Paket Umroh Desember Jakarta

Inilah Lima Tips Membuat Itinerary Umroh

Dalam sebuah perjalananan, ke manapun tujuannya, keberadaan itenerary amat dibutuhkan. Ini berguna sebagai panduan perjalanan—termasuk dalam mempersiapkan waktu; kunjungan tempat; dan ragam aktivitas lain agar bisa dilakukan seefektif mungkin. Hal yang sama juga berlaku dalam perjalanan umroh. Lazimnya, seseorang atau justru penyelenggara umroh harus bisa menyediakan itinerary bagi para calon jemaah yang berada dalam tanggung jawabnya. Berikut adalah lima panduan dalam membuat itinerary umroh yang bisa dijadikan inspirasi.

Masjid Nabawi Madinah Al Munawarah

Masjid Nabawi Madinah Al Munawarah

1. Jangan Mendadak

Hal ini penting untuk tetap mempersiapkan keberangkatan maupun hal lain terkait perjalanan umroh. Paling minimal,buatlah sebulan sebelum keberangkatan. Lakukan booking, visa application; dan pertimbangkan pula masalah transportasi (bisa dilakukan dengan bantuan beberapa travel agent). Cari tahu pula segala informasi mengenai tujuan Anda.

Sebagai panduan, terdapat empat hal yang harus jadi perhatian, seperti fasilitas publik, transportasi, destinasi, dan akomodasi. Untuk memudahkan, sangat disarankan pula untuk terlebih dulu melihat dan menyimpan peta lokasi. Hal ini berguna, misalnya untuk mengatur agar perjalanan yang searah; jadi Anda tidak perlu membuang waktu, tenaga, bahkan biaya.

Persiapan dini sendiri bukan hanya berdampak pada ketersediaan tempat maupun fasilitas. Di sisi lain, hal ini kerap berpengaruh terhadap besaran harga yang harus Anda dapatkan. Nah, mulai dari sekarang, Anda bisa juga memantau rate hotel; lalu mengontak pihak hotel untuk melakukan konfirmasi.

2. Cermati Kebutuhan Jemaah

Cermati kebutuhan mereka—misalnya bisa meliputi kebutuhan dasar seperti makanan, tempat tinggal (tidak harus berupa hotel berbintang, asalkan nyaman dan memudahkan jemaah untuk menjangkau tempat-tempat penting selama ibadah)—bisa pula meliputi fasilitas lain, misalnya berupa paket wisata untuk mengeksplorasi kawasan sekitar, mencoba makanan khas, berbelanja, dan lain sebagainya.

Namun, harus diingat agar membuat itinerary yang sekiranya nyaman. Jangan memaksa—misalnya dengan membuat daftar kunjungan tempat dalam satu hari yang tidak sesuai dengan fisik si jemaah.

Jamjoom Ajyad

Jamjoom Ajyad

3. Hafal Urutan Umroh

Tak bisa diingkari, untuk kemampuan yang satu ini—bisa dicapai seiring jam terbang. Namun, ada baiknya untuk hafal terkait urutan umroh, misalnya meliputi waktu kapan sebaiknya jemaah berkumpul untuk berziarah ke kota Madinah—dan beberapa tempat bersejarah; melakukan salat (jadwal salat bisa dilihat di www.islamicfinder.org); sampai di Mekkah, dan lain sebagainya. Hal ini memudahkan untuk membuat prakiraan waktu (misalnya kapan jemaah harus mengurus imigrasi di dalam bandara; check in-check out; makan; beristirahat, hingga mengemasi barang, dan lain-lain dengan sesuai dan tepat—sehingga seluruh rangkaian ibadah tersistem dengan baik.

4. Latih Kecakapan Bahasa

Sebagai jemaah, ada baiknya untuk mempelajari bahasa Inggris sebagai modal utama. Tak hanya itu, Anda pun juga bisa melengkapi diri dengan kemampuan berbahasa Arab—yang bisa sangat berguna setibanya Anda di Tanah Suci.

5. Buat Kemungkinan-Kemungkinan Terkecil

Perhitungkan kemungkinan-kemungkinan terkecil (kerap kali kemungkinan terburuk) yang bisa menghadang perjalanan umroh Anda. Siapkan Plan B, yang bisa sewaktu-waktu Anda gunakan, ketika ada masalah lain, seperti cuaca tidak mendukung, tertinggal kendaraan, kehilangan barang, dan lain sebagainya.

Rukun Umroh

Rukun Umroh

“Mereka yang berjuang di jalan Allah—yang melakukan haji dan umroh—adalah delegasi dari Allah. Jika mereka memanggil-Nya; maka mereka akan mendapatkan jawaban, dan jika mereka meminta kepada-Nya; maka mereka akan mendapatkannya.” (Ibn Maajah, Ibn Hibban)

Baca juga:

Itulah lima panduan yang bisa Anda gunakan dalam membuat itinerary umroh. Jangan lupa pula untuk memperbanyak pengetahuan terkait perjalanan umroh. Anda bisa mendapatkannya dengan melalui browsing, mendengarkan/membaca pengalaman orang lain, melihat survei, dan lain sebagainya.

Bagi Anda yang baru saja ingin membuat itinerary—cara mudahnya adalah dengan mencontek itinerary dari tour atau travel agent—yang kemudian bisa Anda sesuaikan lagi dengan jadwal dan keinginan Anda.

Tinggalkan Balasan