Tips Penting saat Memilih Umroh Backpacker Akhir Ramadhan

Umroh di akhir bulan Ramadan menjadi kesempatan umat Islam untuk mendapat pahala yang berlipat. Namun, umrah di akhir Ramadan juga memberikan jaminan biaya yang tinggi. Terutama karena pada saat itu adalah momen puncak umrah. Sebagai alternatif, umat Islam bisa memilih cara umroh backpacker akhir Ramadhan.

Umroh backpacker akhir Ramadhan biasa menjadi pilihan kawula muda. Dengan cara ini, biaya umrah bisa ditekan serendah mungkin. Hanya saja, tingkat kerepotannya juga jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan umrah bersama agen travel. Berbagai tetek bengek administrasi, mulai dari tiket pesawat, paspor, hotel, visa, dan lain-lain dilakukan sendiri.

travel umroh terbaik menara wisata

Jamaah Umroh Backpacker

Nah, bagi Anda yang tertarik melakukan aktivitas umroh backpacker akhir Ramadhan, berbagai hal penting perlu diperhatikan, yakni:

Pengurusan visa

Mengurus visa menjadi hal yang krusial saat melakukan umrah backpacker akhir Ramadan. Pengurusan visa umrah harus dilakukan jauh-jauh hari sebelum keberangkatan. Hal ini penting, karena pada saat bulan Ramadan, Pemerintah Arab Saudi tidak melayani pengurusan visa umrah. Langkah ini mereka lakukan karena fokus pada pengurusan visa haji.

Terkadang, masalah pengurusan visa bisa meminta bantuan pihak agen travel. Hanya saja, tidak semua agen travel mau melayani pengurusan visa untuk seorang umrah backpacker. Terutama karena pada saat melayani pengurusan visa, agen travel tersebut juga menjadi pihak yang bertanggung jawab penuh terhadap diri Anda. Kalau Anda mengalami masalah selama di Tanah Suci, agen travel akan kena getahnya.

Lebih baik pergi secara rombongan

Untuk kaum laki-laki, tidak ada keharusan untuk melakukan umrah backpacker akhir Ramadan secara rombongan. Namun, lain halnya untuk perempuan. Pemerintah Arab Saudi memberlakukan aturan jemaah umrah perempuan untuk bepergian bersama mahramnya. Terutama untuk kaum perempuan yang masih belum menikah dan berusia kurang dari 45 tahun. Bisa ditemani dengan saudara laki-laki, paman atau ayah.

Pemerintah Arab Saudi memberlakukan aturan jemaah umrah perempuan untuk bepergian bersama mahramnya. Terutama untuk kaum perempuan yang masih belum menikah dan berusia kurang dari 45 tahun.

Baca juga:

Ibadah Haji

Jamarat Umroh (sp.beritasatu.com)

Berburu tiket promo

Jauh sebelum keberangkatan, Anda bisa memilih untuk berburu tiket promo. Maskapai penerbangan biasanya memberi kesempatan bagi para penumpang untuk mendapatkan tiket murah. Alternatif lainnya, Anda bisa pula membeli tiket pesawat tujuan Jeddah dari negara-negara yang mayoritas penduduknya adalah non Islam. Jadi, keberangkatan ke Arab Saudi bisa dilakukan melalui negara-negara non Islam seperti Singapura, Thailand, Filipina, atau Myanmar.

Utamakan keselamatan

Memilih aktivitas umroh backpacker akhir Ramadhan, maka keselamatan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Meski begitu, Anda harus berjaga-jaga kalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Solusinya adalah dengan menggunakan layanan asuransi perjalanan. Memang menambah biaya pengeluaran, tapi juga memberi jaminan untuk kesehatan.

Bawa perlengkapan yang memadai

Anda juga harus membawa perlengkapan yang memadai selama murah backpacker akhir Ramadan. Terutama untuk keperluan iktikaf saat berada di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram. Termasuk di antaranya adalah bantal tiup dan sleeping bag. Jangan lupa, pada saat melakukan aktivitas iktikaf, pastikan untuk membawa persediaan makanan.

Makanan

Khusus pada saat berbuka puasa, Anda tidak akan kerepotan ketika berada di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Banyak masyarakat sekitar yang berlomba-lomba menyediakan makanan berbuka bagi para jemaah. Hal ini sangat menguntungkan bagi para pelaku umrah backpacker akhir Ramadan. Bisa menghemat pengeluaran.

paket umroh backpacker

Umroh Backpacker

Nah, itulah hal-hal penting yang tidak boleh dilewatkan oleh seorang pelaku umroh backpacker akhir Ramadhan. Melakukan perjalanan umrah dengan cara ini memang jauh lebih sulit. Di waktu yang sama, perjalanan ini cukup menantang. Tidak heran kawula muda suka dengan cara seperti ini. Namun, yang tidak kalah pentingnya adalah tetap niatkan aktivitas umrah semata-mata karena Allah SWT.

Tinggalkan Balasan