanya saja, muthawif tidak terus menerus hadir. Muthawif bertugas untuk memandu para jemaah, menjelaskan sejarah tempat-tempat yang dikunjungi di Tanah Suci, juga bertindak sebagai interpreter bahasa Arab.

Para jemaah perempuan memiliki pemandu kegiatannya sendiri, yakni muthawifah atau pemandu perempuan. Muthawifah biasanya hadir untuk memandu para jemaah perempuan ketika berada di Raudhah, tempat yang berada di antara mimbar dan kuburan Rasulullah Muhammad SAW.

Layanan Kesehatan dan Keselamatan Jemaah

Untuk mengantisipasi jemaah yang jatuh sakit, penyedia jasa land arrangement umroh pun telah menyiapkan layanan kesehatan berupa akses transportasi ke rumah sakit terdekat serta bantuan dalam mengurus segala proses administrasinya. Di samping itu, mereka juga akan membantu para jemaah yang mengalami peristiwa tidak terduga selama di Tanah Suci, seperti kehilangan paspor atau barang berharga lainnya. Pengeluaran untuk mengurusi biaya rumah sakit atau pembuatan pulang paspor akan dibebankan kepada jemaah.

Paket Haji dan Umroh
Haji dan Umroh

Nah, itulah beberapa paket standar yang terdapat pada land arrangement umroh.

Lantas, bagaimana cara mengajukan land arrangement umroh?

Mudah saja, Anda hanya perlu mencatat jumlah rombongan serta keperluan yang Anda selama di Tanah Suci. Jangan lupa untuk memastikan bahwa penyedia layanan perjalanan yang Anda pilih terpercaya, serta dapat mengakomodasi keperluan Anda agar ibadah umrah Anda dan keluarga semakin nyaman.

Anda juga dapat langsung memesan Paket Land Arrangement yang kami sediakan dalam link berikut.

Selain haji, umrah adalah bentuk ibadah yang umum dikerjakan segenap umat Muslim di Tanah Suci dari berbagai penjuru dunia. Berbeda dengan haji, umrah memiliki durasi yang lebih singkat. Selain itu, syarat umrah juga terbilang lebih mudah jika dibandingkan dengan haji yang umumnya diisi dengan beragam persiapan seperti manasik sebelum berangkat.

Nah, buat kamu yang sudah punya rencana untuk berumrah dalam waktu dekat, jangan lupa untuk menyiapkan visa sebagai salah satu syarat menuju Tanah Suci. Apa saja sih syarat mendapat visa umrah? Adakah tipsnya? Baca sampai akhir ya.

perbedaan haji dan umroh
ibadah umrah

Syarat mendapat visa umrah

  • Paspor asli yang masih berlaku (minimal 6 bulan dari tanggal keberangkatan)

Aturan paspor umrah adalah kamu harus memiliki nama yang suku katanya berjumlah tiga, nah kalau nama kamu hanya memiliki 2 suku kata, maka bisa diakali dengan menyertakan nama orang tua (bin/binti) di belakang nama kamu, misal: Sigit Surachman bin Marsudi.

  • Buku nikah dan Kartu Keluarga asli (khusus pasangan suami istri)
  • Akta lahir asli bagi anak yang masih berusia di bawah 17 tahun
  • Surat Keterangan Mahram

Khusus jamaah wanita yang berusia kurang dari 40 tahun, maka wajib didampingi suami atau mahramnya.

  • Sertifikat vaksin meningitis meningokokus
  • Tiket pesawat asli Jakarta-Jedah PP
  • Bukti booking hotel dan transportasi di Arab Saudi
  • Pasfoto terbaru (berwarna dengan ukuran 4×6 sebanyak 6 lembar; background putih dan tampak wajah 80%)
  • Handling contact person atau nomor telepon dari orang yang bertanggung jawab di Arab Saudi atas perjalanan umrah ini

Nah, jika semua syarat di atas sudah kamu penuhi, maka langkah selanjutnya adalah mengurus pembuatan visa tersebut. Bagaimana langkahnya?

Untuk memasuki sebuah negara, tentu saja kita harus memiliki visa (ada beberapa negara yang menerapkan bebas visa, seperti Indonesia). Visa adalah bukti izin tinggal yang diberikan kepada kita untuk masuk dan tinggal di suatu negara dalam jangka waktu dan tujuan tertentu.

