Nikmatnya Ibadah Umrah dengan Travel dan Agen Umrah Tepercaya

Menjalankan rukun Islam yang kelima, yaitu ibadah haji adalah kewajiban setiap muslim yang mampu. Tetapi terkadang karena masalah ekonomi atau sedang menunggu giliran berangkat membuat sebagian muslim tidak dapat menyegerakan ibadah haji. Beberapa orang yang sudah begitu rindu ingin mengunjungi Baitullah akhirnya memilih untuk melaksanakan ibadah umrah sebelum akhirnya benar-benar dapat menunaikan ibadah haji.

Umrah sering kali dipilih orang-orang yang sangat ingin menunaikan ibadah haji tetapi belum memiliki waktu dan kesempatan. Berbeda dengan haji yang hanya dapat dilakukan pada bulan Dzulhijjah, umrah bisa dilakukan pada bulan apapun, selama Anda memiliki biaya dan waktu untuk mengunjungi Kota Makkah. Selain itu, untuk pergi umrah Anda juga tidak perlu menunggu giliran seperti ibadah haji. Tidak ada kuota untuk ibadah umrah.

Travel Umroh Reguler yang Bagus

Paket Umroh

Lalu, kenapa sistem pengelolaan haji dan umrah di Indonesia berbeda? Bagaimana sejarah pengelolaan haji dan umrah di Indonesia? Kenapa ada sistem kuota dalam penyelenggaraan ibadah haji?

Sejarah Pengelolaan Haji dan Umrah di Indonesia

Sejarah pengelolaan haji dan umrah dimulai sejak masa penjajahan pada abad 19. Sebelum merdeka, orang-orang muslim di Hindia Belanda pergi menunaikan ibadah haji dengan menggunakan kapal laut secara mandiri, dan menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk sampai ke Kota Makkah dan kembali ke tanah air.

Tahun 1912, Perserikatan Muhammadiyah yang dipimpin oleh KH. Ahmad Dahlan membentuk sebuah lembaga yang diketuai oleh KH. Sudjak. Fungsi lembaga ini adalah untuk menyelenggarakan ibadah haji di masa penjajahan. Pendirian lembaga ini ternyata merupakan perintis munculnya lembaga-lembaga serupa.

Pada tahun 1922, pemerintah Hindia Belanda membuat peraturan tentang penyelenggaraan ibadah haji. Salah satu poin yang diubah adalah, bahwa pribumi diperbolehkan untuk menyelenggarakan ibadah haji. Sejak saat itu, penyelenggaraan ibadah haji dapat dilakukan oleh pihak pemerintah Hindia Belanda, melalui lembaga penyelenggaraan haji, dan mandiri. Hal ini tentu saja semakin memudahkan masyarakat untuk melaksanakan rukun Islam yang kelima.

Umroh Backpacker

Sejarah Haji dan Umroh

Memasuki masa awal kemerdekaan, sekitar tahun 1945 pimpinan besar Masyumi, Syekh Hasyim Asyari mengeluarkan fatwa haram bagi orang-orang Islam di Indonesia untuk menunaikan ibadah haji.  Hal ini karena pada saat itu negara sedang dalam keadaan perang melawan penjajah. Berperang melawan penjajah demi negara dan agama pada masa itu dianggap lebih penting dari ibadah haji

Memasuki tahun 1948, pemerintah Indonesia mengirimkan beberapa ulama yang tergabung dalam “misi haji” ke Mekah untuk menemui Raja Arab Saudi. Misi itu mendapatkan sambutan yang baik, sehingga pada tahun yang sama bendera merah putih bisa berkibar untuk pertama kalinya di Padang Arafah. Pada tahun 1950, penyelenggaraan ibadah haji yang sempat vakum selama beberapa tahun akhirnya dapat dilaksanakan kembali.

Selama kurun waktu tahun 1950-1968, Departemen Agama, Yayasan Perjalanan Ibadah Haji (YPIH), lembaga-lembaga swasta, dan mandiri bersama-sama menyelenggarakan ibadah haji di Indonesia. Mungkin karena belum ada aturan yang tepat, penyelenggaraan ibadah haji pada masa itu dianggap gagal. Para penyelenggara dari pihak swasta tidak bertanggung jawab terhadap para calon jemaah haji. Beberapa calon jemaah bahkan sempat ada yang gagal berangkat ke Tanah Suci.

Karena belum ada aturan yang tepat, penyelenggaraan ibadah haji pada masa itu dianggap gagal. Para penyelenggara dari pihak swasta tidak bertanggung jawab terhadap para calon jemaah haji. Beberapa calon jemaah bahkan sempat ada yang gagal berangkat ke Tanah Suci.

