Benarkah Kebijakan Kenaikan Harga Visa Umroh Telah Dibatalkan?

Untuk memasuki wilayah negara lain, tentu kita harus memiliki izin resmi dari negara yang bersangkutan.  Tidak terkecuali untuk urusan haji dan umroh. Setiap umat Islam dari luar Arab Saudi yang berencana melaksanakan ibadah umroh di Tanah Suci, harus memenuhi persyaratan administratif utama, yaitu memiliki surat izin masuk ke negara tersebut untuk melakukan ibadah umroh, atau yang disebut dengan “visa umroh”.

Tata Cara Haji

Jamaah Umroh

Visa umroh dikeluarkan oleh Kedutaan Besar Arab Saudi dan hanya bisa digunakan untuk keperluan umroh saja. Pada umumnya, biaya visa ini sudah termasuk di dalam paket yang ditawarkan oleh pihak travel umroh. Adapun masa berlaku visa tersebut tergantung dari program paket umroh yang dipilih.

Pada Agustus 2016, pemerintah Arab Saudi telah memberlakukan kebijakan baru terkait biaya izin masuk warga negara asing ke negara tersebut, termasuk untuk jemaah haji dan umroh. Menurut berita yang beredar, keputusan ini diambil atas rekomendasi Kementerian Keuangan dan Kementerian Ekonomi dan Perencanaan Arab Saudi, menyusul turunnya harga minyak dunia pada Januari 2016, yang berimbas pada defisit anggaran pemerintah.

Berdasarkan peraturan terbaru, terhitung sejak 2 Oktober 2016, biaya visa umroh naik 10 kali lipat dari yang awalnya sekitar Rp700.000,00 per orang menjadi 2000 Riyal atau sekitar Rp7.000.000 per orang.

Biaya ini berlaku untuk kunjungan umroh kedua dan seterusnya. Sementara bagi jemaah yang baru pertama kali melakukan ibadah umroh, biaya visa tersebut akan ditanggung oleh pemerintah Arab Saudi. Hal yang sama juga berlaku bagi jemaah haji.

Dampak Visa Umroh Naik bagi Penyedia Jasa Perjalanan 

Regulasi baru soal biaya visa ini tentu berimbas pada agen travel umrah. Sudah jelas bahwa tidak mungkin jika biaya kenaikan visa umrah dibebankan kepada agen travel. Dan untuk menekan biaya umroh agar tidak terlalu membengkak, kemungkinan akan dilakukan pengurangan layanan. Sebagai contoh, jika biasanya akomodasi yang diberikan adalah hotel bintang lima, maka diubah menjadi bintang tiga.

Selain itu, travel umroh juga bisa merugi akibat visa umroh naik. Bagaimana tidak, jika yang sudah berumroh lebih dari sekali dikenakan biaya 2000 riyal, tentu pihak travel harus mengeluarkan biaya yang besar karena hampir setiap tahun ikut berumroh mendampingi para jemaah.

Berdasarkan peraturan terbaru, terhitung sejak 2 Oktober 2016, biaya visa umroh naik 10 kali lipat dari yang awalnya sekitar Rp700.000,00 per orang menjadi 2000 Riyal atau sekitar Rp7.000.000 per orang.

Baca juga:

Foto Mekah

Umroh ke Baitullah

Dampak Visa Umroh Naik bagi Calon Jemaah 

Sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia menjadi salah satu negara yang paling banyak mengirim jemaah umroh ke Makkah. Setiap tahunnya, kira-kira ada sekitar satu juta WNI yang pergi umroh ke Tanah Suci.

Waktu antre haji di Indonesia yang lama, menjadi alasan umat muslim tanah air memilih untuk pergi umroh. Selain itu, umat muslim Indonesia yang mampu baik secara fisik maupun finansial, umumnya mempunyai tren umroh setidaknya dua hingga tiga kali.

Kenaikan visa umrah tentu menyebabkan biaya perjalanan juga ikut naik. Hal ini akan membuat umat muslim di Indonesia semakin kesulitan pergi ke Tanah Suci, karena harus menyiapkan dana lebih besar lagi. Bisa jadi, jemaah umroh 2017 akan mengalami penurunan dari tahun-tahun sebelumnya.

Upaya Pemerintah Menghadapi Aturan Visa Umroh Naik

Pemerintah Indonesia tengah berusaha melakukan lobbying kepada Arab Saudi, karena kebijakan baru tersebut dinilai memberatkan jemaah. Awal November 2016, Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim, mengirim surat kepada pemerintah kerajaan Arab Saudi untuk memberi pengecualian atas kebijakan biaya visa umroh sebesar 2000 Riyal bagi Jemaah umroh asal Indonesia.

Kebijakan Visa Umroh Naik Dibatalkan?

Menurut kabar terbaru, pemerintah Arab Saudi telah membatalkan kebijakan visa umroh naik bagi jemaah yang akan ber angkat umroh untuk kedua kali atau lebih. Pengumuman pembatalan tersebut disampaikan langsung oleh Raja Salman, sebagaimana diwartakan melalui media-media di Arab Saudi.

ONH Plus

Biaya Visa Umroh

Banyak pihak yang mengapresiasi pembatalan tersebut. Karenanya, tidak ada lagi kendala yang menyurutkan niat umat Islam untuk menunaikan ibadah ke Tanah Suci. Alhamdulillah.

Tinggalkan Balasan