Visa adalah bukti izin tinggal yang diberikan kepada kita untuk masuk dan tinggal di suatu negara dalam jangka waktu dan tujuan tertentu

Baca juga:

nama di paspor
Tata Cara Pembuatan Visa Umrah

Visa umrah tentu saja berbeda dengan visa reguler. Visa umrah juga umum disebut dengan visa ziarah. Visa umrah dikeluarkan oleh Arab Saudi melalui jasa biro perjalanan umrah yang kita pakai (artinya kita tidak bisa mengurus visa umrah secara perorangan).

Proses Pengurusan Visa Umrah

Tidak seperti visa reguler, visa umrah hanya berlaku selama 30 hari (artinya kita tidak bisa tinggal di sana lebih dari waktu yang ditentukan, selain itu visa umrah juga hanya bisa digunakan di 3 kota, yakni Mekah, Jedah, dan Madinah. Hal lain yang harus kamu ketahui adalah visa umrah ini hanya berlaku untuk sekali masuk (no multiple entry allowed).

Seperti apa sih cara pengurusan visa umrah?

Pengajuan manifes ilakukan oleh travel kepada provider visa, selanjutnya provider akan mengirimkan manifes ke Muassasah (penyelenggara umrah di Arab Saudi yang ditunjuk oleh Kemetrian Haji Saudi untuk menerbitkan MOFA).

MOFA (Ministry of Foreign Affairs) merupakan voucher konfirmasi dari Kemetrian Haji Saudi untuk calon jamaah yang akan melaksanakan umrah. Setelahnya, provider akan mengirimkan paspor dan tiket ke Kedutaan Besar Arab Saudi (KBSA) untuk stamp visa.

Visa Umroh Backpacker
Visa Umrah

Jika semua proses sudah selesai, provider akan segera mengirimkan visa travel yang bersangkutan. Hal lain yang harus kamu siapkan dalam mengurus visa adalah biaya, biasanya pembuatan visa memakan biaya antara USD80 sampai USD125 per jamaah.

Proses pembuatan visa ini akan lebih mudah karena kita tidak perlu mengurusnya sendiri, cukup serahkan semua kepada pihak travel, selesai semua urusan. Selamat mengurus visa!

Umrah backpacker atau cara umrah tanpa travel akhir-akhir ini semakin banyak diminati oleh para generasi muda. Umrah backpacker memang memberikan tantangan dan kesan tersendiri, oleh karena itu agar umrah backpacker berjalan lancar diperlukan persiapan yang matang dan cermat. Berikut 20 cara yang perlu kamu siasati jika kamu ingin melaksanakan umrah backpacker:

1. Paspor

Visa Umroh Backpacker
Umrah dan Haji

Bagi kamu yang belum memiliki paspor: Buat paspor baru menggunakan nama kamu yang terdiri dari 3 kata. Jika nama kamu kurang dari 3 kata maka kamu dapat menambahkan nama ayah atau nama kakek di belakang namamu. Datang dan urus sendiri paspormu ke kantor imigrasi untuk menghemat biaya. Jangan menggunakan calo karena harga yang dibanderol untuk pengurusan paspor ini dapat menjadi tiga kali lipat dibanding jika kamu mengurusnya sendiri.

Bagi kamu yang telah memiliki paspor tetapi nama belum terdiri dari 3 kata: kamu bisa mengajukan penambahan nama pada paspor melalui kantor imigrasi. Jika kamu mengurus penambahan nama ini sendiri maka  tidak akan dikenai biaya apapun alias gratis kecuali materai dan formulir, jadi sebaiknya jangan menggunakan calo untuk mengurus hal ini.

2. Mahram

Jika kamu ingin melaksanakan umrah backpacker sebaiknya kamu tidak melakukannya sendirian, ajak beberapa teman minimal 3 atau 4 teman untuk berangkat bersama atau  bisa juga memilih bergabung dengan komunitas umrah backpacker. Bagi wanita diperlukan mahram untuk mendampingi dan diperlukan surat keterangan mahram sebagai syarat pengajuan visa.