Baca juga:

Melihat kesemrawutan ini, pada tahun 1969 pemerintah Orde Baru mengambil alih semua proses penyelenggaraan ibadah haji, dan menutup semua lembaga swasta yang pernah menyelenggarakan. Pada awal masa reformasi, penyelenggaraan ibadah haji mengalami banyak perubahan. Pada masa ini, sistem kuota pada ibadah haji mulai diberlakukan.

Hal ini dikarenakan setiap tahun jumlah calon jemaah haji yang akan berangkat ke Tanah Suci meningkat. Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, pemerintah menetapkan kuota untuk calon jemaah yang dapat berangkat ke Tanah suci setiap tahunnya. Sehingga kini, meskipun telah memiliki uang yang cukup, masyarakat muslim di Indonesia tidak bisa langsung berangkat ke Tanah Suci saat musim haji tiba.

Sejak sistem kuota diberlakukan, masyarakat banyak yang memilih untuk melakukan ibadah umrah dulu untuk mengobati kerinduan mereka pada tanah suci. Dari sinilah awal mula agen dan travel umroh bermunculan di Indonesia. Pamor umrah sebagai pengobat kerinduan bagi mereka yang belum memiliki kesempatan untuk menunaikan ibadah haji meningkat. Apalagi semakin lama, keadaan ekonomi dan daya beli masyarakat juga semakin meningkat.

Manasik Haji

Ibadah Umroh

Penyelenggaraan umrah dilakukan sepenuhnya oleh pihak swasta, meskipun begitu, pemerintah tetap memiliki aturan yang harus digunakan setiap agen dan travel umroh, sebagai panduan penyelenggaraan ibadah umrah. Apakah peran dan manfaat menggunakan agen dan travel ketika melaksanakan ibadah umrah?

Sama halnya ketika Anda ingin melakukan tur atau liburan ke luar negeri, Anda pasti membutuhkan agen yang dapat merencanakan perjalanan, memesankan hotel, tiket, serta mengatur jadwal perjalanan agar liburan di luar negeri dapat berjalan dengan lancar. Anda juga tidak perlu repot melakukan semuanya sendiri, karena pihak agen perjalanan telah melakukan segalanya untuk Anda.

Begitupun dengan agen dan travel umroh. Menggunakan jasa agen saat melakukan ibadah umrah akan memudahkan perjalanan ibadah Anda. Anda juga bisa menikmati dan fokus menjalankan rukun dan syariat umrah tanpa harus dipusingkan dengan hal-hal seperti mencari hotel untuk menginap, kendaraan, visa, tiket pulang pergi, bahkan makanan dan akomodasi selama beribadah umrah.

Peran dan Manfaat Travel Umroh bagi Jemaah

Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan saat menggunakan agen dan travel umroh,

1. Tidak perlu khawatir tentang tiket dan visa

Salah satu layanan dari sebuah travel umrah adalah dengan menyediakan tiket untuk pulang pergi  dan mengurus visa bagi jamaahnya. Ketika menggunakan jasa agen, Anda tidak perlu repot-repot mencari tiket dan mengurus visa agar dapat melaksanakan ibadah umrah.

2. Segala hal telah disiapkan agen

Biaya yang Anda keluarkan saat menggunakan agen jasa penyelenggara umrah biasanya sudah termasuk transportasi, penginapan, dan rencana perjalanan. Beberapa agen bahkan ada yang menawarkan wisata ke negara-negara eksotis di Timur Tengah, konsumsi, hingga pembelian oleh-oleh. Saat menggunakan agen, tugas Anda hanyalah menikmati perjalanan dan ibadah umrah tanpa perlu memikirkan hal-hal yang seharusnya sudah diatur oleh agen.

3. Biaya bisa disesuaikan dengan kemampuan

Jika biaya ibadah haji telah ditetapkan sekitar USD9.000 oleh pemerintah, pada penyelenggaraan ibadah umrah, pemerintah menetapkan biaya minimal sekitar USD1.700 dan maksimal tidak terbatas. Berdasarkan peraturan pemerintah tersebut, para penyelenggara umrah menetapkan harga jasa mereka.

Para agen dan travel umroh biasanya akan menawarkan sejumlah paket perjalanan dari yang paling murah sampai paling mahal. Pilihlah paket perjalanan yang sesuai dengan kemampuan Anda, dan dapat membuat Anda menikmati ibadah umrah dengan maksimal.

Porsi Haji Jakarta Surabaya Medan

Doa doa Umroh

Travel Umrah Resmi vs Tidak Resmi

Meskipun menggunakan agen dan travel umroh sangat menguntungkan, Anda tetap harus berhati-hati saat memilih agen penyelenggaraan umrah. Sadar atau tidak, di negara tercinta Anda ini masih ada agen-agen umrah yang tidak memiliki izin resmi dari Departemen Agama dan pemerintah setempat. Kenapa izin mendirikan agen penyelenggaraan umrah penting? Apa akibatnya jika Anda menggunakan jasa agen tidak resmi? Bagaimanakan cara sebuah agen mendapatkan izin resmi dari pemerintah?

