Perbedaan Umroh dan Haji

Inilah Prosedur dan Tata Cara Pembatalan Daftar Haji

Beribadah di tanah suci tentu menjadi impian hampir seluruh umat muslim di dunia. Berbagai cara dilakukan mulai dari menyisihkan uang belanja selama bertahun-tahun, sampai menjual tanah untuk bisa pergi ke Baitullah. Tata cara haji pun sudah dipelajari sejak dini. Di kala diri sudah siap, ternyata pada suatu ketika ada halangan yang membuat calon jemaah haji terpaksa harus membatalkan keberangkatannya. Apabila hal tersebut terjadi pada Anda atau orang terdekat Anda, inilah prosedur dan cara pembatalan daftar haji.

Aplikasi Tata Cara Umroh

Haji Mabrur

Pembatalan pendaftaran Jemaah haji dilakukan di Kantor Kementrian Agama (Kankemenag) Kabupaten atau Kota domisili tempat pendaftaran haji dengan membawa persyaratan berikut ini:

  • Surat permohonan pembatalan bermaterai Rp6.000,00 yang ditujukan kepada Kepala Kankemenag Kabupaten atau Kota dengan menyebutkan alasan pembatalan
  • Bukti asli setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) yang dikeluarkan oleh Bank Penerima Setoran (BPS) BPIH
  • Bukti asli aplikasi transfer setoran BPIH ke rekening Menteri Agama
  • Surat Pendaftaran Pergi Haji (SPPH)
  • Fotokopi buku tabungan yang masih aktif atas nama Jemaah haji yang bersangkutan dan memperlihatkan aslinya
  • Fotokopi KTP dan memperlihatkan aslinya.

Pembatalan karena Meninggal Dunia

Pembatalan pendaftaran jemaah haji karena alasan meninggal dapat dilakukan di Kankemenag Kabupaten atau Kota oleh ahli waris dengan membawa persyaratan sebagai berikut:

  • Surat permohonan pembatalan bermaterai Rp6.000,00 dari ahli waris Jemaah haji yang meninggal dunia yang ditujukan Kepala Kemenmenag Kabupaten atau Kota.
  • Surat keterangan kematian yang dikeluarkan oleh Kepala Desa, Lurah, atau Rumah Sakit setempat
  • Surat keterangan waris bermaterai Rp6.000,00 yang dikeluarkan oleh Kepala Desa atau Lurah dan diketahui oleh Camat
  • Fotokopi KTP ahli waris jemaah haji yang mengajukan pembatalan pendaftaran Jemaah haji dan memperlihatkan aslinya
  • Surat pernyataan tanggung jawab mutlak dari ahli waris Jemaah haji bermaterai Rp6.000,00
  • Bukti asli setoran BPIH yang dikeluarkan BPS BPIH
  • Bukti asli aplikasi transfer setoran BPIH ke rekening Menteri Agama
  • SPPH
  • Fotokopi buku tabungan yang masih aktif atas nama jemaah haji yang bersangkutan dan memperlihatkan aslinya
  • Fotokopi buku tabungan ahli waris yang masih aktif dan memperlihatkan aslinya.

Pembatalan pendaftaran jemaah haji karena alasan meninggal dapat dilakukan di Kankemenag Kabupaten atau Kota

Baca juga:

nama di paspor

Tata Cara Pembatalan Haji

Bukti Asli BPIH Hilang

Apabila bukti asli setoran dan aplikasi transfer setoran BPIH hilang, jemaah atau ahli waris dapat mencetak ulang di BPS BPIH tempat setor awal dengan ketentuan berikut ini.

  • Calon jemaah atau ahli waris harus melampirkan surat laporan kehilangan dari Kepolisian setempat.
  • Calon jemaah atau ahli waris harus melampirkan surat keterangan dari Kantor Kementrian Agama Kabupaten atau Kota domisili.
  • Calon jemaah atau ahli waris harus melampirkan salinan bukti setoran yang sudah ditempeli dengan foto calon jemaah haji yang bersangkutan.

