Modus Penipuan Umroh gratis yang Harus Anda Waspadai

Berangkat umrah bukanlah sesuatu yang dapat dengan mudah dilakukan oleh semua orang. Keterbatasan biaya, waktu, serta kesehatan bisa menghambat keinginan seseorang untuk melakukan umrah. Walaupun memang berbeda hakikatnya dengan naik haji, melaksanakan ibadah umrah adalah sebagian dari jihad umat Islam.

Ibadah umrah sering kali jadi pilihan karena panjangnya antrean keberangkatan haji di Indonesia yang bisa mencapai 15 tahun. Banyak umat Islam memiliki keinginan yang besar untuk berangkat umrah walaupun harus menabung dalam waktu yang cukup lama.

Namun, besarnya keinginan untuk melakukan ibadah umrah terkadang membuat seseorang mudah tergiur dengan iming-iming umroh gratis. Berbagai macam modus banyak dilakukan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab untuk mendapatkan keuntungan.

Pemaknaan ESQ Tours Travel di Mekah

Nah, berikut adalah tips-tips untuk menghindari modus penipuan umroh gratis:

 

  • Jangan Mudah Tergiur dengan Biaya Murah yang Tidak Masuk Akal

Banyak kalangan masyarakat tertipu dengan janji-janji oknum travel umrah gadungan. Biasanya, mereka menjanjikan dapat berangkat umrah hanya dengan membayar biaya administrasi. Biaya administrasi yang diminta beragam, mulai dari Rp500,000.00 sampai dengan Rp1,500,000.00.

Seperti yang terjadi pada kasus penipuan umroh gratis di Malang pada tahun 2015, setelah mengantongi “biaya administrasi” dari ribuan orang, petugas travel umrah berkali-kali menunda keberangkatan sampai pada akhirnya mereka pergi menghilang dan tidak dapat dihubungi.

Sebaiknya, Anda mencari tahu lebih dalam lagi mengenai travel umrah Anda sebelum Anda sepakat membayar sejumlah uang. Lebih baik lagi Anda mendaftar pada agen travel umrah yang bonafide dan sudah terkenal reputasinya.

Jika sudah dihadapkan dengan kemampuan marketing para oknum travel umroh gratis, tentu akan sulit menolak atau bahkan Anda dapat dengan mudah terpikat dengan tawaran-tawaran mereka

Baca juga:

Paspor Umroh

Cara Bikin Paspor Umroh (monitorday.com)

  • Waspadai Sistem Rekrut

Beberapa modus penipuan umroh gratis menggunakan sistem rekrut. Sistemnya mirip dengan bisnis MLM, Anda diharuskan mengajak orang untuk mendapatkan harga yang lebih murah. Semakin banyak Anda merekrut orang untuk berangkat umrah, semakin murah harga yang harus Anda bayarkan untuk berangkat.

Biasanya, dengan sistem rekrut ini, sudah tidak jelas akarnya dari mana. Ketika ada permasalahan pada keberangkatan, Anda hanya mengenal orang-orang yang merekrut Anda dan tidak tahu harus menuntut ke mana.

  • Lebih Baik Menabung Sendiri

Selain modus umroh gratis, banyak juga travel yang mengajak untuk menabung atau investasi. Travel umrah akan meminta Anda untuk menyetor jumlah uang yang hanya setengah dari biaya umrah yang wajar, dan berkata bahwa hasil dari investasi Anda akan langsung dialihkan menjadi tiket dan akomodasi umrah. Biasanya mereka menjanjikan keberangkatan dalam dua atau tiga tahun ke depan.

Ada baiknya Anda memilih untuk menabung sendiri daripada menitipkan uang Anda pada travel yang belum jelas komitmennya. Ingat, Anda tidak perlu antre untuk berangkat umrah. Ketika uang Anda sudah cukup, Anda bisa langsung mendaftar dan berangkat untuk melaksanakan umrah.

 

Jika sudah dihadapkan dengan kemampuan marketing para oknum travel umroh gratis, tentu akan sulit menolak atau bahkan Anda dapat dengan mudah terpikat dengan tawaran-tawaran mereka.

Jadi, sebaiknya perluas wawasan Anda mengenai harga wajar ibadah umrah. Anda juga harus lebih teliti lagi melihat reputasi travel yang bersangkutan. Kalau bisa, Anda berkonsultasi dengan orang-orang yang sudah pernah menggunakan jasa travel tersebut. Jika Anda menangkap sesuatu yang mencurigakan dari tawaran mereka, jangan sungkan untuk menolak.

Tentu saja, bisa dengan mudah dan murah berangkat umrah adalah impian setiap umat Islam.  Tetapi bersikap waspada tentunya akan menyelamatkan Anda dari penipuan umrah gratis. Semoga keinginan Anda untuk melaksanakan ibadah umrah dapat dilancarkan tanpa harus tertipu oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

 

Tinggalkan Balasan