3. Waktu Keberangkatan

Pihak kerajaan Arab Saudi hanya membuka pendaftaran visa umrah pada bulan Safar hingga Ramadan. Jika kamu memilih jadwal diluar jadwal tersebut, maka kamu harus menggunakan visa kunjungan atau visa ziarah.

4. Faktor Cuaca

Sebaiknya kamu memilih waktu yang bersahabat untuk melaksanakan umrah backpacker. Jangan memilih waktu diantara Juni hingga Agustus karena merupakan puncak musim panas dan suhu dapat mencapai 45 derajat Celcius. Jangan pula memilih bulan November hingga februari karena merupakan musim dingit yang menggigit dengan suhu hampir minus 2 celcius. Waktu terbaik untuk keberangkatan umrah backpacker adalah sekitar bulan Februari hingga Mei.

umroh murah reguler
Umroh dan Haji

5. Tiket

Sebaiknya kamu membeli tiket jauh sebelum tanggal keberangkatan  dan pilih maskapai yang memberikan harga terjangkau. Untuk mengetahui informasi tentang rute dan daftar harga serta perbandingan harga antar maskapai penerbangan, kamu bisa mencarinya di situs Skyscanner.

6. Asuransi Perjalanan

Kamu memilih melakukan umrah backpacker, hal ini tentu memberikan risiko yang lebih besar  selama perjalanan dibanding jemaah lain yang menggunakan biro perjalanan haji dan umrah, oleh karena itu sebaiknya kamu membekali diri dengan asuransi perjalanan yang berlaku selama perjalanan umrah backpacker tersebut. Asuransi perjalanan tersebut dapat dibeli bersamaan dengan pembelian tiket pesawat.

7. Akomodasi

Untuk menghemat biaya penginapan, kamu bisa mencari penginapan yang agak jauh dari Masjidil Haram atau Masjid Nabawi atau kamu bisa berbagi kamar dengan rekan sesama backpacker karena satu kamar bisa diisi 3 hingga 4 orang.

8. Transportasi

Pilih transportasi umum untuk perjalanan dari bandara ke Makkah. Menggunakan bus dapat membantu menghemat biaya perjalanan hingga seperlima jika dibanding menggunakan taksi bandara.

Menggunakan bus dapat membantu menghemat biaya perjalanan hingga seperlima jika dibanding menggunakan taksi bandara

Baca juga:

pt arminareka perdana
Perjalanan Haji (www.arminarekaperdana.com)

9. Pendamping Umrah

Ada atau tidaknya pendamping umrah atau Muthawif sebenarnya tergantung pada diri masing-masing, jika kamu tidak ingin menggunakan jasa pendamping umrah maka tidak masalah. Jika ingin menggunakan pendamping umrah maka biaya yang harus dikeluarkan berkisar 200 real.

10. Konsumsi

Untuk masalah makan dan konsumsi sebagai backpacker kamu bisa mengatur sendiri seberapa banyak kebutuhan makan dan dana yang akan kamu gunakan untuk keperluan konsumsi ini. Untuk menghemat biaya konsumsi, kamu bisa membeli makanan kaki lima yang banyak dijual di sekitar Masjidil Haram atau Masjid Nabawi.

11. Bergabung dengan Komunitas

Bergabung dengan komunitas umrah backpacker sangat bermanfaat bagi kamu yang ingin melaksanakan ibadah umrah dengan lancar tanpa menggunakan jasa travel haji dan umrah. Bergabung dengan komunitas umrah backpacker dapat memberimu informasi tentang segala hal dan seluk beluk persiapan umrah backpacker yang perlu dipersiapkan, menambah banyak teman, dan mendapat penawaran jika ada program-program yang berkaitan dengan umrah backpacker.

12. Membuat Rencana Perjalanan

Membuat rencana perjalanan umrah backpacker dapat membantumu memperkirakan biaya dan kebutuhan selama perjalanan. Buat perencanaan sedetail mungkin agar perjalanan umrah backpackermu dapat berjalan lancar.

paket Umroh Backpacker 2016
Umroh Backpacker

13. Membuat Kelompok

Jika kamu berniat melaksanakan umrah backpacker, ada baiknya kamu membuat kelompok keberangkatan atau mengikuti kelompok keberangkatan yang bisa dikoordinasikan melalui forum umrah backpacker. Melakasanakan umrah backpacker secara berkelompok akan lebih memudahkan dalam persiapan keberangkatan maupun saat pelaksanaan ibadah karena ada teman seperjalanan yang dapat saling membantu.