Segala hal yang diselenggarakan di bawah sebuah pemerintahan sudah seharusnya mengantongi izin dari pemerintah setempat. Begitupun dengan agen dan travel umroh. Ada banyak kasus yang membuat calon jemaah lebih memilih agen resmi dari Departemen Agama lebih aman, daripada memilih agen tidak resmi meskipun secara kualitas lebih baik.

Saat menggunakan agen resmi, hak-hak Anda sebagai warga negara Indonesia akan dilindungi pemerintah. Jika terjadi sesuatu pada proses perjalanan yang Anda anggap merugikan, Anda dapat menuntut pihak agen yang resmi mengantongi izin secara hukum, karena lembaga mereka telah tercatat di database pemerintah dan diatur oleh undang-undang.

Jika Anda menggunakan agen tidak resmi, saat dirugikan, Anda akan kesulitan menuntut lembaga tersebut. Karena secara teknis, agen tersebut fiktif dan tidak pernah tercatat keberadaannya di data resmi pemerintah. Agen tidak resmi juga berisiko kabur dan menghilang sehingga Anda sulit untuk menuntut pertanggungjawaban mereka.

Agen tidak resmi terkadang memang memiliki paket perjalanan umrah yang menarik. Dengan menggunakan kata-kata seperti: termurah, tepercaya, terbaik, terjangkau, dan lain sebagainya, para agen tersebut sukses membuat orang tertarik untuk menggunakan jasa mereka.

Agar terhindar dari risiko penipuan, saat memilih agen periksa izin yang dimiliki agen tersebut di situs resmi Departemen Agama. Karena sekarang banyak didapati agen yang memiliki izin, tetapi setelah diperiksa izin tersebut sudah kedaluwarsa atau milik lembaga lain.

Selain tidak mengantongi izin resmi, agen abal-abal biasanya memiliki tampilan kantor yang tidak profesional dan tidak memiliki akses atau kerjasama dengan perusahaan-perusahaan lain. Agen resmi akan memiliki jaringan kuat dengan industri pariwisata seperti pesawat, hotel, restoran, dan lain sebagainya.

Agen dan travel umroh resmi biasanya akan menawarkan biaya perjalanan yang wajar. Biaya tersebut dihitung dari biaya pembuatan visa, pembelian tiket, pemesanan hotel, transportasi, dan akomodasi selama di Tanah Suci. Selain biaya perjalanan, harga yang ditawarkan juga termasuk biaya jasa dan keuntungan yang diambil pihak agen.

Kakbah

Perjalanan Umroh

Secara logika, semakin murah biaya yang ditawarkan maka semakin kecil pula keuntungan yang didapatkan oleh pihak agen. Jadi, jika ada agen yang berani menawarkan harga di bawah harga yang ditetapkan pemerintah yaitu sekitar USD1.700, bisa dipastikan, kredibilitas agen tersebut patut untuk dipertanyakan.

Agen yang memiliki izin resmi bisa dipastikan kualitasnya, karena mengantongi izin dari Departemen Agama tidaklah mudah. Agar dapat membuat izin dari pemerintah, sebuah agen harus memenuhi beberapa syarat berikut ini:

  1. Sudah mengantongi izin sebagai biro perjalanan wisata dari kementerian dan instansi terkait.
  2. Sudah beroperasi sebagai biro perjalanan wisata minimal selama 2 tahun.
  3. Memiliki kemampuan untuk menyelenggarakan ibadah umrah baik dilihat dari Sumber Daya Manusia (SDM), manajemen, serta sarana dan prasarana.
  4. Memiliki kemampuan keuangan untuk menyelenggarakan ibadah umrah, dibuktikan dengan catatan dan sejarah keuangan dari bank terkait.
  5. Memiliki mitra biro perjalanan wisata di Arab Saudi yang telah mengantongi izin resmi dari Pemerintah Kerajaan.
  6. Memiliki komitmen menyelenggarakan ibadah umrah berdasarkan peraturan Menteri Agama dan Negara.
Visa Umroh Backpacker

Syarat Umroh

Setelah memenuhi 6 syarat di atas, ada beberapa poin yang harus disiapkan sebuah agen agar dapat mengantongi izin resmi, yaitu:

  1. Biro Perjalanan Wisata dapat menyelenggarakan perjalanan ibadah umrah setelah mendapat izin Direktur Jenderal PHU (Panitia Haji dan Umrah)
  2. Pemilik/pengelola Biro Perjalanan Wisata harus beragama Islam
  3. Untuk memperoleh izin sebagaimana dimaksud dalam poin 1, sebuah agen wajib mengajukan permohonan tertulis kepada Direktur Jenderal dengan melampirkan:
  1. Surat rekomendasi dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi
  2. Salinan izin usaha perusahaan yang dilegalisasi Dinas Pariwisata Provinsi atau Pemerintah Daerah setempat
  3. Susunan Organisasi Penyelenggara
  4. Surat keterangan domisili
  5. Menyerahkan uang jaminan sebesar Rp100.000.000,00 atau garansi dari salah satu bank Pemerintah.