Pembatalan secara Otomatis

Berikut ini adalah beberapa ketentuan yang menjadikan pendaftaran calon jemaah batal secara otomatis.

  • Calon jemaah haji sudah melunasi setoran BPIH, tetapi tidak dapat berangkat karena alasan tertentu.
  • Selanjutnya, calon jemaah haji tersebut berada pada daftar tunggu pada tahun berikutnya, paling lama 2 kali musim haji.
  • Apabila sudah melewati 2 musim haji, pendaftaran yang bersangkutan dibatalkan secara otomatis.
  • Pembatalan secara otomatis dilakukan melalui proses verifikasi data jemaah haji tersebut terlebih dahulu, kemudian keputusan ditetapkan oleh Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah.

Durasi Penyelesaian Proses Pembatalan

Proses untuk menyelesaikan pembatalan pendaftaran jemaah haji membutuhkan waktu 11 hari kerja. Secara berturut-turut, proses di Kantor Kemenag Kabupaten atau Kota, Direktorat Pelayanan Haji Dalam Negeri, dan Direktorat Pengelolaan Dana Haji masing-masing berlangsung selama 3 hari kerja. Sementara itu, proses di Bank Penerima Setoran (BPS) berlangsung selama 2 hari kerja.

gambar haji

Mengurus Pembatalan di Kemenag Haji

Persiapan yang matang, seperti tata cara haji dan kondisi fisik yang prima harus Anda persiapkan jauh-jauh hari supaya pembatalan seperti ini tidak terjadi. Selamat mempersiapkan ibadah haji di tanah suci.

8 Comments

  1. Duleh Sutrisna

    Saya mengajukan pembatalan haji melalui bpih darunisa ciputat tangsel pd tgl 18 juli 2016 untuk istri saya Kurniyati no porsi 2800144913 tapi sd hari ini 9 sept 2016 (2 bln) blm ada khabar katanya 11 hari, mohon diperhatikan

  2. Hari budhi permana

    Assalamualaikum pak bu maaf kalau dilihat daftar insyaallah saya berangkat 2017 tp dikarnakan ada alasan tertentu saya kemungkinan menunda keberangkatan haji saya yang saya tanyakan setelah membaca diatas pembatalan otomatis itu berlaku untuk 2X musim haji apabila 2 tahun kemudian ternyata sy belum bisa berangkat apakah ONH saya sebesar 25 jt saya akan hangus mohon penjelasannya makasih

    • Ari Maulana

      Wa’alaikum salam. Untuk lebih jelasnya silakan pak Hari komunikasikan dengan Kantor Kementrian Agama (Kankemenag) Kabupaten atau Kota domisili bapak.

  3. nur afiyah

    bulan januari 2017 saya dan suami mendaftar haji setelah melengkapi berkas langsung ke bank melskukan pembayaran haji tapi setelah di kantor agama (langsung melakukan foto di depag) ternyata saya belum boleh daftar karena belum 10 tahun dari keberangkatan haji sebelumnya.
    jujur sangat saya dan suami terkejut karena aturan baru tersebut saya baru tau saat itu dan dari pihak bank juga tidak ada pemberitahuan padahal saya jelaskan sudah berhaji. akhirnya langsung pembatalan haji dan sampai saat ini april 2017 dana haji belum cair ketika suami saya menanyakan hal tersebut ke kankemenag kabupaten jawabannya kurang lebih 4 bulan da. itu pun saya belum bisa memberikan kepastian. kata beliaunya, wah gimana ya kok gag jelas

  4. ach faridi h

    kami sdah koordinasikan berulang kali ke kemenag kab sampang atas nama husiyah sdh hampir 4 bulan blm ada kabar..kami harus lapor kmn lagi pak???

Tinggalkan Balasan