nama di paspor

Mau Umrah? Ini Tips Mudah Mendapatkan Visa Umrah yang Harus Kamu Ketahui

Selain haji, umrah adalah bentuk ibadah yang umum dikerjakan segenap umat Muslim di Tanah Suci dari berbagai penjuru dunia. Berbeda dengan haji, umrah memiliki durasi yang lebih singkat. Selain itu, syarat umrah juga terbilang lebih mudah jika dibandingkan dengan haji yang umumnya diisi dengan beragam persiapan seperti manasik sebelum berangkat.

Nah, buat kamu yang sudah punya rencana untuk berumrah dalam waktu dekat, jangan lupa untuk menyiapkan visa sebagai salah satu syarat menuju Tanah Suci. Apa saja sih syarat mendapat visa umrah? Adakah tipsnya? Baca sampai akhir ya.

perbedaan haji dan umroh

ibadah umrah

Syarat mendapat visa umrah

  • Paspor asli yang masih berlaku (minimal 6 bulan dari tanggal keberangkatan)

Aturan paspor umrah adalah kamu harus memiliki nama yang suku katanya berjumlah tiga, nah kalau nama kamu hanya memiliki 2 suku kata, maka bisa diakali dengan menyertakan nama orang tua (bin/binti) di belakang nama kamu, misal: Sigit Surachman bin Marsudi.

  • Buku nikah dan Kartu Keluarga asli (khusus pasangan suami istri)
  • Akta lahir asli bagi anak yang masih berusia di bawah 17 tahun
  • Surat Keterangan Mahram

Khusus jamaah wanita yang berusia kurang dari 40 tahun, maka wajib didampingi suami atau mahramnya.

  • Sertifikat vaksin meningitis meningokokus
  • Tiket pesawat asli Jakarta-Jedah PP
  • Bukti booking hotel dan transportasi di Arab Saudi
  • Pasfoto terbaru (berwarna dengan ukuran 4×6 sebanyak 6 lembar; background putih dan tampak wajah 80%)
  • Handling contact person atau nomor telepon dari orang yang bertanggung jawab di Arab Saudi atas perjalanan umrah ini

Nah, jika semua syarat di atas sudah kamu penuhi, maka langkah selanjutnya adalah mengurus pembuatan visa tersebut. Bagaimana langkahnya?

Untuk memasuki sebuah negara, tentu saja kita harus memiliki visa (ada beberapa negara yang menerapkan bebas visa, seperti Indonesia). Visa adalah bukti izin tinggal yang diberikan kepada kita untuk masuk dan tinggal di suatu negara dalam jangka waktu dan tujuan tertentu.

Visa adalah bukti izin tinggal yang diberikan kepada kita untuk masuk dan tinggal di suatu negara dalam jangka waktu dan tujuan tertentu

Baca juga:

nama di paspor

Tata Cara Pembuatan Visa Umrah

Visa umrah tentu saja berbeda dengan visa reguler. Visa umrah juga umum disebut dengan visa ziarah. Visa umrah dikeluarkan oleh Arab Saudi melalui jasa biro perjalanan umrah yang kita pakai (artinya kita tidak bisa mengurus visa umrah secara perorangan).

Proses Pengurusan Visa Umrah

Tidak seperti visa reguler, visa umrah hanya berlaku selama 30 hari (artinya kita tidak bisa tinggal di sana lebih dari waktu yang ditentukan, selain itu visa umrah juga hanya bisa digunakan di 3 kota, yakni Mekah, Jedah, dan Madinah. Hal lain yang harus kamu ketahui adalah visa umrah ini hanya berlaku untuk sekali masuk (no multiple entry allowed).

Seperti apa sih cara pengurusan visa umrah?

Pengajuan manifes ilakukan oleh travel kepada provider visa, selanjutnya provider akan mengirimkan manifes ke Muassasah (penyelenggara umrah di Arab Saudi yang ditunjuk oleh Kemetrian Haji Saudi untuk menerbitkan MOFA).

MOFA (Ministry of Foreign Affairs) merupakan voucher konfirmasi dari Kemetrian Haji Saudi untuk calon jamaah yang akan melaksanakan umrah. Setelahnya, provider akan mengirimkan paspor dan tiket ke Kedutaan Besar Arab Saudi (KBSA) untuk stamp visa.

Visa Umroh Backpacker

Visa Umrah

Jika semua proses sudah selesai, provider akan segera mengirimkan visa travel yang bersangkutan. Hal lain yang harus kamu siapkan dalam mengurus visa adalah biaya, biasanya pembuatan visa memakan biaya antara USD80 sampai USD125 per jamaah.

Proses pembuatan visa ini akan lebih mudah karena kita tidak perlu mengurusnya sendiri, cukup serahkan semua kepada pihak travel, selesai semua urusan. Selamat mengurus visa!

Tinggalkan Balasan