14. Membuat Rencana Anggaran Biaya Perjalanan Ibadah

Sebelum keberangkatan umrah backpacker, buat rencana anggaran biaya perjalanan ibadah secara lengkap dan detail. Rencana anggaran ini dapat membantumu memperkirakan berapa banyak uang yang perlu kamu bawa dan sebagai pengontrol agar kamu tidak kelewatan saat berbelanja di luar negeri.

15. Pemilihan Maskapai

Jika kamu ingin menghemat biaya perjalanan via udara menuju tanah suci maka sebaiknya kamu memilih maskapai yang sering mengadakan promo tiket pesawat seperti Air Asia, Flynas, FlyDubai atau Mihin Lanka daripada menggunakan maskapai Garuda atau Saudi Airliner yang harganya lebih mahal.

16. Memilih Negara Keberangkatan

Memilih negara keberangkatan seperti Singapura, Thailand, Hongkong dan Filipina dapat membantu menghemat biaya perjalanan karena tiket menuju Arab Saudi dari negara-negara tersebut jauh lebih murah dibanding tiket keberangkatan dari Jakarta.

persiapan haji
Baitullah

17. Memilih Rute Perjalanan

Kamu bisa memilih rute perjalanan sendiri untuk menghemat waktu dan biaya. Jika menggunakan jasa travel mau tidak mau kamu harus mengikuti jadwal yang telah disediakan, tetapi jika umrah sendiri tanpa travel maka kamu dapat mengatur sendiri kemana kamu akan bepergian setelah menyelesaikan rangkaian ibadah umrah.

18. Memilih Waktu Pelaksanaan Umrah

Umrah dapat dilaksanakan kapan saja, berbeda dengan ibadah haji. Pilih waktu keberangkatan yang bukan merupakan musim umrah untuk membantu menghemat biaya perjalanan dan akomodasi selama pelaksanaan ibadah umrah

19. Memilih Waktu Singgah yang Singkat

Kamu yang memilih umrah dengan cara umrah backpacker tentu memiliki keleluasaan untuk mengatur lama singgah di tanah suci, kamu bisa saja singgah dalam kurun waktu yang lama tetapi yang perlu diingat semakin lama waktu singgahmu berarti semakin banyak dana yang harus kamu keluarkan. Jadi setelah selesai melaksanakan ibadah umrah segeralah kembali ke negara asal.

perjalanan umroh backpacker
Umroh Backpacker

20. Mencari Teman saat Berada di Arab Saudi

Jika kamu benar-benar sendirian dalam melaksanakan umrah backpacker sebaiknya kamu mencari teman saat berada di Arab Saudi. Jika ada teman yang berdomisili di Arab Saudi akan jauh lebih baik, tetapi jika tidak ada maka kamu bisa mencari teman yang berasal dari negara yang sama agar dapat saling membantu selama pelaksanaan ibadah umrah.

Demikian ulasan tentang cara umrah sendiri tanpa travel. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Saat ini umrah backpacker sedang populer di kalangan anak muda dan masyarakat. Umrah backpacker merupakan umrah yang dilakukan sendiri tanpa melalui biro perjalanan haji dan umrah. Umrah backpacker tentu memberikan tantangan tersendiri tetapi umrah dengan cara ini akan memberikan kesan yang mendalam dan dapat membatu meminimalisasi biaya perjalanan umrah. Umrah backpacker ternyata bermacam-macam, berikut 5 tipe umrah tanpa travel yang perlu Anda ketahui:

1. Umrah Semi Backpacker

paket umroh backpacker
Umrah Tanpa Travel

Umrah semi backpacker merupakan umrah yang segala prosesnya dipersiapkan sendiri mulai dari paspor, penginapan, tiket, dan keperluan lainnya, hanya saja umrah semi backpacker masih melibatkan jasa travel haji dan umrah untuk menyediakan visa umrah yang dibutuhkan. Biaya pembuatan visa umrah ini cukup membantu menghemat biaya perjalanan umrah. Jika menggunakan jasa travel haji dan umrah untuk mengurus semua keperluan keberangkatan umrah kita maka kita perlu mengeluarkan dana sekitar 2.000 USD hingga 4.000 USD, tetapi jika kita hanya meminta bantuan untuk penyediaan tiket umrah saja maka biaya yang perlu dibayar hanya sekitar 200 USD hingga 300 USD saja.

