Manfaat Ziarah kubur Bagi Kaum Muslimin

Ziarah kubur memiliki beberapa manfaat lain selain untuk mendoakan orang-orang yang sudah meninggal. Dalam Islam sendiri, ada tata cara yang perlu dilakukan dan ada pula larangan-larangan mengenai ziarah kubur. Pada dasarnya, ziarah berarti menengok atau mengunjungi. Namun, Rasulullah juga sudah mengajarkan tingkat kewajiban ziarah kubur bagi kaum muslimin.

Untuk lelaki, hukum ziarah kubur adalah sunah. Tetapi berbeda dengan lelaki, perempuan cenderung dilarang atau makruh hukumnya untuk pergi ziarah kubur. Ini dikarenakan biasanya perempuan lebih lembut hatinya. Terkadang ketika melakukan ziarah kubur, perempuan cenderung menangis, mengingat kesedihan, terlebih lagi menyesali kepergian seseorang. Maka dari itu, perempuan dianjurkan hanya sesekali melakukan ziarah kubur.

Apabila dilaksanakan dengan baik dan sesuai ajaran Rasulullah, ziarah kubur akan memberikan manfaat baik bagi yang masih hidup maupun yang sudah meninggal

Makam kyai modjo 3 Djoko Sanudin

Makam kyai modjo 3 Djoko Sanudin

Selain itu, ada pula batasan antara ziarah kubur yang menjadi sunah Rasulullah dan yang menuju ke bid’ah. Ziarah kubur yang menjadi sunah Rasulullah adalah ziarah yang mendoakan dan tidak dikhususkan untuk tujuan tertentu.

Sedangkan ziarah kubur yang bersifat bid’ah adalah ziarah kubur yang memiliki tujuan lain misalkan memilih hari-hari khusus untuk berziarah dengan tujuan untuk memperingati hal tertentu, menabur bunga atau bahkan menganggap makam adalah tempat berdoa untuk meminta sesuatu.

Ziarah kubur yang bersifat bid’ah tentunya akan menjerumuskan kita dalam perbuatan dosa. Sebaiknya, Anda menambah pengetahuan lebih dalam mengenai tata cara pelaksanaan ziarah kubur yang diajarkan oleh Rasulullah.

Apabila dilaksanakan dengan baik dan sesuai ajaran Rasulullah, ziarah kubur akan memberikan manfaat baik bagi yang masih hidup maupun yang sudah meninggal. Berikut adalah manfaat-manfaat ziarah kubur bagi kaum muslimin:

 

  • Bagi yang Masih Hidup, untuk Mengingat Akhirat

 

Penting untuk mengingat kematian bagi kaum muslimin. Ini akan membuat kaum muslimin lebih giat lagi dalam beribadah, mengingat bahwa Allah Maha Pengatur usia dan kehidupan maka tidak ada yang tahu kapan kita akan meninggalkan dunia ini.

Baca juga:

ziarahkubur170809-2

 

  • Mendoakan Mereka yang Sudah Meninggal

 

Manusia tidak akan tahu sebanyak apa dosanya sampai nanti di alam kubur. Maka, sudah menjadi tugas bagi kaum muslimin mendoakan yang sudah meninggal semoga mereka diberi keselamatan di alam kubur dan memohonkan ampunan bagi mereka atas dosa yang sudah mereka perbuat baik sengaja maupun tidak sengaja.

 

  • Menjalani Sunah Rasulullah

 

Sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah, melakukan ziarah kubur adalah sunah hukumnya bagi kaum muslimin. Menurut riwayat Imam Muslim, Rasulullah menganjurkan untuk memberi salam dan mendoakan orang-orang yang sudah meninggal dengan doa sebagai berikut:

Assalamu’alaikum ahladdiyaari minal mu’miniina wal muslimiina, wa inna insyaa Alloohu bikum laahiquuna wa yarhamulloohul mustaqdimiina minnaa wal musta’khiriina as alullooha lanaa walakumul ‘aafiyata

Yang artinya:

“Semoga kesejahteraan untukmu, wahai penghuni kubur dari kaum mukminin dan muslimin. Sesungguhnya kami Insya Allah akan menyusul, (semoga Allah Ta’ala memberikan rahmat kepada orang-orang yang (telah meninggal) terlebih dahulu di antara kami dan orang-orang yang akan datang).”

Memang, di Indonesia banyak juga budaya yang memiliki tata cara tertentu dalam melakukan ziarah kubur. Namun, jika disandingkan dengan ajaran mengenai ziarah kubur dalam sunah Rasulullah, sebagian budaya tersebut akan menjadi bid’ah karena bukan seperti itu yang dicontohkan oleh Rasulullah.

Sebaiknya kita memilah antara budaya dan tata cara Islam sehingga terhindar dari perbuatan bid’ah. Caranya adalah dengan mempelajari tata cara sunah Rasulullah. Semoga dengan manfaat ziarah kubur yang sudah kita pahami, akan menyempurnakan lagi ibadah sunah yang kita laksanakan sebagai kaum muslimin.

 

Tinggalkan Balasan