Ibadah Haji versus Liburan

Tantangan Modern yang Dihadapi Para Jemaah Haji dan Umroh Saat Ini

Penyelenggaraan haji dan umroh di era modern seperti saat ini tentunya sangat memudahkan para jemaah untuk memenuhi panggilan ke Baitullah. Jika zaman dulu para calon jemaah haji harus menempuh perjalanan berbulan-bulan untuk sampai di Tanah Suci, kini mereka bisa tiba dalam hitungan jam dengan pesaawat terbang. Di samping itu, fasilitas yang disediakan oleh penyelenggara ibadah haji juga sangat membantu, bahkan memanjakan para jemaah haji dan umroh. Namun, berbagai kemudahan tersebut dapat menjadi tantangan tersendiri bagi para jemaah haji dan umroh masa kini dalam memaknai esensi dari ibadah haji.

Ibadah Versus Liburan

Ibadah Haji dan Umroh versus Liburan

Ibadah Haji dan Umroh versus Liburan

Banyak biro perjalanan haji dan umroh di seluruh dunia yang menawarkan berbagai paket perjalanan yang menggiurkan. Paket-paket tersebut biasanya menawarkan fasilitas-fasilitas kelas atas kepada para calon jemaah haji,seperti penginapan di dekat Masjidil Haram, hingga paket liburan di beberapa negara tetangga yang memiliki nilai sejarah Islam, seperti Turki dan Mesir. Adanya penawaran ekstra paket liburan ke negara-negara tersebut sering kali membuat para calon jemaah haji dan umroh tergiur dan tidak segan-segan membayar biaya fantastis agar dapat menikmati fasilitas-fasilitas eksklusif.  Sementara, Rasulullah Saw. hanya menikmati fasilitas seharga tidak kurang dari empat dirham saat melaksanakan ibadah haji.

Ibadah haji bertujuan untuk melatih kesabaran dan kesungguhan para jemaah. Dalam melaksanakan ibadah haji, kita bersama para jemaah haji dari berbagai belahan dunia berada dalam satu tempat yang sama sebagai makhluk yang derajatnya sama di sisi Allah. Namun, saat ini ibadah haji agaknya cenderung membuat para jemaah menjadi terlena dengan berbagai fasilitas eksklusif yang ditawarkan biro perjalanan haji.

Pembeda Antara Si Kaya dan Si Miskin

Pembeda Paket Haji Si Kaya dan Si Miskin

Pembeda Paket Haji Si Kaya dan Si Miskin

Ibadah haji seharusnya dapat menjadi sarana dalam mempersatukan umat Islam dari seluruh penjuru dunia tanpa memedulikan ras, etnis, serta status sosial. Setiap manusia yang berada dalam naungan ibadah haji memiliki tujuan yang sama: menyerahkan segenap jiwa dan raganya di hadapan Allah Swt. dan tidak mengharapkan apapun selain rida-Nya. Semuanya tidak ada yang memiliki derajat yang lebih tinggi di hadapan Allah Swt.

Meskipun di hadapan Sang Pencipta derajat setiap manusia adalah sama, beberapa aspek yang terdapat dalam penyelenggaraan ibdah haji justru memperjauh jembatan antara si kaya dan si miskin. Aspek tersebut contohnya adalah pemilihan akomodasi atau tempat menginap bagi sejumlah jemaah. Jemaah yang memiliki harta lebih akan mendapatkan penginapan di sekitar Kakbah dan Masjidil Haram, sementara mereka yang datang dari negara yang kurang makmur, harus puas dengan penginapan yang jaraknya cukup jauh.

Jatah kuota haji dijual untuk mendapatkan keuntungan pribadi.

Baca juga:

Alquran menggambarkan Kakbah sebagai  tempat yang mempersatukan umat tanpa memedulikan dari mana mereka berasal. Haji juga merupakan ajang bagi setiap muslim untuk memperkuat ukhuwah di tengah-tengah perbedaan yang tampak di mata manusia. Hal itulah yang menjadi tantangan bagi kita semua dalam menjalankan ibadah haji. Mampukah kita mengesampingkan segala yang kita miliki di dunia ini semata-mata karena Allah? Sanggupkah kita menjadi pribadi yang lebih baik setelah meninggalkan Tanah Suci?

Hotel Paket Haji dan Umroh

Hotel Paket Haji dan Umroh

Tentunya di luar sana masih banyak yang mau melaksanakan ibadah haji dan umroh semata-mata untuk beribadah dan berintrospeksi, demi menjadi hamba yang lebih baik, tanpa memedulikan hotel mewah dengan fasilitas bintang limanya. Kita pun harus mampu mengembalikan tujuan utama ibadah haji, yang selain mendekatkan diri kepada Allah Swt, juga menikmati kebersamaan dengan sesama muslim dari seluruh dunia, sebagai bagian dari rasa syukur atas kebesaran Allah Swt. Semoga kita semua termasuk ke dalam golongan yang mampu melaksanakan ibadah haji dan umroh karena Allah Swt. Aamiin.

One Comment

Tinggalkan Balasan