Segala peraturan izin dan penyelenggaraan umrah di atas sesuai dengan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 396 Tahun 2003, Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam dan Penyelenggaraan Haji Nomor D/348 Tahun 2003, dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 79 Tahun 2012.

Beberapa Travel Umrah dengan Figur Ustaz Terkenal

Bisnis travel memang sangat menggiurkan, menurut data resmi pemerintah, setiap tahun ada sekitar 10.000 jemaah umrah pergi ke Tanah Suci. Tidak heran, jika bisnis keagamaan ini banyak dilirik para pengusaha termasuk para ulama dan ustaz. Saat ini banyak sekali figur-figur ustaz yang digunakan sebagai media promosi sebuah travel umroh. Bahkan beberapa dari mereka telah mengantongi izin dan memiliki biro perjalanan umrah sendiri.

Daqu Travel

Travel Umroh Yusuf Mansur (gampangumrohhaji.com)

Daqu Travel

Ustaz Yusuf Mansur misalnya, ustaz muda asli Betawi ini merupakan pimpinan dari Daqu Travel, sebuah biro penyelenggara umrah yang bernaung di bawah PT. Al Amin Mulia Lestari. Travel umroh yang sudah mengantongi izin dari DEPAG ini, menawarkan beberapa paket umrah mulai dari yang berharga sekitan USD2.300 sampai USD3.300.

Setiap tahun, Daqu Travel telah memberangkatkan ribuah jemaah umrah ke Tanah Suci dengan aman. Jika beruntung, Anda akan mendapatkan kesempatan menjalankan ibadah umrah bersama Ustaz Yusuf Mansur. Selain Ustaz Yusuf Mansur, ustaz lain yang memiliki biro perjalanan umrah adalah Ustaz Arifin Ilham dan Syekh Ali Jaber.

AdZikra

Ustaz Arifin Ilham memiliki sebuah travel umroh bernama AdZikra yang berdiri di bawah payung Majelis Adz Dzikra. Biro penyelenggara umrah AdDzikra didirikan pada tahun 2003. AdDzikra sering menggunakan sosok Ustaz Arifin Ilham sebagai media promosi mereka. Hampir setiap tahun, Ustaz Arifin Ilham akan menemani salah satu rombongan jemaah umrah AdZikra untuk menjalankan ibadah umrah di tanah suci.

Al Balad Al Ameen

Di bawah naungan PT. Panamitra Tour dan Travel, Syekh Ali Jaber mendirikan sebuah travel umrah bernama Al Balad Al Ameen. Biro penyelenggara umrah ini telah mengantongi izin resmi dan didirikan pada tahun 2015. Selain umrah, Al Balad Al Ameen juga mengadakan penyelenggaraan haji plus yang bekerja sama dengan pemerintah.

Harga yang ditawarkan beberapa biro penyelenggara umrah milik para Ustaz terkenal di atas memang bisa digolongkan mahal, terutama bagi Anda yang kemampuan ekonominya tidak terlalu baik. Hal ini wajar, mengingat travel umroh milik para Ustaz tersebut memiliki nilai komersial yang tinggi.

Saat ini banyak sekali figur-figur ustaz yang digunakan sebagai media promosi sebuahtravel umroh. Bahkan beberapa dari mereka telah mengantongi izin dan memiliki biro perjalanan umrah sendiri.

Baca juga:

Beberapa Travel Umrah dengan Biaya di bawah USD2.000

Jika Anda ingin sekali pergi ke Tanah Suci untuk menjalankan ibadah umrah tetapi dana dan anggaran Anda terbatas, jangan khawatir. Saat ini, banyak biro penyelenggara umrah yang aman dan tepercaya, menawarkan paket umrah dengan harga di bawah USD2.000.

travel umroh menara wisata

Travel Umroh Murah

Misalnya, biro travel umroh Menara Wisata yang menawarkan paket umrah termurah sekitar USD1.400. Maktour, Mizan Tour, dan Abu Tour adalah beberapa travel umrah lain yang menawarkan paket umrah murah di bawah USD2.000.

Entah murah atau mahal, yang Anda cari saat beribadah di Tanah Suci adalah kenikmatan dan kekhusyukan. Pastikan travel umroh yang Anda pilih amanah, agar ibadah umrah bisa berjalan dengan maksimal dan mendapatkan pahala yang setimpal. Aamiin, Allahumma aamin…

Tinggalkan Balasan