Sebenarnya biaya pembuatan visa umrah bisa lebih murah dari harga tersebut yaitu sekitar 75 USD hingga 150 USD tiap orang), jadi pintar-pintarlah bernegosiasi dengan agen travel haji dan umrah agar Anda bisa mendapatkan harga terbaik. Tidak semua agen travel haji dan umrah bersedia membantu pengurusan visa umrah saja, oleh karena itu Anda perlu bergabung dengan komunitas umrah backpacker agar Anda tahu travel mana saja yang menyediakan jasa pembuatan visa umrah saja.

2. Umrah Backpacker Penuh (Full Backpacker)

Umrah backpacker penuh merupakan umrah yang seluruh keperluan dan persyaratannya diurus sendiri tanpa bantuan travel haji dan umrah, termasuk soal visa umrah. Visa yang memungkinkan untuk melaksanakan umrah backpacker penuh adalah visa jalur kerja dan visa belajar di Arab Saudi dan negaga anggota GCC (negara-negara Teluk). Bagi Anda yang berada di Arab Saudi, Oman, Bahrain, Qatar, Kuwait, Uni Emirat Arab untuk belajar atau bekerja maka Anda dapat melakukan umrah backpacker penuh dengan harga yang sangat terjangkau.

Umrah backpacker penuh merupakan umrah yang seluruh keperluan dan persyaratannya diurus sendiri tanpa bantuan travel haji dan umrah, termasuk soal visa umrah

Baca juga:

travel umroh jakarta
Umroh ke Baitullah

3. Umrah Jalur Undangan

Bagi Anda yang mempunyai saudara, kerabat, atau rekan dekat yang bekerja di Arab Saudi dan memiliki posisi yang bagus maka Anda bisa minta bantuan untuk membuatkan calling visa untuk Anda. Calling visa merupakan visa yang ditujukan sebagai undangan untuk berkunjung ke Arab Saudi dan keluarga atau kerabat yang berada di Arab Saudi berperan sebagai pihak penjamin. Visa ini nantinya dapat digunakan untuk mengajukan visa kunjungan atau visa ziarah yang dapat digunakan untuk melaksanakan ibadah umrah.

4. Umrah Jalur Bisnis

Bagi Anda yang memiliki visa bisnis untuk keperluan bisnis dan pekerjaan di Arab Saudi maka Anda dapat lebih leluasa menggunakan visa ini untuk melaksanakan ibadah umrah, apalagi jika visa bisnis yang Anda miliki merupakan visa multiple entry yang dapat digunakan untuk berkunjung di negara-negara Teluk sekitar Arab Saudi .

5. Umrah Jalur Transit

paket Umroh Backpacker 2016
Umrah Backpacker

Bagi Anda yang akan berkunjung ke negara sekitar Arab Saudi seperti Turki atau Jordania dan membutuhkan transit di wilayah Arab Saudi maka Anda dapat memanfaatkan waktu transit ini untuk melaksanakan ibadah umrah. Pihak Arab Saudi mengizinkan penggunaan visa umrah transit untuk melakukan ibadah umrah di Madinah dan Makkah dengan jangka waktu 3 hari 3 malam.

Demikian  ulasan tentang 5 jenis umrah tanpa travel yang perlu Anda ketahui. Semoga bermanfaat.

Mahram merupakan seseorang yang terikat hubungan perkawinan, persaudaraan, atau persusuan dengan seorang wanita sehingga dapat menjadi pendamping saat seorang wanita menunaikan ibadah haji atau umrah. Keberadaan mahram ini sering menjadi masalah saat keberangkatan haji dan umrah karena tidak semua wanita yang berangkat haji atau umrah memiliki mahram yang menjadi pendamping untuk berangkat melaksanakan ibadah di tanah suci tersebut. Lalu bagaimanakah hukumnya wanita yang ingin berhaji atau umrah sendiri?

Backpacker Sekeluarga
Umrah Sendiri atau Dengan Keluarga?

Secara birokrasi pemerintah Arab Saudi mewajibkan bagi setiap wanita yang berangkat haji dan umrah agar didampingi oleh mahram tetapi pada kenyataannya banyak biro perjalanan haji dan umrah yang menyediakan dokumen surat keterangan mahram palsu agar jemaahnya tetap bisa berangkat menunaikan ibadah haji atau umrah. Lalu secara syariat Islam bagaimanakah hukum tentang mahram ini saat pelaksanaan ibadah haji dan umrah? Wajib, sunah, atau mubah? Berikut ulasannya.

Pendapat yang Menyatakan Wajib

H.R Bukhari meriwayatkan pernyataan rasulullah Muhammad SAW ketika Ibnu Abbas RA bertanya kepada beliau “wahai Rasulullah, isteriku hendak menunaikan ibadah haji sementara aku diwajibkan untuk mengikuti perang ini dan ini” maka rasulullah Muhammad SAW bersabda “kalau begitu, kembalilah dan tunaikanlah haji bersama isterimu”. Hal ini menjadi dasar pemikiran sebagian ulama yang menyatakan bahwa seorang wanita yang berangkat haji dan umrah harus didampingi oleh mahramnya dan tidak boleh berangkat haji atau umrah sendiri.

Pendapat yang Menyatakan Tidak Wajib

Jika sebagian ulama menyatakan wajib maka sebagian ulama lainnya menyatakan tidak wajib mengikutsertakan mahram selama perjalanan haji dan umrah. Dasar yang digunakan oleh para ulama yang menyatakan bahwa tidak wajib hukumnya membawa mahram saat pergi haji umrah adalah madzab Maliki dan madzab Syafi’i.

Ada ulama yang mewajibkan membawa mahram, ada yang tidak

Baca juga:

kemenag haji
Tips Umrah

Menurut madzab Syafi’i

Menurut madzab Syafi’i wanita yang tidak memiliki mahram bisa tetap melaksanakan ibadah haji dengan didampingi oleh teman-teman wanitanya yang dipercaya (Tsiqah). Syarat utama wanita Tsiqah yang mendampingi bukan hanya satu orang melainkan beberapa orang. Menurut pandangan madzab ini menunaikan ibadah haji merupakan kewajiban jadi mahram bisa digantikan oleh rombongan wanita tsiqah.

Menurut madzab Maliki

Menurut madzab Maliki seorang wanita bisa berangkat haji tanpa didampingi oleh mahramnya tetapi perlu didampingi oleh rombongan yang tepercaya. Rombongan yang mendampingi bisa rombongan wanita atau laki-laki atau campuran keduanya. Menurut madzab ini yang terpenting adalah keamanan si jemaah wanita dalam melaksanakan ibadah haji sehingga apabila seorang jemaah wanita tidak mempunyai mahram maka dia tetap bisa menunaikan ibadah haji asalkan keamanannya terjamin.

Pendapat yang Menyatakan Hukumnya Mubah

Menurut riwayat HR.Muslim disebutkan bahwa rasulullah Muhammad SAW pernah bersabda “Seandainya kamu diberi umur panjang, maka kamu akan melihat seorang wanita yang mengendarai kendaraan berjalan dari Hirah hingga melakukan tawaf di Kakbah tanpa takut kepada siapapun kecuali kepada Allah”. Hadist ini menceritakan bahwa suatu saat nanti akan ada masa dimana sudah tidak ada lagi perampokan, penculikan, dan penjahat yang mengintai perjalanan haji maka seorang wanita bisa saja berangkat menunaikan ibadah haji sendirian tanpa didampingi oleh mahram atau pendampingnya. Ternyata masa yang sangat aman tersebut terjadi pada masa Adi bin Hatim RA, beliau menyatakan melihat sendiri apa yang pernah rasulullah sampaikan mengenai wanita yang bepergian haji tanpa didampingi mahram.

Fisik Prima Saat Muda
Rukun Umrah

Salah satu hal yang penting untuk dicatat adalah bahwa madzab Maliki maupun Syafi’I memperbolehkan berhaji tanpa mahram hanya pada haji wajib saja yaitu haji untuk pertama kalinya bukan untuk haji yang kedua dan seterusnya atau ibadah sunah seperti umrah. Demikian ulasan singkat tentang boleh atau tidaknya seorang wanita berangkat haji dan umrah sendiri. Semoga bermanfaat.